Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan parkir selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran parkir, khususnya di kawasan fasilitas publik dan destinasi wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.

Kebijakan yang diterapkan adalah patroli dan monitoring parkir setiap hari, disertai penindakan terhadap pelanggaran, baik yang dilakukan oleh kendaraan umum, travel, maupun juru parkir tidak resmi. Penertiban ini bertujuan menjaga ketertiban lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama libur Nataru.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan langsung kebijakan tersebut. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh jajaran Dishub Kota Bandung, bekerja sama dengan kepolisian dan Satgas Saber Pungli untuk penanganan pelanggaran tertentu.

Patroli dilakukan setiap hari selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pernyataan ini disampaikan Rasdian saat ditemui di Sport Jabar Arcamanik, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pengawasan difokuskan di sejumlah titik rawan pelanggaran parkir, di antaranya:

  • Jalan Dipati Ukur
  • Jalan Teuku Umar
  • Kawasan Jalan Asia Afrika

Lokasi-lokasi tersebut merupakan kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi, baik sebagai pusat aktivitas publik, pendidikan, maupun destinasi wisata favorit selama libur akhir tahun.

Menurut Rasdian, peningkatan patroli dilakukan karena tingginya potensi pelanggaran parkir seiring melonjaknya mobilitas masyarakat. Salah satu temuan Dishub adalah adanya travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

“Selama Nataru ini kami pastikan ada patroli dan monitoring setiap hari. Kemarin kami temukan di wilayah Dipati Ukur–Teuku Umar, ada travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai perjanjian. Padahal mereka sudah membuat pernyataan,” ujar Rasdian.

Selain itu, kawasan Asia Afrika menjadi perhatian khusus karena tingkat pergerakan orang yang sangat tinggi. Berdasarkan data Dishub, jumlah pergerakan masyarakat di kawasan tersebut bisa mencapai puluhan ribu orang dalam satu hari.

Rasdian menegaskan bahwa Dishub tidak akan ragu menindak setiap pelanggaran yang ditemukan. Penindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku, terutama jika pelanggaran dilakukan oleh pihak yang telah menandatangani kesepakatan sebelumnya.

“Kalau dilanggar, tentu ada konsekuensinya. Kita terapkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk parkir yang tidak sesuai peruntukan, petugas di lapangan akan langsung melakukan penertiban dan memberikan pemahaman kepada pengendara agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.

Terkait keberadaan juru parkir (jukir) liar, Rasdian menjelaskan bahwa Dishub hanya memiliki kewenangan melakukan pembinaan terhadap jukir resmi. Sementara itu, penindakan terhadap jukir liar dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian.

“Selama Nataru ini kami pastikan ada patroli dan monitoring setiap hari. Kemarin kami temukan di wilayah Dipati Ukur–Teuku Umar, ada travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai perjanjian. Padahal mereka sudah membuat pernyataan,” ujar Rasdian.

Selain itu, kawasan Asia Afrika menjadi perhatian khusus karena tingkat pergerakan orang yang sangat tinggi. Berdasarkan data Dishub, jumlah pergerakan masyarakat di kawasan tersebut bisa mencapai puluhan ribu orang dalam satu hari.

Rasdian menegaskan bahwa Dishub tidak akan ragu menindak setiap pelanggaran yang ditemukan. Penindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku, terutama jika pelanggaran dilakukan oleh pihak yang telah menandatangani kesepakatan sebelumnya.

“Kalau dilanggar, tentu ada konsekuensinya. Kita terapkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk parkir yang tidak sesuai peruntukan, petugas di lapangan akan langsung melakukan penertiban dan memberikan pemahaman kepada pengendara agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.

Terkait keberadaan juru parkir (jukir) liar, Rasdian menjelaskan bahwa Dishub hanya memiliki kewenangan melakukan pembinaan terhadap jukir resmi. Sementara itu, penindakan terhadap jukir liar dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA Dideklarasikan, Babak Baru Hubungan Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    SWAKKA Dideklarasikan, Babak Baru Hubungan Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA — Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026), menjadi penanda babak baru dalam membangun sinergi media dengan pemerintah di wilayah Priangan Timur. Forum yang dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, penegak hukum, serta tokoh masyarakat itu tidak sekadar seremoni pembentukan komunitas. Lebih dari itu, kegiatan […]

  • tragedi bulying di sukabumi

    Buntut Tragedi Bulying di Sukabumi, Guru dan Siswa Turut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 207
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Tragedi dugaan bulying di Kabupaten Sukabumi kembali mencuat setelah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial A (14) ditemukan meninggal di rumahnya di Kecamatan Cikembar pada Selasa, 28 Oktober 2025. Siswi kelas VIII itu diduga mengalami tekanan sosial di sekolahnya sebelum mengakhiri hidup, sehingga kepolisian kini membuka penyelidikan menyeluruh. Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, […]

  • Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat untuk membantu warga terdampak Bencana Bantargadung Sukabumi dengan menyalurkan Bantuan Sewa Rumah bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan pergerakan tanah. Bantuan tersebut diberikan kepada warga Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah dalam beberapa waktu terakhir. […]

  • Persib Vs Persija di GBLA Polda Jabar siapkan Pengamanan Khusus.

    Persib Vs Persija di GBLA Polda Jabar siapkan Pengamanan Khusus.

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Polda Jawa Barat mengambil alih langsung komando pengamanan laga Persib Vs Persija yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Langkah ini ditempuh untuk memastikan duel bertajuk El Clasico Indonesia tersebut berjalan aman dan kondusif tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi […]

  • Pro kontra Galian Pasir Cikalong Begini Kata Tokoh Masyarakat

    Pro kontra Galian Pasir Cikalong Begini Kata Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Galian pasir Cikalong tak hanya soal lingkungan. Warga menyoroti sisi ekonomi dan pendangkalan muara yang perlu dilihat secara utuh.

  • Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    Isu Superflu di Bandung Bikin Resah, Wali Kota Sampaikan Himbauan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Isu kasus superflu di Bandung yang belakangan ramai diperbincangkan membuat sebagian masyarakat resah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta warga tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan. Farhan menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi secara resmi di Kota Bandung. Informasi tersebut ia sampaikan saat menghadiri […]

expand_less