Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BOGORMusibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang sudah tidak aktif.

Baca juga: Asap Pekat dan Gas Beracun, Musibah Tambang Bogor Bikin Evakuasi Tertahan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak boleh berhenti sebagai musibah semata, tetapi harus diusut tuntas untuk mengetahui penyebab pasti kematian para korban.

“Saya turut berduka cita atas wafatnya enam warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg. Ini tragedi kemanusiaan yang harus diungkap secara menyeluruh agar tidak terulang,” ujar Doni kepada awak media, Minggu (18/01/2026).

Korban Berjatuhan di Lubang Bekas Tambang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban diketahui berasal dari Kampung Cimapag, Desa Bangun Jaya. Mereka diduga terjebak di dalam lubang bekas tambang yang sudah lama tidak beroperasi dan terpapar asap atau gas beracun.

Tiga korban pertama atas nama Firman, Asri, dan Soni dinyatakan meninggal dunia lebih dulu. Jenazah mereka tiba di kampung halaman dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Menyusul kemudian tiga korban lainnya, yakni Barok, Deni, dan Adun, yang dipulangkan pada Jumat (15/01/2026) dini hari dan dimakamkan pada hari yang sama.

Doni mengungkapkan, informasi mengenai jumlah korban sempat simpang siur. Ia mengetahui adanya enam korban warga Desa Bangun Jaya setelah membaca laporan dari media online.

Baca juga: Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

“Kami awalnya mendapat informasi ada korban dari Desa Urug. Tapi kemudian terkonfirmasi bahwa ada enam korban dari Desa Bangun Jaya, yang pulang ke kampung halaman di waktu berbeda,” jelasnya.

Desakan Pengawasan Ketat terhadap PT Antam

Doni menegaskan, lubang bekas tambang tersebut berada di wilayah konsesi PT Antam. Karena itu, ia menilai pengawasan dan pengamanan area tambang, termasuk yang sudah tidak aktif, merupakan tanggung jawab perusahaan.

“Inikan wilayah mereka. Pengawasan terhadap lubang-lubang bekas tambang agar tidak membahayakan masyarakat adalah tanggung jawab PT Antam,” tegas Doni.

Menurutnya, musibah tambang Bogor ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan memadai sangat berisiko bagi warga sekitar, terutama di wilayah yang aktivitas masyarakatnya masih dekat dengan area tambang.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh dan audit keselamatan terhadap seluruh lubang bekas tambang di kawasan Pongkor. Langkah ini penting agar kejadian serupa tidak kembali merenggut nyawa warga.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan apa pun. Tanpa pengawasan ketat dan tanggung jawab penuh, musibah tambang Bogor berpotensi kembali terulang. (KH)

-” musibah datangna teu bisa disangka-sangka, kukituna urang kudu salawasana ikhtiar ngajaga kasalametan tur tawakal dinu sagala laku lampah urang”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta […]

  • Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan persiapan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi lanjutan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa serta meminimalkan risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut masih dinilai rawan. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie […]

  • Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah elemen masyarakat menyoroti efektivitas tata kelola internal dalam satu tahun terakhir. Kritik tersebut tidak hanya menyasar figur kepala daerah, tetapi juga mengarah pada sistem koordinasi yang berjalan di lingkup birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan […]

  • Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan wakil walikota Bandung, Erwin, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang. Putusan ini dibacakan dalam sidang yang digelar Senin (12/1/2026) dan secara resmi menutup upaya hukum awal Erwin untuk menggugat status hukumnya. Majelis hakim yang dipimpin Agus Komarudin […]

  • Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Nama Dela Shifa Fauziah sebelumnya menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai dugaan praktik korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Ia menyebut adanya dugaan manipulasi data pembelian bahan baku di SPPG Lembursitu Sukabumi, sebuah unit penyedia program MBG yang berada di Kota Sukabumi. Dalam sebuah podcast yang […]

  • WFH Bagi ASN: Kebijakan yang Efektif atau Bumerang?

    WFH Bagi ASN: Kebijakan yang Efektif atau Bumerang?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, dan […]

expand_less