Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA CIAMIS“Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”
Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan rumah tangga datang bersamaan.

Itulah gambaran yang kini tercermin dari data gangguan jiwa di Ciamis. Sepanjang tahun 2025, RSUD Kawali mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien dengan gangguan kejiwaan. Tekanan ekonomi dan konflik dalam rumah tangga disebut sebagai faktor pemicu utama tren tersebut.

148 Pasien Sepanjang 2025, Mayoritas Usia Produktif

Direktur RSUD Kawali, Evie Tiyanti, mengungkapkan bahwa selama 2025 pihaknya telah melayani 148 pasien gangguan jiwa. Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki dan berada pada rentang usia produktif, yakni 20 hingga 40 tahun.

“Jika dilihat dari tren bulanan, banyak pasien datang dengan diagnosis skizofrenia. Gejalanya meliputi halusinasi, perubahan perilaku, pikiran kacau, serta emosi yang tidak stabil. Faktor pemicu utamanya masih didominasi masalah ekonomi dan rumah tangga,” ujar Evie, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, tekanan hidup yang datang bertubi-tubi sering kali membuat seseorang kehilangan kemampuan mengelola stres, hingga akhirnya berdampak pada kesehatan mental.

Kapasitas Terbatas, Layani Pasien dari Luar Daerah

Evie menjelaskan, RSUD Kawali tidak hanya melayani warga Kabupaten Ciamis, tetapi juga menerima pasien rujukan dari luar daerah. Seluruh layanan kesehatan jiwa di rumah sakit ini dapat diakses oleh pasien pengguna BPJS Kesehatan.

“Saat ini kami memiliki delapan tempat tidur untuk pasien gangguan jiwa, terdiri dari empat ruang akut dan empat ruang tenang,” jelasnya.

Dengan keterbatasan kapasitas tersebut, rumah sakit harus melakukan penyesuaian layanan, terutama ketika jumlah pasien meningkat dalam waktu bersamaan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi fasilitas kesehatan daerah dalam merespons meningkatnya kasus gangguan jiwa di Ciamis.

Judi Online Bukan Faktor Dominan

Menanggapi isu maraknya gangguan jiwa akibat kecanduan judi online, Evie menegaskan bahwa faktor tersebut memang ada, namun tidak dominan. Berdasarkan data sepanjang 2025, hanya satu pasien yang tercatat memiliki dugaan gangguan jiwa akibat judi online.

“Mayoritas kasus tetap dipicu oleh tekanan ekonomi dan persoalan keluarga. Judi online bukan faktor utama di sini,” tegasnya.

Terkait penanganan medis, Evie menyebutkan bahwa metode dan durasi perawatan sangat bergantung pada tingkat keparahan kondisi pasien. Sebagian cukup menjalani rawat jalan, sementara pasien dengan kondisi berat memerlukan perawatan intensif melalui rawat inap.

“Penanganan sangat bervariasi, tergantung kondisi pasien saat pertama kali datang,” pungkasnya.

Meningkatnya pasien gangguan jiwa di Ciamis dan sekitarnya, khususnya pasien di RSUD Kawali ini dapat menjadi sinyal penting bahwa persoalan ekonomi dan ketahanan keluarga tidak bisa dipandang sebelah mata. Di sinilah nilai syukur, kerendahan hati, dan saling menguatkan dalam keluarga kembali menemukan relevansinya di tengah tekanan hidup yang kian kompleks. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Bermasalah Triliunan, Indikasi di Bank Plat Merah Pemprov Jabar

    Nilai Bermasalah Triliunan, Indikasi di Bank Plat Merah Pemprov Jabar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sorotan terhadap tata kelola Bank Plat Merah Jawa Barat menguat setelah muncul sejumlah temuan terkait potensi risiko keuangan bernilai triliunan rupiah.

  • Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA DUNIA – Situasi blokade Selat Hormuz masih jauh dari normal. Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, hanya empat kapal yang dilaporkan berhasil melintasi jalur strategis tersebut. Laporan media internasional menyebutkan satu kapal kontainer milik perusahaan Prancis CMA CGM serta tiga kapal tanker yang berafiliasi dengan Oman berhasil keluar dari Teluk. […]

  • Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Berita duka kembali mewarnai akhir pekan ini di Sukabumi, sebuah insiden kecelakaan terjadi di Cikukulu Sukabumi . Aksi tabrak lari melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak seorang anak sampai kehilangan nyawa di jalan raya, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dan keluarganya dalam kepedihan. Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi […]

  • Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sudah melapor sejak Januari 2026, Yani Rahmawati baru menjadi perhatian publik setelah video dugaan penganiayaan viral di media sosial.

  • Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Sidang kasus Resbob resmi digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (24/2/2026). Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob duduk sebagai terdakwa atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bermuatan permusuhan terhadap kelompok masyarakat berdasarkan etnis Sunda. Jaksa Penuntut Umum mendakwa Resbob melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya […]

  • Percepatan KDMP di Bogor

    Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 145
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah. Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu […]

expand_less