Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BOGORMusibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang sudah tidak aktif.

Baca juga: Asap Pekat dan Gas Beracun, Musibah Tambang Bogor Bikin Evakuasi Tertahan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak boleh berhenti sebagai musibah semata, tetapi harus diusut tuntas untuk mengetahui penyebab pasti kematian para korban.

“Saya turut berduka cita atas wafatnya enam warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg. Ini tragedi kemanusiaan yang harus diungkap secara menyeluruh agar tidak terulang,” ujar Doni kepada awak media, Minggu (18/01/2026).

Korban Berjatuhan di Lubang Bekas Tambang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban diketahui berasal dari Kampung Cimapag, Desa Bangun Jaya. Mereka diduga terjebak di dalam lubang bekas tambang yang sudah lama tidak beroperasi dan terpapar asap atau gas beracun.

Tiga korban pertama atas nama Firman, Asri, dan Soni dinyatakan meninggal dunia lebih dulu. Jenazah mereka tiba di kampung halaman dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Menyusul kemudian tiga korban lainnya, yakni Barok, Deni, dan Adun, yang dipulangkan pada Jumat (15/01/2026) dini hari dan dimakamkan pada hari yang sama.

Doni mengungkapkan, informasi mengenai jumlah korban sempat simpang siur. Ia mengetahui adanya enam korban warga Desa Bangun Jaya setelah membaca laporan dari media online.

Baca juga: Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

“Kami awalnya mendapat informasi ada korban dari Desa Urug. Tapi kemudian terkonfirmasi bahwa ada enam korban dari Desa Bangun Jaya, yang pulang ke kampung halaman di waktu berbeda,” jelasnya.

Desakan Pengawasan Ketat terhadap PT Antam

Doni menegaskan, lubang bekas tambang tersebut berada di wilayah konsesi PT Antam. Karena itu, ia menilai pengawasan dan pengamanan area tambang, termasuk yang sudah tidak aktif, merupakan tanggung jawab perusahaan.

“Inikan wilayah mereka. Pengawasan terhadap lubang-lubang bekas tambang agar tidak membahayakan masyarakat adalah tanggung jawab PT Antam,” tegas Doni.

Menurutnya, musibah tambang Bogor ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan memadai sangat berisiko bagi warga sekitar, terutama di wilayah yang aktivitas masyarakatnya masih dekat dengan area tambang.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh dan audit keselamatan terhadap seluruh lubang bekas tambang di kawasan Pongkor. Langkah ini penting agar kejadian serupa tidak kembali merenggut nyawa warga.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan apa pun. Tanpa pengawasan ketat dan tanggung jawab penuh, musibah tambang Bogor berpotensi kembali terulang. (KH)

-” musibah datangna teu bisa disangka-sangka, kukituna urang kudu salawasana ikhtiar ngajaga kasalametan tur tawakal dinu sagala laku lampah urang”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Usaha Toko Sen Sen Ternyata Grosir

    Izin Usaha Toko Sen Sen Ternyata Grosir, tapi Nekat Ngecer!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Isu dugaan pelanggaran izin usaha oleh Toko Sen Sen di Kota Tasikmalaya akhirnya mendapat pengakuan dari pemerintah daerah. Dalam pertemuan dengan massa aksi pedagang Pasar Cikurubuk, pejabat Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan bahwa Toko Sen Sen memang memiliki izin usaha sebagai perdagangan besar atau grosir, namun dalam praktiknya melayani penjualan eceran. Temuan tersebut disampaikan […]

  • Kapolres Ciamis meninjau langsung Keamanan lokasi wisata

    Kapolres Ciamis Pastikan Pengamanan Objek Wisata selama Libur Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat terus berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun 2025 dengan aman, nyaman, dan bahagia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah objek wisata di wilayah Kabupaten Ciamis. Kapolres Ciamis Polda Jabar, AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., turun langsung memantau situasi […]

  • Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kenaikan harga kedelai impor akibat melemahnya rupiah membuat perajin tempe semakin terhimpit.

  • badan promosi mati suri (1)

    Gara-Gara Jalan Berlubang, Anggota DPRD Sumedang Dihujani Kritik di Facebook

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA SUMEDANG. Jagat media sosial Sumedang kembali diramaikan oleh keluhan warga soal infrastruktur. Kali ini, sorotan publik tertuju pada seorang anggota DPRD Sumedang setelah sebuah unggahan mengenai jalan rusak menjadi buah bibir sejak Sabtu (15/11/2025) malam. Pemilik akun Al Ghifari mengunggah foto kondisi jalan yang tampak rusak parah: lubang besar di tengah badan jalan, […]

  • Aset Pemkot Sukabumi

    Ironi Pengelolaan Aset Pemkot Sukabumi: Lemah Keteladanan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 244
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Di balik temuan 351 aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya, tersimpan ironi tata kelola yang tak bisa diabaikan. Data auditor negara menunjukkan, perangkat daerah dengan fungsi strategis dalam pengelolaan keuangan, perencanaan, dan administrasi justru menempati porsi dominan dalam sebaran aset yang belum dapat diyakini keberadaannya. Fakta ini membuat persoalan aset bergerak dari […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk di awal Ramadan 1447 H: Harga Bahan Pokok Naik, Stok Pokok Aman

    Kondisi Pasar Cikurubuk di awal Ramadan 1447 H: Harga Bahan Pokok Naik, Stok Pokok Aman

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pasar Cikurubuk, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya, kembali menjadi fokus perhatian masyarakat pada bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 M. Pasar ini dikenal sebagai pusat distribusi bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari bagi warga Priangan Timur. Kondisi dan aktivitas jual beli di Pasar Cikurubuk berjalan seperti biasa, namun kondisi harga sejumlah […]

expand_less