Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA JAWA BARATGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama di tengah tekanan berat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026. Menghadapi defisit anggaran yang signifikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih jalur efisiensi anggaran Jawa Barat secara menyeluruh, termasuk memangkas pos belanja yang dinilai tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang paling menyita perhatian publik adalah pemangkasan anggaran jamuan tamu di Gedung Sate, Kota Bandung. Dalam sebuah video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Pemprov Jabar kini hanya menyediakan air putih bagi tamu yang datang.

“Jangan aneh kalau Anda bertamu atau pejabat manapun datang ke Gedung Sate, kami hanya menyediakan air putih saja,” ujar Dedi, Rabu (7/1/2026).

Jamuan Tamu Dipangkas, Anggaran Seremonial Dibatasi

Menurut Dedi, anggaran makan dan minum tamu yang sebelumnya mencapai Rp3,5 miliar per tahun kini dipangkas drastis menjadi hanya Rp500 juta. Dana tersebut pun hanya dialokasikan untuk dua agenda penting, yakni peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat.

Ia menegaskan, kegiatan seremonial tersebut tetap dipertahankan karena memiliki nilai kebangsaan dan identitas daerah. “Ini adalah spirit kebangsaan dan spirit Provinsi Jawa Barat,” tegasnya.

Langkah efisiensi ini diambil seiring kondisi fiskal Jawa Barat yang kehilangan hampir Rp3 triliun pada APBD 2026. Defisit tersebut berasal dari pengurangan Dana Bagi Hasil Pajak dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun serta beban pembangunan tahun 2025 senilai Rp600 miliar yang harus dibayar pada awal 2026.

Beban Berat APBD dan Efisiensi Personal Gubernur

Selain itu, APBD Jawa Barat juga dibebani utang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp600 miliar, biaya operasional Masjid Al Jabbar Rp50 miliar, serta operasional Bandara Kertajati sekitar Rp100 miliar per tahun.

Di tengah kondisi tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa efisiensi tidak hanya dilakukan pada level organisasi, tetapi juga secara personal. Ia menghapus anggaran baju dinas, kendaraan dinas, hingga meniadakan seluruh dana perjalanan dinas pemerintah yang sebelumnya mencapai Rp1,5 miliar. Bahkan, penggunaan listrik di sejumlah gedung Pemprov Jabar kini dimatikan untuk menekan pengeluaran.

Anggaran Infrastruktur Justru Dinaikkan

Menariknya, efisiensi anggaran Jawa Barat tidak berarti pemangkasan pembangunan. Dedi justru menaikkan alokasi anggaran yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama infrastruktur jalan.

“Alokasi jalan yang dulu Rp3,5 triliun, sekarang menyentuh Rp4,5 triliun. Bukannya turun, tapi naik,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi warga Jawa Barat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Menurutnya, pajak tersebut menjadi sumber pendapatan terbesar yang memungkinkan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Dengan pengelolaan anggaran yang ketat dan terarah, Pemprov Jawa Barat menargetkan perbaikan kualitas jalan, penerangan yang lebih baik, serta sistem drainase dan CCTV yang lebih tertata di berbagai wilayah. Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa efisiensi anggaran Jawa Barat diarahkan untuk memangkas kemewahan birokrasi, bukan hak masyarakat.

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mendatangi Kejaksaan Negeri dan Inspektorat di Kota Tasikmalaya serta Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026), dinilai sebagai upaya mendorong pencegahan korupsi sejak dini. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah, agenda tersebut dipandang sebagai bentuk penguatan sistem peringatan dini (early warning system) berbasis […]

  • Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – “Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan […]

  • 14 Proyek Infrastruktur Tasikmalaya Jadi Temuan BPK, Dugaan Kelebihan Bayar Capai Rp2 Miliar

    14 Proyek Infrastruktur Tasikmalaya Jadi Temuan BPK, Dugaan Kelebihan Bayar Capai Rp2 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BPK menemukan dugaan kelebihan pembayaran sekitar Rp2,067 miliar pada 14 proyek infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya. Pemkab memastikan rekomendasi auditor ditindaklanjuti.

  • Proyek Drainase Irigasi P3A Rp195 Juta di Copong Garut Rusak, Warga Protes

    Proyek Drainase Irigasi P3A Rp195 Juta di Copong Garut Rusak, Warga Protes

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Proyek drainase irigasi P3A senilai Rp195 juta di Copong Garut rusak setelah sekitar setahun, kualitas pekerjaan dipertanyakan.

  • Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Serba serbi Piala Dunia 2026 lengkap. Simak jadwal, format baru 48 tim, tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, stadion final, dan tim unggulan

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas. Camat […]

expand_less