Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

Pantai Talanca penuh Sampah Kain, Citra Wisata Sukabumi Dipertaruhkan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIPantai Talanca yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kawasan wisata pesisir yang sempat viral beberapa tahun lalu itu lagi-lagi dipenuhi tumpukan sampah kain yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Pantai Talanca, yang terletak di Desa Loji, sebelumnya pernah masuk daftar pantai terkotor di Indonesia versi Pandawara Group. Saat itu, Pantai Talanca bersama Pantai Cibutun di Desa Sangrawayang disebut berada di peringkat keempat akibat gunungan sampah yang mencemari pesisir. Aksi bersih-bersih besar-besaran sempat dilakukan pada 2023 dengan melibatkan ribuan orang dan diinisiasi oleh TNI AD.

Sampah Kain Kembali Muncul di Pesisir

Pantauan di lapangan menunjukkan, potongan kain bekas kembali mendominasi jenis sampah yang mengotori Pantai Talanca. Sampah tersebut terlihat menumpuk dan menyebar di area pesisir, menciptakan pemandangan yang kontras dengan potensi keindahan alam pantai selatan Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa persoalan sampah kain tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, masalah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut citra pariwisata daerah dan kesehatan lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan pembersihan. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sampah kain masih menjadi jenis sampah yang paling dominan dan sulit ditangani.

Sumber Sampah Masih Jadi Teka-teki

Fenomena sampah kain di Pantai Talanca bukan kejadian baru. Pada 2023 lalu, pemerintah daerah sempat melakukan penelusuran menyusuri aliran Sungai Cimandiri untuk mencari sumber sampah yang diduga hanyut ke laut. Namun hingga kini, asal-usul tumpukan kain tersebut belum terungkap secara jelas.

Ali Iskandar menyebut, upaya penelusuran sebelumnya belum membuahkan hasil yang pasti. Karena itu, Dinas Pariwisata berencana melengkapi data terbaru di lapangan dan membandingkannya dengan kejadian serupa di masa lalu. Hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk menentukan langkah lanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan sampah kain membutuhkan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, aparat TNI, Polri, serta dukungan masyarakat dan pelaku usaha.

Harga Diri Daerah Wisata

Ali menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh berlarut-larut. Ia menilai kebersihan pantai merupakan bagian dari harga diri daerah wisata. Jika dibiarkan, masalah ini berpotensi merusak kepercayaan wisatawan dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat pesisir.

“kabersihan téh cerminan budi pekerti, “Lamun alam diraksa babarengan, mangpaatna bakal karasa ku sadayana.(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayap bangkai pesawat menimpa rumah warga

    Puting Beliung di Kemang Bogor Terbangkan Sayap Bangkai Pesawat, puluhan Rumah Warga Rusak.

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wartaloka. Berita Bogor – Peristiwa puting beliung di Kemang, Bogor, Jawa Barat, menghebohkan warga pada Senin (29/12/2025) siang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu bukan hanya merusak puluhan bangunan, tetapi juga menerbangkan sayap pesawat bekas dari lokasi penampungan atau yang dikenal sebagai kuburan pesawat, hingga menimpa rumah warga. Puting beliung tersebut terjadi di Desa […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Proyek Revitalisasi Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar semestinya menjadi proyek rutin yang berjalan sesuai prosedur: tender transparan, pelaksanaan diawasi, pembayaran berdasarkan progres pekerjaan. Selesai. Namun, fakta yang terungkap justru memunculkan serangkaian indikasi korupsi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa […]

  • Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswi hilang dari Universitas Mayasari Bakti, Kota Tasikmalaya

  • Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Hasil akhir PSM Makassar vs Persib Bandung berakhir 1-2. Julio Cesar jadi pahlawan kemenangan Persib lewat gol dramatis di injury time.

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya IPSI Cup

    Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam membina olahraga sekaligus melestarikan budaya kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X yang digelar di Gedung Olahraga Sukapura, Senin (29/12/2025). Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, hadir langsung memberikan dukungan dan motivasi kepada para pesilat muda yang mengikuti Kejuaraan Alpen Pencak […]

  • Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – “Pamaréntah kudu bisa dipeunteun ku rahayat, lain ukur ku angka tapi ku mangpaatna.”Pepatah Sunda itu mengandung pesan kuat: pembangunan harus terus didorong, namun tetap diawasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja […]

expand_less