Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 439
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS – Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, perubahan angka dalam laporan kekayaan pejabat publik hampir pasti tak luput dari perhatian. Apalagi jika lonjakannya bukan puluhan juta, melainkan miliaran rupiah dalam waktu relatif singkat.

Itulah yang kini menjadi perbincangan setelah data LHKPN Kepala Bapenda Ciamis menunjukkan kenaikan nilai kekayaan yang cukup signifikan hanya dalam satu tahun pelaporan.

Berdasarkan dokumen yang beredar, total kekayaan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ciamis, Aef Saefuloh, pada periode 2024 tercatat sekitar Rp978 juta. Setahun berselang, dalam laporan periode 2025, angka itu melonjak menjadi kurang lebih Rp3,5 miliar.

Selisihnya bukan kecil: sekitar Rp2,5 miliar.

Yang paling menarik perhatian ada pada komponen aset tanah dan bangunan, yang sebelumnya tercatat sekitar Rp819 juta, lalu melonjak menjadi sekitar Rp3,4 miliar.

Secara aturan, tentu kenaikan kekayaan bukan sesuatu yang otomatis bermasalah. Tidak ada regulasi yang melarang pejabat memiliki pertambahan aset, selama seluruhnya berasal dari sumber yang sah dan dilaporkan sesuai ketentuan.

Namun dalam praktik komunikasi publik, angka sebesar itu hampir pasti memunculkan pertanyaan.

Dan itu hal yang sangat normal.

LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Jadi Perbincangan, Ini Kenapa

LHKPN bukan Sekadar Formalitas Tahunan.

Instrumen ini dibuat untuk memastikan transparansi pejabat publik, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan.

Karena itu, ketika terjadi perubahan besar dalam laporan kekayaan, publik secara alami akan mencoba memahami konteks di balik angka tersebut.

  • Apakah berasal dari transaksi jual beli aset?
  • Apakah ada warisan keluarga?
  • Apakah hibah?
  • Atau justru hasil investasi yang memang baru tercatat pada periode tertentu?

Pertanyaan seperti ini bukan bentuk tuduhan. Ini justru bagian dari logika keterbukaan.

Bendahara Center Maula Indonesia (CMI), Rahmat Sidik, termasuk yang ikut menyoroti perubahan tersebut. Menurutnya, lonjakan kekayaan pejabat memang tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran.

Namun publik, kata dia, tetap berhak meminta penjelasan. Di sinilah letak sensitivitas jabatan publik.

Apalagi posisi Kepala Bapenda bukan jabatan biasa.

Instansi ini mengelola sektor yang sangat dekat dengan urusan fiskal daerah, mulai dari pendapatan pajak hingga optimalisasi penerimaan daerah.

Itu sebabnya, ketika muncul sorotan harta pejabat Ciamis, respons yang paling sehat justru keterbukaan.

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • tragedi bulying di sukabumi

    Buntut Tragedi Bulying di Sukabumi, Guru dan Siswa Turut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 135
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Tragedi dugaan bulying di Kabupaten Sukabumi kembali mencuat setelah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial A (14) ditemukan meninggal di rumahnya di Kecamatan Cikembar pada Selasa, 28 Oktober 2025. Siswi kelas VIII itu diduga mengalami tekanan sosial di sekolahnya sebelum mengakhiri hidup, sehingga kepolisian kini membuka penyelidikan menyeluruh. Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, […]

  • Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kasus Bullying di Pesantren Lombok Tengah, Alarm Krisis Pendidikan Karakter

  • swakka sawala wartawan dan konten kreator aspiratif

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 152
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

  • Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sudah melapor sejak Januari 2026, Yani Rahmawati baru menjadi perhatian publik setelah video dugaan penganiayaan viral di media sosial.

  • Tol Bocimi Beroperasi Jalur Cibadak–Karangtengah Dibuka Gratis untuk Pemudik!

    Tol Bocimi Beroperasi Jalur Cibadak–Karangtengah Dibuka Gratis untuk Pemudik!

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kabar baik bagi para pemudik yang menuju Sukabumi. Tol Bocimi beroperasi secara fungsional pada ruas Seksi 3 Cibadak–Karangtengah mulai Sabtu (14/3/2026). Pengoperasian jalur sepanjang sekitar 5 kilometer ini dilakukan oleh PT Trans Jabar Tol (TJT) sebagai langkah untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur nasional Sukabumi, khususnya di kawasan Parungkuda […]

expand_less