Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Demo di Tasikmalaya, Kinerja Pemerintah Kota Jadi Sorotan Publik

Demo di Tasikmalaya, Kinerja Pemerintah Kota Jadi Sorotan Publik

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Aksi demo di Tasikmalaya kembali terjadi di depan Bale Kota Tasikmalaya, Senin (9/2/2026). Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi organisasi kemasyarakatan menggelar unjuk rasa sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dinilai belum menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat.


Massa aksi membawa spanduk berisi tuntutan serta menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dalam aksinya, massa juga melakukan pembakaran ban di ruas jalan depan Bale Kota, sebagai simbol kekecewaan atas kinerja pemerintah daerah yang dianggap masih jauh dari harapan publik.


Aksi demo di Tasikmalaya ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif. Meski sempat terjadi ketegangan berupa aksi saling dorong antara massa dan petugas, kondisi dapat dikendalikan setelah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung untuk berdialog dengan peserta aksi.


Evaluasi Setahun Kepemimpinan Jadi Tuntutan Utama


Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Tasikmalaya, Muamar Khadapi, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk evaluasi atas hampir satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya. Ia menilai berbagai program yang dijalankan pemerintah kota masih bersifat seremonial dan belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.


Menurutnya, hingga saat ini masyarakat belum merasakan dampak nyata dari kebijakan yang dijanjikan, terutama dalam sektor pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan. Ia juga meminta agar kepala daerah tidak alergi terhadap kritik serta membuka ruang dialog yang lebih substansial dengan masyarakat.


“Demo di Tasikmalaya ini adalah bentuk kepedulian kami. Kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tapi sebagai alarm agar pemerintah lebih peka terhadap kondisi riil warga,” ujarnya.


Kritik Layanan Publik hingga Persoalan Sosial


Selain menyoroti kepemimpinan, massa aksi juga mengangkat berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota. Beberapa di antaranya adalah persoalan pelayanan BPJS Kesehatan yang disebut banyak dinonaktifkan, maraknya bangunan tanpa izin, bangunan di sempadan sungai, hingga persoalan parkir liar yang dinilai tidak tertangani secara serius.


Ketua Arkilyz, Rifki Firdaus, menilai data kemiskinan dan pengangguran yang disampaikan pemerintah belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Ia menyebut masih banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi serta menghadapi hambatan dalam mengakses layanan administrasi publik.


Menurut Rifki, dialog yang dilakukan antara perwakilan OPD dan massa aksi belum menghasilkan solusi konkret. Oleh karena itu, pihaknya mengancam akan kembali menggelar demo di Tasikmalaya dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tidak ada evaluasi dan perbaikan nyata dalam waktu dekat.


Fenomena Demo sebagai Alarm Demokrasi Lokal


Fenomena demo di Tasikmalaya bukanlah hal baru. Dalam beberapa waktu terakhir, aksi serupa kerap terjadi sebagai bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. Sejumlah kalangan menilai hal ini sebagai alarm demokrasi lokal yang menunjukkan adanya jarak antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Wali Kota Tasikmalaya terkait tuntutan massa aksi. Namun, perwakilan OPD yang hadir menyatakan akan menampung seluruh aspirasi untuk disampaikan kepada pimpinan daerah.


Massa aksi menegaskan tetap menghormati kondisi wali kota yang dikabarkan tengah menjalani perawatan kesehatan. Meski demikian, mereka memastikan suara evaluasi kinerja akan terus disuarakan demi mendorong perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada masyarakat. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    Gangguan Jiwa di Ciamis Meningkat, RSUD Kawali Simpulkan Faktor Penyebabnya.

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – “Hirup kudu loba syukur jeung ulah luhur teuing hate, sabab hirup mah sok aya waktuna naék jeung turun.”Pepatah Sunda itu mengingatkan bahwa rasa syukur dan sikap tawadlu kerap menjadi penyangga batin saat hidup berada dalam tekanan. Namun realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua orang mampu bertahan ketika beban ekonomi dan persoalan […]

  • Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    Terminal Bubulak Bogor Disorot Wali Kota

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan inspeksi langsung ke Terminal Bubulak pascahujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Rabu (31/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi terminal yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sekaligus memastikan fungsi infrastruktur berjalan optimal. Saat berkeliling di area terminal, Dedie Rachim menemukan adanya […]

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    Idul Fitri 1447 Hijriah: Kemenangan Sejati Bukan Soal Kemewahan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Setelah sebulan penuh menjalani tempaan spiritual di bulan Ramadan, umat Muslim akhirnya tiba pada sebuah titik yang disebut sebagai kemenangan. Namun, kemenangan ini bukan sekadar perayaan seremonial atau tradisi tahunan. Lebih dari itu, Idul Fitri adalah refleksi dari perjalanan batin yang sarat makna. Ramadan telah mengajarkan […]

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Penghargaan Guru di HGN 2025

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Penghargaan Guru di HGN 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bogor. Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kabupaten Bogor menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para insan pendidikan. Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa, pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor, yang digelar […]

  • langit italia merah - fenomena alam langka

    Fenomena Langka! Langit Italia Terlihat Merah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 55
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Sebuah pemandangan langka sekaligus memukau terjadi di Eropa pada Selasa (12/11/2025). Langit Italia terlihat merah ketika aurora borealis berwarna menyala melintas di atas kawasan Pegunungan Alpen, termasuk di sekitar Gunung Matterhorn, Lembah Aosta. Fenomena ini mencuri perhatian warga hingga viral di berbagai platform media sosial, karena warna aurora yang muncul jauh berbeda dari […]

expand_less