Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Dunia » Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA DUNIASituasi blokade Selat Hormuz masih jauh dari normal. Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, hanya empat kapal yang dilaporkan berhasil melintasi jalur strategis tersebut.

Laporan media internasional menyebutkan satu kapal kontainer milik perusahaan Prancis CMA CGM serta tiga kapal tanker yang berafiliasi dengan Oman berhasil keluar dari Teluk.

Meski demikian, risiko keamanan di kawasan tersebut masih tergolong tinggi.Kapal CMA CGM Kribi bahkan tercatat sebagai kapal pertama dari perusahaan pelayaran Barat yang berani menembus jalur tersebut sejak konflik memanas pada akhir Februari 2026.

Rute Alternatif Dipilih Demi Hindari Ancaman

Kapal berbendera Malta tersebut diketahui mengaktifkan transponder di sekitar Dubai sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur dekat Pulau Larak, yang berada di wilayah perairan Iran.

Sementara itu, tiga kapal tanker lainnya—termasuk LNG Sohar milik Mitsui OSK Lines—juga berhasil melintasi selat dengan rute yang lebih aman, yakni mendekati garis pantai Oman.

Strategi ini menunjukkan bahwa meski blokade Selat Hormuz belum sepenuhnya ditutup, ancaman keamanan memaksa kapal-kapal global mengubah jalur pelayaran mereka.

Jalur Energi Dunia Tersendat

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Gangguan di wilayah ini langsung berdampak pada stabilitas energi global.Akibat konflik, aktivitas pelayaran di jalur tersebut sempat anjlok drastis.

Bahkan, laporan menyebut penurunan lalu lintas kapal mencapai hingga 95 persen dari kondisi normal.

Data juga mengungkap sekitar 200 kapal sempat terjebak saat eskalasi konflik mencapai puncaknya.

Dampak Meluas ke Sektor Pangan Global

Dampak blokade Selat Hormuz tidak hanya dirasakan sektor energi, tetapi juga merembet ke rantai pasok pangan dunia.Sekitar sepertiga perdagangan bahan baku pupuk global diketahui melewati jalur ini.

Gangguan distribusi berpotensi memicu kenaikan harga pangan di berbagai negara. Meski demikian, hingga akhir Maret, masih ada sekitar 100 kapal yang berhasil melintas, meski dalam jumlah terbatas dan dengan pengamanan ketat.

Tekanan Internasional ke Iran Semakin Kuat

Seiring berlanjutnya krisis, tekanan global terhadap Iran terus meningkat. Pemerintah Inggris menegaskan perlunya langkah internasional yang terkoordinasi untuk memastikan jalur pelayaran kembali terbuka.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, juga menolak wacana penerapan tarif tinggi bagi kapal yang melintas di selat tersebut. Ia menyebut kebijakan itu sebagai bentuk “gerbang tol Teheran” yang berpotensi memperburuk situasi global. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Insiden penyerangan sekelompok remaja yang melukai empat remaja lain terjadi di Jalan R. Syamsudin, tak jauh dari Balai Kota Sukabumi, insiden tersbut terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2025. Peristiwa ini berlangsung saat ribuan warga berkumpul merayakan malam pergantian tahun. Kronologi Insiden di Sukabumi Menurut keterangan saksi mata, insiden berlangsung sekitar […]

  • Tasik Oktober Festival 2025

    Raksa Budaya Santun Tasik Oktober Festival 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Semangat kebudayaan dan kebersamaan terasa kuat dalam gelaran Tasik Oktober Festival 2025 yang berlangsung di Lapang Karangsambung, Kecamatan Cibeureum, Selasa (21/10/2025). Ribuan warga dari berbagai penjuru kota tumpah ruah menikmati rangkaian acara Raksa Budaya Santun yang menjadi salah satu agenda utama festival tersebut. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam suasana penuh warna, […]

  • pekerja-sektor-informal-makin-banyak-negara-lemah-ciptakan-lapangan-kerja-opini wartaloka

    Pekerja Informal, UMKM, dan GIG Makin Banyak, Negara Lemah Ciptakan Lapangan Kerja?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Meningkatnya pekerja sektor informal, dinilai menjadi tanda lemahnya negara dalam menyediakan lapangan kerja layak. Simak analisis dan solusi perspektif Islam.

  • Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat untuk membantu warga terdampak Bencana Bantargadung Sukabumi dengan menyalurkan Bantuan Sewa Rumah bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan pergerakan tanah. Bantuan tersebut diberikan kepada warga Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah dalam beberapa waktu terakhir. […]

  • Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, Bus dan Elf Masih Boleh Turunkan Penumpang di Cicaheum

    Terminal Bis Pindah ke Leuwipanjang, Bus dan Elf Masih Boleh Turunkan Penumpang di Cicaheum

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Terminal bis pindah ke Leuwipanjang. Bus AKAP, AKDP dan elf masih boleh turunkan penumpang di Cicaheum

  • SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mendatangi Kejaksaan Negeri dan Inspektorat di Kota Tasikmalaya serta Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026), dinilai sebagai upaya mendorong pencegahan korupsi sejak dini. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah, agenda tersebut dipandang sebagai bentuk penguatan sistem peringatan dini (early warning system) berbasis […]

expand_less