Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA JAWA BARATGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama di tengah tekanan berat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026. Menghadapi defisit anggaran yang signifikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih jalur efisiensi anggaran Jawa Barat secara menyeluruh, termasuk memangkas pos belanja yang dinilai tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang paling menyita perhatian publik adalah pemangkasan anggaran jamuan tamu di Gedung Sate, Kota Bandung. Dalam sebuah video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Pemprov Jabar kini hanya menyediakan air putih bagi tamu yang datang.

“Jangan aneh kalau Anda bertamu atau pejabat manapun datang ke Gedung Sate, kami hanya menyediakan air putih saja,” ujar Dedi, Rabu (7/1/2026).

Jamuan Tamu Dipangkas, Anggaran Seremonial Dibatasi

Menurut Dedi, anggaran makan dan minum tamu yang sebelumnya mencapai Rp3,5 miliar per tahun kini dipangkas drastis menjadi hanya Rp500 juta. Dana tersebut pun hanya dialokasikan untuk dua agenda penting, yakni peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat.

Ia menegaskan, kegiatan seremonial tersebut tetap dipertahankan karena memiliki nilai kebangsaan dan identitas daerah. “Ini adalah spirit kebangsaan dan spirit Provinsi Jawa Barat,” tegasnya.

Langkah efisiensi ini diambil seiring kondisi fiskal Jawa Barat yang kehilangan hampir Rp3 triliun pada APBD 2026. Defisit tersebut berasal dari pengurangan Dana Bagi Hasil Pajak dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun serta beban pembangunan tahun 2025 senilai Rp600 miliar yang harus dibayar pada awal 2026.

Beban Berat APBD dan Efisiensi Personal Gubernur

Selain itu, APBD Jawa Barat juga dibebani utang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp600 miliar, biaya operasional Masjid Al Jabbar Rp50 miliar, serta operasional Bandara Kertajati sekitar Rp100 miliar per tahun.

Di tengah kondisi tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa efisiensi tidak hanya dilakukan pada level organisasi, tetapi juga secara personal. Ia menghapus anggaran baju dinas, kendaraan dinas, hingga meniadakan seluruh dana perjalanan dinas pemerintah yang sebelumnya mencapai Rp1,5 miliar. Bahkan, penggunaan listrik di sejumlah gedung Pemprov Jabar kini dimatikan untuk menekan pengeluaran.

Anggaran Infrastruktur Justru Dinaikkan

Menariknya, efisiensi anggaran Jawa Barat tidak berarti pemangkasan pembangunan. Dedi justru menaikkan alokasi anggaran yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama infrastruktur jalan.

“Alokasi jalan yang dulu Rp3,5 triliun, sekarang menyentuh Rp4,5 triliun. Bukannya turun, tapi naik,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi warga Jawa Barat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Menurutnya, pajak tersebut menjadi sumber pendapatan terbesar yang memungkinkan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Dengan pengelolaan anggaran yang ketat dan terarah, Pemprov Jawa Barat menargetkan perbaikan kualitas jalan, penerangan yang lebih baik, serta sistem drainase dan CCTV yang lebih tertata di berbagai wilayah. Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa efisiensi anggaran Jawa Barat diarahkan untuk memangkas kemewahan birokrasi, bukan hak masyarakat.

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • Selamat Datang di Wartaloka.com

    Selamat Datang di Wartaloka.com

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 12
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Halo pembaca. Kami ucapkan selamat datang di Wartaloka.com, ruang baru bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang jernih, akurat, dan mudah dipahami. Kehadiran media ini lahir dari semangat untuk menghadirkan berita yang tidak hanya sekadar cepat, tetapi juga memberi makna serta perspektif positif bagi publik. Dengan tagline “Ringan, Bermakna”, Wartaloka menegaskan komitmen untuk menyajikan […]

  • Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memang tidak disertai seremoni besar atau narasi pencitraan. Namun justru karena itulah kebijakan tersebut terasa kuat. Di tengah tekanan fiskal yang makin nyata, dua daerah ini mengambil langkah yang jarang dilakukan: memangkas langsung tunjangan DPRD. Kebijakan ini pun memantik sorotan publik, termasuk terhadap tunjangan anggota […]

  • jalan nyalindung sukabumi pasca bencana

    Jalan Nyalindung Sukabumi Mulai Pulih Setelah Dihantam Bencana

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 6
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Jalan Nyalindung di Kabupaten Sukabumi perlahan kembali bernafas lega. Ruas yang sempat porak-poranda akibat bencana alam beberapa waktu lalu itu kini menunjukkan perubahan nyata. Permukaan jalan yang dulu retak dan tergerus hujan deras, satu per satu diperbaiki hingga mendekati bentuk idealnya. Warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut mulai merasakan perubahan yang membuat […]

  • Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – “Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan […]

  • Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Insiden penyerangan sekelompok remaja yang melukai empat remaja lain terjadi di Jalan R. Syamsudin, tak jauh dari Balai Kota Sukabumi, insiden tersbut terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2025. Peristiwa ini berlangsung saat ribuan warga berkumpul merayakan malam pergantian tahun. Kronologi Insiden di Sukabumi Menurut keterangan saksi mata, insiden berlangsung sekitar […]

expand_less