Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tangis Bayi di Pos Kamling Warungkiara Gegerkan Warga

Tangis Bayi di Pos Kamling Warungkiara Gegerkan Warga

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, BERITA. Keheningan petang di Kampung Babakan, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh suara tangisan bayi pada Minggu (16/11/2025). Warga setempat digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup, tergeletak sendirian di sebuah pos kamling yang sepi.

Di samping bayi mungil yang masih merah itu, ditemukan sepucuk surat tulisan tangan yang mengoyak hati, mengungkap alasan pilu di balik tindakan tersebut.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan sekitar pukul 18.30 WIB, tepat saat menjelang malam. Adalah Nanang Suryana, seorang warga asal Palabuhanratu yang kebetulan tinggal di sebuah kontrakan tak jauh dari lokasi, yang pertama kali mendengar suara tangis itu.

Awalnya, Nanang mengira suara itu hanya ilusi atau suara binatang. Namun, tangisan itu terdengar jelas dan tak kunjung berhenti, membuatnya penasaran. Digerakkan oleh firasat, ia memberanikan diri mencari sumber suara. Langkahnya terhenti di pos kamling di lingkungannya.

Betapa terkejutnya Nanang ketika mendapati sumber suara itu adalah seorang bayi perempuan, terbaring tanpa perlindungan. Ia segera memberitahu warga sekitar, yang langsung berdatangan ke lokasi dan melaporkan temuan tersebut ke pihak berwajib.

Sepucuk Surat Bernada Putus Asa

Yang membuat penemuan ini semakin memilukan adalah selembar kertas surat yang ditinggalkan bersama sang bayi. Surat tersebut, yang ditulis tangan dengan rapi, tampaknya bukan ditulis oleh ibu kandung sang bayi, melainkan oleh seseorang yang mengetahui persis penderitaan sang ibu.

Dalam surat itu, si penulis mengawali dengan permohonan maaf yang mendalam atas keputusan berat tersebut.

“Assalamualaikum, dengan ini saya yg menulis surat, sebelumnya saya meminta maaf harus meninggalkan bayi ini disini dikarenakan tuntutan mental, ibunya dan juga ekonomi,” tulis si penulis surat.

Surat itu kemudian menceritakan tragedi yang menimpa ibu sang bayi. Terungkap bahwa sang ibu mengalami depresi berat saat mengandung. Pemicunya, sang suami yang seharusnya menjadi pelindung, justru pergi meninggalkan dia demi wanita lain.

“Beliau, ibunya mengalami depresi ketika mengandung bayi ini dikarenakan suaminya meninggalkan dia dan lebih memilih wanita lain,” lanjut isi surat tersebut.

Si penulis surat, yang mengaku “masih lajang”, juga mengungkapkan kebingungan dan ketidakmampuannya sendiri untuk merawat bayi tersebut. Keputusan untuk meninggalkan bayi di pos kamling tampaknya menjadi pilihan terakhir setelah menemui jalan buntu.

Penulis mengaku telah berusaha mencari bantuan. “Sekali lagi saya sangat meminta maaf harus mengambil keputusan ini dikarenakan sudah buntu jalan mencari panti asuhan kesana kemari di daerah sukabumi tidak ada yg mau menerima bayi,” keluhnya dalam surat.

Di bagian akhir surat, tertera sebuah nama yang indah untuk bayi perempuan malang itu: Harvika. H.

Aparat kepolisian dari Polsek Warungkiara yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi bayi tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan. Kini, bayi Harvika H. dipastikan dalam kondisi stabil dan telah berada dalam penanganan aman pihak Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Pihak berwenang kini tengah mendalami kasus ini, berbekal surat tulisan tangan tersebut, untuk menelusuri keberadaan orang tua bayi serta si penulis surat. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas. Camat […]

  • Kopdes Merah Putih: Program Populis yang Sarat Polemik

    Kopdes Merah Putih: Program Populis yang Sarat Polemik

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Koperasi desa Merah Putih menjadi program ekonomi desa yang menuai polemik, dari tata kelola hingga efektivitas bagi masyarakat.

  • putr kota tasikmalaya

    Spanduk Dukungan untuk Kejati Jabar Beredar, Dinas PUTR Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 219
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah foto memperlihatkan dua orang yang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tengah beredar luas di platform WhatsApp pada Selasa (11/11/2025). Gambar tersebut diterima oleh redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, maupun identitas pengirimnya. Saat redaksi mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut, nomor pengirim justru memilih diam dan tidak […]

  • Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka,, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons. Setelah kondisinya viral di media sosial dan dikeluhkan membahayakan pengguna jalan, proses perbaikan kini dikebut sejak Jumat (30/1/2026). Ruas jalan yang menjadi akses vital penghubung wilayah pesisir selatan Sukabumi itu sebelumnya mengalami kerusakan berat di banyak titik. Lubang […]

  • Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – “Pamaréntah kudu bisa dipeunteun ku rahayat, lain ukur ku angka tapi ku mangpaatna.”Pepatah Sunda itu mengandung pesan kuat: pembangunan harus terus didorong, namun tetap diawasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja […]

  • Ketukan Misterius di Sukabumi

    Ketukan Misterius di Sukabumi Kian Meresahkan, Polisi Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 251
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Warga di sejumlah kecamatan Sukabumi diguncang gangguan malam: ketukan misterius di Sukabumi terdengar berulang-ulang dari pintu rumah mereka. Sayangnya, ketika dicek, tak seorang pun tampak berada di luar rumah. Kondisi itu menimbulkan kegelisahan dan mendesak aparat bertindak cepat. Suara Aneh di Tengah Malam Warga dari Sukaraja, Cibeureum, hingga Kebonpedes melaporkan pengalaman serupa. Mereka […]

expand_less