Kota Bandung: Salat Id dan Open House Perdana
- account_circle KangHasan
- calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sesuatu yang berbeda dalam perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Untuk pertama kalinya, kawasan Plaza Balai Kota Bandung akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Salat Id sekaligus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat dalam kegiatan “open house”.
Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menjelaskan bahwa konsep ini merupakan upaya menghadirkan suasana Lebaran yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membuka akses publik ke pusat pemerintahan secara lebih luas.
Menurut Farhan, selama ini kawasan Plaza Balai Kota belum pernah dimanfaatkan sebagai lokasi Salat Id. Karena itu, pelaksanaan tahun ini menjadi momentum perdana yang diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi warga Kota Bandung.

“Ini pertama kalinya kami menggelar Salat Id di kawasan balai kota. Kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus membuka ruang silaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya.
Konsep Ibadah dan Silaturahmi Jadi Satu
Pelaksanaan Salat Id di Plaza Balai Kota Bandung tidak hanya berfokus pada ibadah semata. Pemerintah Kota Bandung juga merangkainya dengan kegiatan open house yang memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan jajaran pemerintah daerah.
Konsep ini dinilai sebagai langkah inovatif dalam mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan warganya. Setelah pelaksanaan Salat Id, masyarakat dapat bersilaturahmi, saling bermaafan, serta merasakan suasana Lebaran yang lebih hangat dan inklusif.
Selain itu, lokasi yang berada di pusat kota dinilai strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai wilayah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam perayaan Idulfitri tahun ini.
Menunggu Penetapan Resmi 1 Syawal
Meski lokasi telah dipastikan, jadwal pasti pelaksanaan Salat Id tetap menunggu hasil sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Penentuan tersebut menjadi acuan resmi bagi umat Muslim di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.
Pemerintah Kota Bandung memastikan akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait penetapan hari raya, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan serentak dan tertib.
Terbuka untuk Umum
Farhan menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Siapa pun dipersilakan untuk hadir, baik untuk mengikuti Salat Id maupun sekadar bersilaturahmi dalam suasana Lebaran.
“Tempatnya terbuka, jadi siapa saja boleh datang,” tegasnya.
Dengan konsep yang menggabungkan ibadah dan kebersamaan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap perayaan Idulfitri tahun 2026 dapat menjadi momen yang lebih bermakna. Tidak hanya sebagai hari kemenangan umat Muslim, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial antara pemerintah dan masyarakat.
Langkah ini sekaligus mencerminkan semangat keterbukaan dan pelayanan publik yang lebih humanis, di mana balai kota tidak lagi sekadar menjadi pusat administrasi, tetapi juga ruang bersama bagi seluruh warga. (KH)
- Penulis: KangHasan
