Gara-Gara Jalan Berlubang, Anggota DPRD Sumedang Dihujani Kritik di Facebook
- account_circle Admin Wartaloka
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartaloka.com, BERITA SUMEDANG. Jagat media sosial Sumedang kembali diramaikan oleh keluhan warga soal infrastruktur. Kali ini, sorotan publik tertuju pada seorang anggota DPRD Sumedang setelah sebuah unggahan mengenai jalan rusak menjadi buah bibir sejak Sabtu (15/11/2025) malam.
Pemilik akun Al Ghifari mengunggah foto kondisi jalan yang tampak rusak parah: lubang besar di tengah badan jalan, genangan air yang memenuhi permukaan, serta tanah becek yang menunjukkan jalur itu lama tak mendapat perbaikan. Foto tersebut disertai caption bernada satire tentang lokasi jalan yang diklaim berada di depan rumah seorang anggota dewan.
“Enak bgt jln kota sumedang,, pdhl dpn rmh bu dewan,, gk jujur… tinggal ngisi ikan aja lumayan buat mancing hahaha,” tulisnya.
Tidak butuh waktu lama, unggahan itu langsung menyebar dan memancing respons. Dalam waktu delapan jam, lebih dari 50 komentar masuk. Nada komentar rata-rata serupa: warganet mempertanyakan kinerja wakil rakyat yang tinggal di dekat jalan tersebut.
Gelombang Tanggapan dan Keluhan dari Warga
Dalam deretan komentar, sejumlah pengguna turut membuka pengalaman serupa di wilayah lain. Akun Bhu Thalyta Rashya menuliskan bahwa jalan rusak di depan rumah anggota dewan bukan hanya terjadi di lokasi dalam foto.
“Aya nu sami geuning sreng di dieu, payuneun dewan butut,” ujarnya.
Komentar dari akun Wan Setiawan bahkan menyinggung pengalaman langsungnya saat bertanya pada seorang dewan soal jalan rusak di depan rumahnya.
“Sarua baheula di dieu. Hareupeun dewan jln ancur… Jawabanana: sanes bagian abdi.”
Ia menuturkan bahwa dirinya mendapatkan jawaban bahwa masalah jalan bukan dalam kewenangan anggota dewan tersebut.
Selain dua komentar tersebut, warganet lainnya juga ikut melontarkan kritik pedas. Beberapa komentar bernada sindiran berbunyi:
- “Gejala katarak dewan na.”
- “Lele mah tiasa betah di ditu.”
- “Gajih sorangan anu diurus.”
- “Bu dewana keur boke, mayar bank emok jeung jajan seblak.”
- “Pas nyalon amis, geus jadi poho.”
Rangkaian komentar itu memperlihatkan bahwa persoalan jalan rusak masih menjadi pemantik frustration warga, terlebih jika dikaitkan dengan pejabat yang tinggal di sekitar lokasi.
Lokasi Jalan Masih Tidak Jelas
Hingga kini, lokasi pasti jalan yang ada dalam unggahan tersebut belum teridentifikasi. Pengunggah tidak memberi keterangan detail, dan foto yang dibagikan tidak menampilkan penanda lokasi.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan dari pihak DPRD Sumedang terkait maraknya pembicaraan ini. Warganet berharap ada klarifikasi, terutama apabila benar jalan itu berada di depan rumah seorang anggota dewan.
Ramainya respons ini kembali menegaskan peran media sosial sebagai wadah utama warga Sumedang untuk menyampaikan keluhan soal fasilitas publik, terutama yang menyangkut kondisi jalan yang berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari. (AR)
- Penulis: Admin Wartaloka
