Visi Andi Ibo: Penguatan Komunias Seni Kota Tasikmalaya
- account_circle Admin Wartaloka
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartaloka.com, BERITA. Musisi seniorAndi Ibo, saat ini sedang mengikuti proses pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030.
Di usianya yang kini 55 tahun, Andi Ibo menyatakan ingin berkontribusi nyata bagi pengembangan seni di kota kelahirannya setelah bertahun-tahun berkarya di Jakarta.
Salah satu poin utama dalam visinya adalah memperjuangkan kesejahteraan seniman, termasuk akses healthcare seperti program BPJS untuk seniman yang sakit. Menurut Andi, kesehatan seniman adalah dasar penting dan harus diperlakukan sebagai hak, bukan sekadar belas kasihan.
Andi mengusung tiga misi untuk DKKT: Ngahudangkeun (membangkitkan), Ngamumule (melestarikan), dan Ngaguyubkeun (merajut kebersamaan). Ia ingin DKKT menjadi wadah inklusif bagi seniman, bukan sekedar organisasi formal, melainkan rumah bagi kreator agar dapat tumbuh bersama.
Dalam langkah awal kepemimpinannya, Andi berencana meluncurkan “Tasik Bergerak” sebagai program 100 hari pertama. Program ini mencakup pendataan seniman, open house tanpa protokol resmi, kalender seni tahunan, dan ruang kolaborasi.
Lebih jauh, Andi juga berambisi membangun Tasik Creative Hub: pusat kreatif fisik yang akan menampung studio musik, galeri, ruang latihan, dan fasilitas kreatif lain sebagai markas kegiatan seni lokal.
Sadar generasi muda adalah kunci regenerasi kesenian, Andi menyebut program “GEN-Z Seni Tasik” sebagai bagian dari strategi mempertemukan talenta muda dengan mentor dan panggung yang tepat.
Dalam era digital, ia ingin menggabungkan tradisi dan teknologi: program seperti YouTube Seni Tasik, TikTok kreatif, marketplace karya seni, dan dokumentasi digital menjadi bagian dari strateginya agar seniman bisa hidup dari karya mereka.
Pada akhirnya, Andi mengungkapkan bahwa mimpinya bukan hanya menjaga warisan seni Tasikmalaya, tetapi menciptakan masa depan: “Kita tidak hanya menjaga warisan. Kita melahirkan masa depan.” (AR)
- Penulis: Admin Wartaloka
