Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

Aktivitas Geng Motor Masih Marak di Jawa Barat, Ini Penjelasan Kapolda

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGKapolda Jawa Barat Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa aktivitas geng motor di wilayah Jawa Barat bukan persoalan baru. Fenomena ini, menurutnya, telah berlangsung menahun dan berulang dari tahun ke tahun dengan pola yang nyaris sama. Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu utama yang membuat aksi geng motor terus muncul di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Rudi Setiawan saat rilis akhir tahun di Mapolda Jawa Barat, Senin malam (29/12/2025). Ia bahkan menyinggung pengalamannya saat menjabat Kapolres Indramayu lebih dari satu dekade lalu, ketika isu geng motor sudah ramai dibicarakan.

“Saya pernah menjadi Kapolres Indramayu tahun 2010 atau 2011. Waktu itu sudah ribut soal geng motor. Sekarang saya kembali ke sini, persoalannya masih sama,” ujarnya.

Masalah Menahun, Dipicu Faktor Ekonomi

Menurut Kapolda, aktivitas geng motor tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial yang lebih luas, khususnya kondisi ekonomi masyarakat. Banyak pelaku geng motor berasal dari latar belakang keluarga dengan keterbatasan ekonomi, putus sekolah, dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Kondisi tersebut membuat mereka rentan mencari pengakuan di luar lingkungan positif, salah satunya melalui kelompok geng motor. “Kalau ekonomi baik, orang sibuk bekerja, sibuk sekolah, ruang untuk terlibat geng motor itu semakin kecil,” kata Rudi.

Ia menegaskan, persoalan geng motor bukan semata-mata urusan kepolisian, melainkan masalah bersama yang harus disikapi secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.

Maklumat Kapolda dan Peran Masyarakat

Sebagai respons, Kapolda Jawa Barat mengeluarkan maklumat berisi instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian. Anggota polisi diwajibkan melakukan pemberantasan, pencegahan, dan penindakan terhadap aktivitas geng motor. Namun, penindakan saja dinilai tidak cukup.

Rudi menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama dalam memberikan informasi terkait keberadaan dan pergerakan geng motor di lingkungan masing-masing. “Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor. Ini demi keamanan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengaku terus menyampaikan arahan kepada para kapolres agar strategi penanganan tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga upaya pencegahan sejak dini.

Pencegahan Dimulai dari Keluarga

Kapolda menyebutkan, sepanjang kepemimpinannya, pengungkapan kasus geng motor telah dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Bandung, Cimahi, Sumedang, hingga Indramayu. Namun ia mengingatkan bahwa karakteristik geng motor selalu berkembang dan bisa muncul kembali jika akar masalahnya tidak ditangani.

“Ini persoalan kita bersama. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar, sampai kelompok-kelompok sosial lainnya,” katanya.

Rudi juga mengajak para orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak-anak mereka. Jika ada anggota keluarga yang terindikasi terlibat geng motor, diharapkan segera diarahkan dan dihentikan aktivitasnya sebelum terlambat.

Lingkungan jeung atikan akhlak di jero kulawarga kacida pentingna dijaga, sangkan sumebarna aktivitas geng motor bisa diminimalisir.”(KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • tragedi bulying di sukabumi

    Buntut Tragedi Bulying di Sukabumi, Guru dan Siswa Turut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 56
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Tragedi dugaan bulying di Kabupaten Sukabumi kembali mencuat setelah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial A (14) ditemukan meninggal di rumahnya di Kecamatan Cikembar pada Selasa, 28 Oktober 2025. Siswi kelas VIII itu diduga mengalami tekanan sosial di sekolahnya sebelum mengakhiri hidup, sehingga kepolisian kini membuka penyelidikan menyeluruh. Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, […]

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • 3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    3 Pekan Tanpa Jawaban, Pedagang Pasar Cikurubuk Bersiap Gelar Aksi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kekecewaan para Pedagang di Pasar Cikurubuk terhadap pemerintah daerah disebut semakin meningkat. Setelah hampir tiga pekan sejak surat resmi disampaikan kepada Wali Kota Tasikmalaya, para pedagang mengaku belum menerima tanggapan dari pemerintah kota. Situasi tersebut mendorong para pedagang bersama sejumlah elemen masyarakat menyiapkan langkah lanjutan berupa aksi massa yang direncanakan berlangsung […]

  • Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    Persib Vs Persija Memanas! Duel Gengsi El Clasico Indonesia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pertandingan Persib Vs Persija kembali menjadi sorotan utama publik sepak bola nasional. Duel yang kerap dijuluki El Clasico Indonesia ini tidak sekadar memperebutkan tiga poin, tetapi juga menyangkut gengsi, harga diri, dan dominasi dua klub dengan basis suporter terbesar di Tanah Air. Menjelang laga krusial tersebut, perhatian publik tertuju pada prediksi […]

  • Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    Serapan APBD Tertinggi Nasional, Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Jawa Barat Lebih Terasa

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – “Pamaréntah kudu bisa dipeunteun ku rahayat, lain ukur ku angka tapi ku mangpaatna.”Pepatah Sunda itu mengandung pesan kuat: pembangunan harus terus didorong, namun tetap diawasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatatkan kinerja […]

  • Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Alhamdulillah, libur Nataru di Kota Bandung lumangsung aman, tertib, jeung masarakat tiasa wisata kalayan raoseun,” ungkapan syukur itu mencerminkan kondisi pariwisata Kota Bandung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Jumlah kunjungan wisatawan tercatat melampaui prediksi awal dan memberi sinyal positif bagi pencapaian target wisata Bandung ke depan. Kepala Dinas […]

expand_less