Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA NASIONAL – Usulan pembangunan 1.000 layar bioskop desa menggunakan alokasi APBN 2027 menuai polemik di ruang publik. Di satu sisi, gagasan tersebut disebut sebagai upaya mendorong industri kreatif daerah. Namun di sisi lain, banyak pihak mempertanyakan prioritas anggaran negara di tengah berbagai persoalan mendasar seperti pendidikan, kesejahteraan guru, hingga daya beli masyarakat.

Gagasan tersebut mencuat setelah anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahmawati, mengusulkan pengalokasian anggaran negara untuk menghadirkan bioskop desa sebagai bagian dari penguatan ekosistem perfilman nasional, khususnya bagi rumah produksi kecil di daerah.

Menurut usulan tersebut, kehadiran bioskop desa diharapkan membuka akses tayang yang lebih luas bagi karya-karya lokal sekaligus mendekatkan hiburan dan budaya ke masyarakat pedesaan.

Namun, usulan tersebut justru memantik gelombang kritik luas di media sosial.

Banyak netizen menilai, di tengah tekanan ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga masih banyaknya persoalan pendidikan, gagasan tersebut dianggap tidak menyentuh kebutuhan paling mendesak masyarakat.

Bioskop Desa vs Sekolah Rusak

Perdebatan publik bukan semata soal ide bioskop desa, tetapi menyangkut skala prioritas penggunaan uang negara.

Sejumlah warganet menilai anggaran negara seharusnya lebih diarahkan untuk memperbaiki sekolah rusak, meningkatkan kualitas pendidikan, menambah kesejahteraan guru honorer, hingga memperluas akses pendidikan di daerah terpencil.

Narasi yang berkembang di media sosial mempertanyakan apakah pembangunan fasilitas hiburan layak menjadi prioritas ketika masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum sepenuhnya tertangani.

Isu ini makin ramai karena dikaitkan dengan kondisi ekonomi masyarakat desa yang sebagian masih menghadapi tekanan daya beli.

Bagi sebagian publik, bioskop dinilai bukan kebutuhan primer dibanding pendidikan, kesehatan, atau penguatan ekonomi keluarga.

DPR Sebut untuk Industri Kreatif Daerah

Meski menuai kritik, usulan tersebut sejatinya memiliki argumentasi penguatan ekonomi kreatif.

Rahmawati disebut mendorong agar pemerintah memberi ruang lebih besar bagi rumah produksi kecil di daerah yang selama ini kesulitan menembus jaringan bioskop besar.

Dengan adanya bioskop desa, film produksi lokal dinilai berpotensi mendapat ruang distribusi yang lebih merata.

Konsep ini juga disebut sebagai bagian dari pemerataan akses budaya dan hiburan di luar kota besar.

Namun kritik publik menilai pendekatan tersebut tetap harus diuji dari sisi efektivitas, kebutuhan masyarakat, hingga beban fiskal negara.

APBN Harus Menjawab Kebutuhan Prioritas?

Polemik ini pada akhirnya berkembang menjadi perdebatan yang lebih besar: apa yang seharusnya menjadi prioritas APBN?

Bagi kelompok pendukung, negara perlu mulai serius membangun industri kreatif sebagai sektor ekonomi masa depan.

Namun bagi kelompok yang menolak, anggaran publik dinilai harus lebih dahulu menjawab kebutuhan dasar yang langsung berdampak pada kualitas hidup masyarakat.

Hingga kini, usulan tersebut masih menjadi perbincangan hangat dan belum masuk tahap kebijakan final.

Namun satu hal yang pasti, ide 1.000 bioskop desa sukses memantik diskusi nasional soal arah prioritas pembangunan Indonesia(kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral di Tasikmalaya, Dugaan Penganiayaan Mantan ART Berawal dari Tuduhan Pencurian Rp900 Ribu

    Viral di Tasikmalaya, Dugaan Penganiayaan Mantan ART Berawal dari Tuduhan Pencurian Rp900 Ribu

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Viral di Tasikmalaya, mantan ART diduga mengalami penganiayaan usai dituduh mencuri uang Rp900 ribu.

  • Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

    Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Honor pendamping Ohan Hafidz dan kelurahan di Tasikmalaya belum cair berbulan-bulan, publik mulai bertanya

  • DPRD Ciamis Setujui Perubahan BPR Galuh Ciamis Menjadi Perseroda

    DPRD Ciamis Setujui Perubahan BPR Galuh Ciamis Menjadi Perseroda

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan bentuk badan hukum dan nomenklatur Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Galuh Ciamis menjadi Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Galuh Ciamis (Perseroda). Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ciamis yang digelar di […]

  • Sabu di Lapas Banceuy Digagalkan, Wanita Hamil Nekat Jadi Kurir

    Sabu di Lapas Banceuy Digagalkan, Wanita Hamil Nekat Jadi Kurir

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Upaya penyelundupan sabu di Lapas Banceuy, Kota Bandung, kembali terbongkar. Kali ini, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy mengamankan seorang wanita hamil yang nekat membawa narkotika jenis sabu dan obat keras saat hendak menjenguk warga binaan. Peristiwa tersebut terjadi pada pekan ini, saat pelaku datang ke area kunjungan lapas. Sejak awal, petugas […]

  • Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan. Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju […]

  • Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    Relokasi Korban Bencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi Dipersiapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mengakselerasi langkah pemulihan pascabencana Pergeseran Tanah Bantargadung Sukabumi yang menyebabkan kerusakan permukiman warga dan memaksa ratusan masyarakat mengungsi. Setelah status tanggap darurat resmi berakhir pada Selasa (10/03/2026), pemerintah daerah kini mengalihkan fokus penanganan pada tahap pemulihan, terutama melalui program relokasi korban bencana bagi warga yang tinggal di […]

expand_less