Senja di Pantai Cibuaya, Jasad Terombang-ambing Bikin Geger Warga
- account_circle KangHasan
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, Berita Sukabumi – Suasana senja di pesisir Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang biasanya tenang berubah mencekam. Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.16 WIB, warga dan pemancing dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terombang-ambing di tengah laut, tepat ketika matahari perlahan tenggelam di ufuk barat.
Jasad tersebut kemudian diketahui sebagai Salman Abdul Latif (20), pemuda asal Cipinang Asem, Jakarta Timur, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di Pantai Goa Langir, Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu (17/1/2026) sore.
Detik-detik Jasad Terlihat di Tengah Ombak
Peristiwa bermula saat seorang warga yang sedang memancing melihat benda mencurigakan di antara gulungan ombak. Awalnya, saksi mengira objek tersebut adalah kayu atau bangkai hewan laut. Namun, setelah diamati lebih dekat, terlihat jelas sesosok tubuh manusia yang terbawa arus menuju ke tengah laut.
Dua saksi mata, Risman (33) dan Ismat (29), segera melaporkan temuan itu kepada Ketua HNSI Ujunggenteng, Asep JK, yang langsung meneruskan informasi ke Polsek Ciracap.
“Korban pertama kali terlihat oleh warga yang sedang memancing dalam kondisi terombang-ambing terbawa arus laut,” ujar Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian, S.IP., C.PHR.
Evakuasi Dramatis Menjelang Gelap
Waktu menjadi tantangan utama. Ombak selatan cukup tinggi dan cahaya mulai redup. Petugas bersama relawan nelayan setempat bergerak cepat menggunakan perahu “Kausar Putra” milik warga bernama Entis.
Proses evakuasi berlangsung penuh ketegangan. Petugas harus berpacu dengan gelombang agar jasad tidak kembali terseret arus laut lepas. Sekitar pukul 18.00 WIB, jasad berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pantai Kalapa Condong, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Jampang Kulon untuk penanganan lebih lanjut.
Arus Laut Bawa Korban dari Banten ke Sukabumi
Hasil koordinasi antara P2BK Ciracap dan BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan identitas jenazah sesuai dengan korban kecelakaan laut di Pantai Goa Langir, Sawarna. Arus laut selatan diduga membawa tubuh korban sejauh puluhan kilometer selama tiga hari hingga akhirnya terdampar di pesisir Sukabumi.
Peristiwa ini kembali menegaskan betapa ganasnya arus Samudra Hindia, terutama di jalur pantai selatan Jawa yang dikenal memiliki karakter ombak ekstrem.
Keluarga Dalam Perjalanan Menjemput Jenazah
Kapolsek Ciracap mengonfirmasi pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan ayah korban, Anogi. Keluarga saat ini sedang dalam perjalanan menuju Sukabumi untuk menjemput jenazah.
“Pihak keluarga sudah kami hubungi. Mereka akan menjemput korban di RSUD Jampang Kulon untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan secara layak,” tutup AKP Taufick.
Proses evakuasi melibatkan sinergi Polsek Ciracap, Kanit Reskrim Aipda Trieyadhi, Bhabinkamtibmas Bripda Dimas, anggota piket, serta nelayan setempat yang bergerak cepat demi kemanusiaan. (KH)
-” cilaka moal milih jelema, rek jelema aya atawa nu sangsara, rek nu kolot atawa nu ngora intina bisa tumiba ka saha wae…sing eling, sing waspada, jeung ati-ati, lur”-
- Penulis: KangHasan
