Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota
- account_circle KangHasan
- calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan inspeksi langsung ke Terminal Bubulak pascahujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Rabu (31/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi terminal yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sekaligus memastikan fungsi infrastruktur berjalan optimal.
Saat berkeliling di area terminal, Dedie Rachim menemukan adanya genangan air di sekitar pintu masuk Terminal Bubulak. Genangan tersebut terlihat jelas meski hujan telah reda. Temuan ini langsung mendapat perhatian serius dari orang nomor satu di Kota Bogor tersebut.
Dedie kemudian mengajak jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor serta pihak terkait untuk melakukan pengecekan di lokasi. Rapat kecil pun digelar di area terminal guna membahas penyebab munculnya genangan air yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna terminal.
Evaluasi Revitalisasi Terminal Bubulak
Dalam keterangannya, Dedie Rachim menjelaskan bahwa genangan air disebabkan oleh ketidaksinkronan elevasi beton dengan lubang saluran air. Hal ini mengakibatkan aliran air tidak berjalan maksimal sehingga air tertahan di beberapa titik.
“Jadi kelihatan sekarang, ternyata ada elevasi beton yang kurang sinkron, sehingga masih terjadi genangan,” ujar Dedie Rachim.
Ia menegaskan kepada kontraktor pelaksana agar segera melakukan perbaikan dan penyempurnaan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan. Menurutnya, revitalisasi Terminal Bubulak harus benar-benar tuntas dan tidak menyisakan persoalan yang berpotensi merugikan masyarakat.
Dedie juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan infrastruktur publik, mengingat Terminal Bubulak merupakan salah satu simpul transportasi penting di Kota Bogor. Ia meminta Dishub Kota Bogor untuk terus melakukan pengawasan agar permasalahan serupa tidak terulang di kemudian hari.
Terminal Bubulak Disiapkan Menuju Kawasan TOD
Lebih jauh, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa kawasan Terminal Bubulak memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan Transit-Oriented Development (TOD) dalam perencanaan jangka panjang hingga tahun 2030. Konsep ini dapat terwujud apabila jalur baru dari Bubulak menuju Kampus IPB berhasil direalisasikan.
Menurutnya, jalur tersebut akan menjadi solusi pemecah kepadatan lalu lintas di jalur Dramaga yang selama ini menjadi titik krusial perbatasan antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Dengan adanya jalur alternatif, arus kendaraan berbeban berat di kawasan tersebut diharapkan dapat berkurang secara signifikan.
“Proses perencanaan harus terus dimatangkan. Masih harus dihitung berapa nilai investasinya, kemudian siapa yang berminat,” kata Dedie.
Jika rencana pengembangan Terminal Bubulak sebagai kawasan TOD terealisasi, masyarakat dari arah Kota Bogor menuju Leuwiliang akan memiliki akses transportasi yang lebih lancar, aman, dan terintegrasi. Pemerintah Kota Bogor pun berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan transportasi berkelanjutan demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan wilayah. (KH)
- Penulis: KangHasan
