Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan
- account_circle KangHasan
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BANDUNG – Isu kasus superflu di Bandung yang belakangan ramai diperbincangkan membuat sebagian masyarakat resah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta warga tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan.
Farhan menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi secara resmi di Kota Bandung. Informasi tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-71 di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Senin 12 Januari 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu menyikapi setiap informasi kesehatan dengan kepala dingin dan mengacu pada data medis yang valid, bukan sekadar kabar yang beredar di media sosial.
Pasien Dugaan Superflu Miliki Komorbid Berat
Farhan mengungkapkan bahwa saat ini memang terdapat satu pasien yang diduga terinfeksi Superflu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS). Namun, pasien tersebut diketahui memiliki komorbid berat atau penyakit penyerta dengan risiko tinggi.
“Pasien yang diduga itu memiliki penyakit penyerta serius seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lainnya,” ujar Farhan.
Ia menekankan, kondisi kesehatan pasien perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpulan keliru di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan penyakit penyerta menjadi faktor penting dalam menilai risiko suatu infeksi.
Warga Sehat Diminta Tetap Tenang
Farhan menegaskan, bagi masyarakat yang tidak memiliki penyakit degeneratif, tidak ada alasan untuk panik berlebihan. Langkah paling penting saat ini adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
“Selama kita sehat dan tidak punya penyakit penyerta, tidak perlu panik. Fokus saja pada pola hidup sehat,” jelasnya.
Ia mengimbau warga Bandung untuk menjaga asupan gizi, cukup istirahat, rutin berolahraga, serta menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut jauh lebih efektif dibandingkan rasa takut yang berlebihan.
Vaksin Flu Bisa Jadi Pilihan Tambahan
Meski menenangkan warga, Farhan menyebutkan bahwa bagi masyarakat yang memiliki kemampuan finansial dan ingin melakukan langkah pencegahan tambahan, vaksinasi flu bisa menjadi salah satu opsi.
Ia menjelaskan, Bio Farma menyediakan beberapa jenis vaksin flu yang dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat.
“Di Bio Farma tersedia vaksin flu dan vaksin dengue. Ini bukan program pemerintah, jadi sifatnya berbayar. Tapi kalau ingin, silakan datang langsung ke klinik Bio Farma,” katanya.
Pemkot Bandung Terus Pantau Perkembangan
Farhan memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, serta pemerintah pusat untuk memantau perkembangan isu kesehatan ini secara cermat.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Bandung hanya akan menyampaikan informasi resmi dan akurat kepada publik.
“Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, tapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” pungkasnya.
Dengan klarifikasi ini, warga Bandung diharapkan tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi, dan terus menjaga kesehatan bersama. (KH)
–“Ngaraksa kabersihan lingkungan, jadi salah sahiji konci pikeun ngajaga kasehatan diri jeung kulawarga.”–
- Penulis: KangHasan
