Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAPolemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya akhirnya memasuki babak penyelesaian. Setelah beberapa waktu menjadi sorotan publik dan memicu inspeksi dari DPRD, persoalan tersebut dibahas secara terbuka dalam pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola lapangan padel.

Isu ini mencuat seiring pesatnya pertumbuhan olahraga padel di Kota Tasikmalaya dalam beberapa bulan terakhir. Di tengah antusiasme masyarakat, muncul pertanyaan terkait legalitas dan kelengkapan izin operasional sejumlah lapangan yang telah beroperasi.


Data Perizinan Mulai Terbuka

Dalam forum resmi tersebut, terungkap data rinci mengenai kondisi perizinan. Total terdapat 20 lokasi lapangan padel yang berkembang di Kota Tasikmalaya. Dari jumlah itu, empat lokasi telah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Empat lokasi lainnya sudah memiliki PBG dan kini menunggu proses penerbitan SLF. Sementara itu, 12 lokasi masih berada dalam tahapan administrasi dan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

Data ini sekaligus meluruskan anggapan bahwa seluruh lapangan padel beroperasi tanpa izin. Faktanya, sebagian sudah memenuhi ketentuan, dan sebagian lainnya tengah berproses sesuai mekanisme yang berlaku. Saat ini, delapan lokasi tercatat sudah beroperasi.


Kepatuhan Regulasi Jadi Prinsip Utama

DPRD menegaskan bahwa polemik perizinan lapangan padel tidak boleh dilepaskan dari prinsip kepatuhan terhadap regulasi. PBG dan SLF bukan sekadar dokumen administratif, tetapi berkaitan langsung dengan aspek keselamatan bangunan, tata ruang wilayah, hingga kepastian hukum bagi pelaku usaha dan pengguna fasilitas.

Namun demikian, penghentian operasional secara menyeluruh tidak dipilih sebagai langkah awal. Pendekatan yang diambil lebih menekankan pada pembinaan dan penertiban bertahap.


Pertimbangan Ekonomi dan Dampak Sosial

Pertumbuhan usaha lapangan padel turut membuka lapangan kerja dan menggerakkan aktivitas ekonomi pendukung, mulai dari pelatih, karyawan operasional, hingga sektor UMKM di sekitar lokasi. Penutupan mendadak dinilai berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Hasil pertemuan menyepakati bahwa operasional tetap berjalan dengan catatan seluruh pengelola wajib menyelesaikan kewajiban perizinan sesuai aturan. DPRD juga mendorong agar proses administrasi tidak berlarut-larut selama pelaku usaha menunjukkan itikad baik.

Dengan kesepahaman tersebut, polemik perizinan lapangan padel kini beralih ke fase pembenahan administratif. Pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha berada dalam satu garis: usaha boleh berjalan, aturan tetap ditegakkan. Titik terang ini menjadi awal dari proses penataan yang lebih tertib dan berkelanjutan. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pergantian Kapolres Sukabumi Kota, Warnai Awal Tahun.

    Pergantian Kapolres Sukabumi Kota, Warnai Awal Tahun.

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Tongkat komando di lingkungan Polres Sukabumi Kota resmi berpindah tangan. Pergantian Kapolres Sukabumi ini menandai dimulainya kepemimpinan AKBP Ardian Satrio Utomo sebagai Kapolres Sukabumi Kota, menggantikan AKBP Rita Suwadi yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Majalengka. Pergantian tersebut merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025. Polda Jawa […]

  • Bayi di Pos Kamling Warungkiara

    Tangis Bayi di Pos Kamling Warungkiara Gegerkan Warga

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 73
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Keheningan petang di Kampung Babakan, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh suara tangisan bayi pada Minggu (16/11/2025). Warga setempat digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup, tergeletak sendirian di sebuah pos kamling yang sepi. Di samping bayi mungil yang masih merah itu, ditemukan sepucuk surat tulisan tangan yang mengoyak hati, […]

  • Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang […]

  • Langkah Antisipasi Aksi Premanisme di Ciamis.

    Langkah Antisipasi Aksi Premanisme di Ciamis.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan di sejumlah ruang publik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu fokus pengamanan dilakukan di kawasan Pasar Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Selasa (13/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari kegiatan cipta kondisi untuk menekan potensi aksi premanisme Ciamis yang kerap meresahkan masyarakat, […]

  • Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Realisasi Program MBG saat ini dikaji kritis: dampak ke UMKM, distribusi pangan, dan solusi agar lebih tepat sasaran.

  • APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

    APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Usulan DPR membangun 1.000 bioskop desa lewat APBN 2027 menuai polemik. Publik soroti prioritas anggaran negara.

expand_less