Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Depo BRT Bandung Raya Dimulai: Terminal Cicaheum Beralih Fungsi

Depo BRT Bandung Raya Dimulai: Terminal Cicaheum Beralih Fungsi

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGProgram Depo BRT Bandung Raya menjadi tonggak penting dalam transformasi transportasi massal di kawasan Bandung Raya.

Pemerintah mulai menggeser sistem operasional terminal menuju konsep “satu pintu” yang terintegrasi, dengan dampak langsung pada perubahan fungsi Terminal Cicaheum dan penguatan peran Terminal Leuwipanjang.

Perubahan ini merupakan bagian dari proyek besar yang mencakup Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, hingga sebagian Sumedang.

Tujuannya jelas: meningkatkan efisiensi, konektivitas, dan kenyamanan transportasi publik berbasis Bus Rapid Transit (BRT).

Terminal Cicaheum Beralih Jadi Depo BRT

Sebagai pusat perubahan, Terminal Cicaheum direncanakan tidak lagi melayani bus antarkota (AKAP/AKDP).

Mulai 2027, terminal ini akan sepenuhnya dialihfungsikan menjadi depo utama BRT Bandung Raya.

Langkah ini diambil untuk mendukung operasional sistem BRT yang lebih modern, termasuk integrasi jalur dan manajemen armada yang lebih terpusat.

Namun, kebijakan ini juga memunculkan dinamika sosial, terutama penolakan dari sebagian warga dan pelaku usaha transportasi yang selama ini menggantungkan aktivitas di kawasan tersebut.

Leuwipanjang Jadi Pusat Baru Operasional Bus

Sebagai konsekuensi dari perubahan tersebut, seluruh aktivitas naik-turun penumpang bus antarkota dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang.

Perpindahan ini mulai dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung setelah masa Angkutan Lebaran Idulfitri 2026.

Terminal Leuwipanjang kini diproyeksikan menjadi pusat utama transportasi darat di Bandung, dengan lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai hingga 12 ribu orang per hari saat musim liburan.

PO Besar Mulai Bangun Lounge Eksklusif

Sejumlah perusahaan otobus (PO) besar sudah mulai beradaptasi dengan perubahan ini. Nama-nama seperti:

  • PO Budiman
  • PO Sugeng Rahayu
  • PO Sinar Jaya
  • PO Gunung Harta
  • PO Eka Mira
  • PO Primajasa

telah membuka perwakilan hingga membangun lounge eksklusif di dalam area terminal.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, termasuk menyediakan ruang tunggu yang lebih layak bagi penumpang dan kru bus.

Fasilitas Modern dan Penataan Ulang Terminal

Pengelola Terminal Leuwipanjang juga melakukan berbagai peningkatan fasilitas, mulai dari:

  • Penambahan toilet dan shower
  • Penyediaan loker penyimpanan
  • Penataan ulang jalur keberangkatan
  • Optimalisasi area parkir bus

Semua ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di dalam terminal.

Dampak Ekonomi Lokal Tetap Dijaga

Di tengah modernisasi besar-besaran ini, pihak pengelola memastikan bahwa aktivitas ekonomi warga sekitar tidak terganggu. Akses menuju area pedagang tetap dipertahankan agar roda ekonomi lokal tetap berjalan.

Pendekatan ini menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Proyek Besar dengan Jangkauan Luas

Depo BRT Bandung Raya tidak hanya berfokus pada terminal, tetapi juga mencakup pembangunan sekitar 232 titik halte di 22 kecamatan. Proyek ini telah dimulai sejak 2025 dan terus dikebut hingga 2026.

Terminal Leuwipanjang sendiri sudah mulai difungsikan sebagai depo BRT dengan kapasitas awal sekitar 29 unit bus, menjadikannya pusat operasional strategis dalam sistem transportasi baru ini.

Transformasi Besar Transportasi Bandung

Perubahan menuju sistem Depo BRT Bandung Raya menandai babak baru transportasi publik di Bandung. Meski diwarnai tantangan sosial, langkah ini diyakini akan membawa dampak positif dalam jangka panjang, mulai dari efisiensi perjalanan hingga peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.

Dengan perpindahan operasional bus ke Leuwipanjang dan transformasi Cicaheum, wajah transportasi Bandung kini benar-benar sedang dibentuk ulang menuju sistem yang lebih modern dan terintegrasi.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mengakselerasi langkah pemulihan pascabencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi yang menyebabkan kerusakan permukiman warga dan memaksa ratusan masyarakat mengungsi. Setelah status tanggap darurat resmi berakhir pada Selasa (10/03/2026), pemerintah daerah kini mengalihkan fokus penanganan pada tahap pemulihan, terutama melalui program relokasi korban bencana bagi warga yang tinggal di […]

  • WFH Bagi ASN: Kebijakan yang Efektif atau Bumerang?

    WFH Bagi ASN: Kebijakan yang Efektif atau Bumerang?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, dan […]

  • Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Operasi pencarian korban Longsor Cisarua Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (28/1/2026) pukul 16.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 53 kantong jenazah dari lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Meski demikian, sebanyak 27 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah dari Motor hingga Laptop

    Dari Kendaraan Hingga PC, Entah Dimana Keberadaanya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 76
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Ketika publik mendengar ratusan aset pemerintah daerah tidak diketahui keberadaannya, bayangan yang muncul kerap berhenti pada kendaraan dinas lama. Namun data auditor negara menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks. Dari 351 unit aset Pemkot Sukabumi yang keberadaannya belum dapat diyakini, mayoritas justru berupa perangkat teknologi informasi yang menjadi alat kerja harian aparatur. Perangkat […]

  • Kampung Melon Sukabumi, Wisata Edukatif Favorit Keluarga

    Kampung Melon Sukabumi, Wisata Edukatif Favorit Keluarga

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI. Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak melulu harus dihabiskan di pusat perbelanjaan. Di Kabupaten Sukabumi, Kampung Melon Sukabumi hadir sebagai alternatif wisata keluarga yang edukatif, dekat dari pusat kota, dan ramah anak. “Teu kudu jauh-jauh ka luar kota pikeun liburan nu merenah jeung mangpaat,” begitu kesan yang terasa saat pertama […]

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 82
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

expand_less