Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Proyek Drainase Irigasi P3A Rp195 Juta di Copong Garut Rusak, Warga Protes

Proyek Drainase Irigasi P3A Rp195 Juta di Copong Garut Rusak, Warga Protes

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA GARUT – Proyek drainase irigasi P3A di kawasan Copong, Kelurahan Kota Wetan, Kabupaten Garut, menuai protes setelah bangunan yang baru sekitar satu tahun selesai dibangun kini dilaporkan mengalami kerusakan.

Proyek yang disebut menelan anggaran sekitar Rp195 juta tersebut merupakan saluran air P3A yang digunakan untuk mendukung kebutuhan irigasi masyarakat. Namun, kondisi fisik bangunan saat ini justru menjadi sorotan karena sejumlah bagian terlihat mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan terutama terlihat pada bagian dinding bangunan yang mengalami retak-retak. Selain itu, lapisan plesteran juga tampak hancur dan mengelupas di sejumlah bagian.

Baru Sekitar Setahun, Sudah Rusak

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena usia bangunan relatif masih muda. Proyek drainase irigasi tersebut diketahui baru selesai dibangun sekitar satu tahun lalu.

Kerusakan yang muncul dalam waktu relatif singkat kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai ketahanan konstruksi serta kualitas pekerjaan yang dilakukan.

Di lapangan, kerusakan pada dinding dan plesteran menjadi bagian yang paling terlihat. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memengaruhi fungsi saluran apabila kerusakan terus berkembang.

Dugaan Kualitas Material Dipertanyakan

Muncul dugaan bahwa kerusakan tersebut berkaitan dengan kualitas campuran material yang digunakan dalam pembangunan.

Dugaan itu muncul karena bangunan dinilai belum terlalu lama digunakan, tetapi sejumlah bagian fisiknya sudah mengalami kerusakan.

Namun demikian, dugaan mengenai kualitas material tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis. Tidak bisa serta-merta disimpulkan bahwa kerusakan disebabkan oleh kualitas material sebelum dilakukan pengecekan terhadap spesifikasi pekerjaan, konstruksi, maupun kondisi saluran di lapangan.

Jika kualitas material maupun pelaksanaan pekerjaan memang tidak sesuai standar teknis, kondisi tersebut tentu perlu menjadi perhatian karena proyek menggunakan anggaran publik.

Gerusan Air hingga Perubahan Cuaca Jadi Sorotan

Selain dugaan kualitas material, daya tahan fisik bangunan juga menjadi persoalan yang perlu diperiksa.

Sebagai saluran irigasi, konstruksi tersebut secara langsung berhadapan dengan aliran dan gerusan air. Perubahan cuaca juga dapat memberikan tekanan terhadap struktur bangunan dari waktu ke waktu.

Karena itu, pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan yang terjadi berkaitan dengan kualitas material, metode pelaksanaan pekerjaan, kondisi lingkungan, atau faktor lainnya.

Dengan nilai proyek sekitar Rp195 juta, masyarakat tentu berharap pembangunan infrastruktur irigasi tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, bukan justru membutuhkan perbaikan dalam waktu relatif singkat.

Kondisi proyek drainase irigasi P3A di Copong Kabupaten Garut tersebut kini menjadi perhatian dan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan pihak berwenang agar penyebab kerusakan serta kualitas pekerjaan dapat diketahui secara objektif. (kh)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

    Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Merosotnya adab siswa menjadi bukti gagalnya sistem pendidikan sekuler dalam memuliakan guru dan akhlak.

  • Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai. Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara […]

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya IPSI Cup

    Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam membina olahraga sekaligus melestarikan budaya kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X yang digelar di Gedung Olahraga Sukapura, Senin (29/12/2025). Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, hadir langsung memberikan dukungan dan motivasi kepada para pesilat muda yang mengikuti Kejuaraan Alpen Pencak […]

  • Nilai Bermasalah Triliunan, Indikasi di Bank Plat Merah Pemprov Jabar

    Nilai Bermasalah Triliunan, Indikasi di Bank Plat Merah Pemprov Jabar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sorotan terhadap tata kelola Bank Plat Merah Jawa Barat menguat setelah muncul sejumlah temuan terkait potensi risiko keuangan bernilai triliunan rupiah.

  • Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    Proyek Mangkrak di Sukabumi: Gedung Rp181 Miliar Terbengkalai.

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Proyek mangkrak di Sukabumi, sebuah gedung megah enam lantai yang dibangun menggunakan anggaran lebih dari Rp181 miliar dari APBD Kabupaten Sukabumi hingga kini belum juga difungsikan. Alih-alih menjadi pusat pelayanan publik modern, bangunan yang berdiri di Jalan Jenderal A. Yani, Kompleks GOR Palabuhanratu, itu justru terbengkalai dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. […]

  • Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    Kabar Terkini Perceraian Ridwan Kamil

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Kabar mengenai perceraian Ridwan Kamil resmi berakhir setelah Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya, Rabu 7 Januari 2026. Sidang perceraian tersebut digelar secara e-court. Dengan putusan ini, rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat tersebut secara hukum dinyatakan berakhir. Proses persidangan berlangsung tanpa kehadiran publik, sesuai […]

expand_less