Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPINIGelombang kasus pelecehan dan penyimpangan moral di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi sorotan publik pada awal tahun 2026. Ironisnya, pelaku tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, tetapi juga melibatkan dosen hingga oknum guru besar. Fenomena ini menjadi alarm serius bahwa dunia pendidikan tinggi tengah menghadapi krisis moral yang memprihatinkan.

Ironis: Kerusakan Moral di Dunia Pendidikan

Di berbagai kampus ternama, muncul kasus yang mencoreng nama institusi pendidikan. Di Universitas Indonesia (UI), belasan mahasiswa Fakultas Hukum terbukti melakukan percakapan tidak senonoh di grup percakapan yang berisi pelecehan seksual terhadap mahasiswi dan dosen perempuan. Di Institut Teknologi Bandung (ITB), mahasiswa Fakultas Teknik menyanyikan lagu vulgar yang memuat kata-kata tidak pantas. Sementara di Institut Pertanian Bogor (IPB), sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Mesin juga terseret kasus percakapan bermuatan mesum.

Yang lebih memprihatinkan, kasus pelecehan justru menyeret oknum tenaga pendidik. Di Universitas Padjadjaran (Unpad), seorang guru besar Fakultas Keperawatan diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswi pertukaran hingga akhirnya dicopot dari jabatannya. Kasus serupa juga muncul di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Budi Luhur, hingga Untirta, dengan pelaku berasal dari kalangan aktivis mahasiswa maupun dosen.

Rentetan kasus ini menambah panjang daftar kekerasan seksual dan kerusakan moral di lingkungan pendidikan tinggi. Padahal perguruan tinggi seharusnya menjadi tempat lahirnya generasi intelektual, pemimpin masa depan, negarawan, serta insan akademik yang berintegritas. Namun realitas hari ini justru menunjukkan merosotnya adab, matinya rasa malu, dan semakin pudarnya nilai moral di dunia kampus.

Pendidikan = Pencetak ‘mesin’ kerja?

Kondisi ini sejatinya tidak lahir begitu saja. Kerusakan moral generasi saat ini merupakan buah dari sistem sekuler kapitalistik yang memisahkan agama dari kehidupan. Dalam sistem ini, agama hanya ditempatkan sebagai urusan pribadi, bukan sebagai landasan dalam mengatur kehidupan bermasyarakat maupun pendidikan. Akibatnya, standar halal dan haram tidak lagi menjadi ukuran dalam bertindak.

Di dunia pendidikan, paradigma sekuler kapitalisme sangat terasa. Pendidikan lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dibanding membentuk manusia berakhlak mulia. Pelajaran agama sering dianggap tidak relevan dan hanya pelengkap semata. Bahkan tujuan pendidikan yang mencantumkan pembentukan ketakwaan kerap kalah oleh orientasi ekonomi dan industri.

Fakultas serta jurusan akhirnya lebih banyak dibentuk berdasarkan kebutuhan pasar dan dunia industri. Pendidikan tidak lagi menjadi sarana membangun peradaban yang mulia, tetapi berubah menjadi alat pencetak tenaga kerja demi menopang sistem kapitalisme global. Akibatnya, lahirlah generasi yang mungkin cerdas secara akademik, tetapi miskin adab dan kehilangan arah moral.

Pendidikan dalam Islam

Dalam Islam, pendidikan memiliki posisi yang sangat penting sebagai pilar peradaban. Ilmu tidak dipisahkan dari iman dan akidah. Pendidikan dalam Islam bertujuan membentuk manusia yang memiliki kepribadian Islam, yakni pola pikir dan pola sikap yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Karena itu, pendidikan tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak, penjagaan kehormatan, dan penguatan ketakwaan. Islam memandang bahwa ilmu harus melahirkan kemuliaan perilaku, bukan justru membuka ruang bagi kerusakan moral.

Dalam hal ini, negara memiliki peran sentral untuk memastikan seluruh sistem pendidikan berjalan sesuai nilai Islam. Negara bertanggung jawab mengatur kurikulum, tenaga pengajar, sarana pendidikan, pembiayaan, hingga lingkungan sosial yang mendukung terbentuknya generasi berakhlak mulia. Tidak hanya pendidikan, seluruh aspek kehidupan pun harus berjalan sesuai tuntunan syariat agar tercipta masyarakat yang sehat secara moral.

Walhasil, penerapan syariat Islam secara kafah menjadi solusi mendasar untuk mengembalikan muruah pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Sudah saatnya umat kembali kepada aturan Allah SWT yang menjaga kehormatan manusia, memuliakan lisan, serta melindungi perempuan dari berbagai bentuk pelecehan dan kerusakan moral.

Lia Alawiyah – Aktivis Islam/ aktivis muslimah

Parongpong KBB

 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    Wali Kota Sukabumi Siap Perkuat Kinerja Birokrasi dengan cara ini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuat terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan menerapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kebijakan tersebut menjadi salah […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    Warga Garut Butuh Pertolongan, Orang Tua Rekam Pesan untuk Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Garut – Sebuah video berdurasi singkat merekam suara lirih seorang ayah yang meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Video itu kini menyentuh banyak hati, karena di balik rekaman sederhana tersebut tersimpan kisah panjang perjuangan sebuah keluarga kecil di Kabupaten Garut. Pasangan suami istri itu adalah Pirmansyah dan Isoh Nurjanah, warga […]

  • THR ASN Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Wali Kota Tegaskan: Kas Daerah Masih Aman

    THR ASN Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Wali Kota Tegaskan: Kas Daerah Masih Aman

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kepastian pembayaran THR ASN Pemkot Tasikmalaya menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 masih berada dalam tahap pembahasan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan keputusan resmi akan segera diumumkan setelah proses perumusan skema pembayaran selesai dilakukan. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pembahasan intensif bersama jajaran internal, […]

  • siaga bencana kabupaten tasikmalaya

    Sinergi Lintas Instansi Hadapi Potensi Bencana di Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 42
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Menjelang intensitas hujan yang kian meningkat, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar apel kesiapsiagaan lintas instansi di Pos Siaga Tapal Kuda, Kecamatan Salawu, Kamis (6/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya masa siaga bencana di wilayah Tasikmalaya yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Apel dipimpin Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubbi, dan dihadiri […]

  • Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Prediksi Persib vs Persita menjadi sorotan utama jelang laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB. Atmosfer dipastikan membara. Dua tim dengan kepentingan berbeda akan saling hantam demi poin krusial. Persib Bandung datang dengan status unggulan. […]

  • Selamat Datang di Wartaloka.com

    Selamat Datang di Wartaloka.com

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 43
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Halo pembaca. Kami ucapkan selamat datang di Wartaloka.com, ruang baru bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang jernih, akurat, dan mudah dipahami. Kehadiran media ini lahir dari semangat untuk menghadirkan berita yang tidak hanya sekadar cepat, tetapi juga memberi makna serta perspektif positif bagi publik. Dengan tagline “Ringan, Bermakna”, Wartaloka menegaskan komitmen untuk menyajikan […]

expand_less