Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPINISetiap 2 Mei, kita disuguhi pemandangan yang sama. Upacara khidmat, pidato bertenaga, seragam putih yang katanya lambang kesucian niat. Tapi mari jujur sejenak: apakah “suci” masih jadi kata yang tepat untuk potret pendidikan kita hari ini?

Ruang Pendidikan = Ruang Darurat Moral?

Di balik gegap gempita seremonial itu, ruang kelas pelan-pelan berubah jadi ruang darurat moral. Berita kekerasan dan pelecehan seksual oleh pelajar bukan lagi satu-dua kasus.

Joki UTBK dan plagiat bukan lagi aib, tapi “strategi”. Narkoba menyelinap ke bangku sekolah. Dan yang paling getir: guru yang mendidik dengan ketegasan justru lebih cepat masuk jeruji daripada murid yang melanggar aturan.

Kalau ini disebut “kenakalan remaja”, mungkin kita sedang terlalu baik hati memberi nama pada sebuah kegagalan sistemik.

Sistem pendidikan sekuler kapitalistik yang kita rawat hari ini memang pandai mencetak angka. Tapi ia gagal mencetak manusia. Yang lahir adalah generasi yang disuruh bermimpi tinggi, tapi tidak dibekali kompas moral untuk sampai ke sana.

Wajar jika jalan pintas jadi pilihan. Ketika agama hanya jadi pelajaran 2 jam seminggu, dan sanksi hukum lembek untuk anak di bawah umur, jangan heran jika ruang kebebasan berubah jadi ruang kebablasan.

Islam: Pendidikan adalah Proyek Peradaban

Islam memandang ini dengan cara berbeda. Pendidikan bukan pabrik ijazah. Ia adalah proyek peradaban. Tujuannya jelas: melahirkan insan yang cerdas otaknya, hidup hatinya. Solusinya hanya satu, yaitu penerapan Islam kaffah yang menjadikan aqidah Islam sebagai asas kurikulum.

Di dalamnya ada sanksi yang mendidik, bukan memanjakan. Ada negara yang aktif menciptakan suasana takwa, bukan pasif menonton degradasi. Ada sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat yang semua berjalan di atas rel syariat yang sama.

Ini bukan nostalgia kejayaan masa lalu. Ini tawaran masa depan. Maka, Hardiknas kali ini jangan lagi jadi panggung pembenaran. Anggap ia sebagai tamparan halus: sampai kapan kita memoles gedung yang pondasinya retak? Mau terus bertahan dengan sistem yang jelas-jelas sakit, atau mulai berani merujuk pada resep Islam kaffah yang pernah terbukti menyembuhkan peradaban.

Ahsri Zahra Nuraini – Pelajar

Parongpong KBB

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

    “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sony Sonjaya mengajukan Justice Collaborator. Elza Syarief menyebut kliennya siap membuka informasi terkait perkara MBG.

  • Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Setelah sebulan penuh menjalani tempaan spiritual di bulan Ramadan, umat Muslim akhirnya tiba pada sebuah titik yang disebut sebagai kemenangan. Namun, kemenangan ini bukan sekadar perayaan seremonial atau tradisi tahunan. Lebih dari itu, Idul Fitri adalah refleksi dari perjalanan batin yang sarat makna. Ramadan telah mengajarkan […]

  • Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Kabar mengenai perceraian Ridwan Kamil resmi berakhir setelah Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya, Rabu 7 Januari 2026. Sidang perceraian tersebut digelar secara e-court. Dengan putusan ini, rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat tersebut secara hukum dinyatakan berakhir. Proses persidangan berlangsung tanpa kehadiran publik, sesuai […]

  • Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 sekaligus menyusun rencana program kerja untuk tahun anggaran 2026. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU, Uus Pirdaus. Rapat evaluasi ini menjadi momentum […]

  • Bayar Pajak Kini Makin Mudah, Bapenda Sukabumi Hadirkan Layanan Digital dan Hadiah Umroh

    Bayar Pajak Kini Makin Mudah, Bapenda Sukabumi Hadirkan Layanan Digital dan Hadiah Umroh

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pajak yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, sejatinya kembali lagi untuk kepentingan publik. Mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Di Kabupaten Sukabumi, peran pajak menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya terdapat lima manfaat utama […]

  • Asap Pekat dan Gas Beracun, Musibah Tambang Bogor Bikin Evakuasi Tertahan

    Asap Pekat dan Gas Beracun, Musibah Tambang Bogor Bikin Evakuasi Tertahan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang kembali mengguncang Kabupaten Bogor. Kecelakaan dilaporkan terjadi di area tambang PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, tepatnya di wilayah IUP Blok Cepu, Kecamatan Nanggung, Rabu (14/1/2026) pagi. Insiden ini langsung menyita perhatian publik setelah kabar asap pekat dari dalam lubang tambang menyebar luas di media sosial dan grup relawan. Lokasi […]

expand_less