Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka
- account_circle KangHasan
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, Berita Nasional. Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggegerkan warga sekolah pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 54 orang terluka, sebagian di antaranya mengalami luka cukup serius. Peristiwa ledakan di masjid sekolah Jakarta Utara tersebut terjadi ketika masjid dipenuhi siswa, guru, dan staf sekolah yang tengah beribadah.
Menurut kesaksian di lokasi, ledakan saat salat Jumat di SMAN 72 terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, ketika khatib hampir menyelesaikan khotbah dan hendak memanjatkan doa. Suara dentuman keras secara tiba-tiba memicu kepanikan di dalam masjid. Banyak jemaah langsung berlarian menyelamatkan diri, sementara sejumlah korban tergeletak akibat serpihan dan dampak ledakan.Seorang saksi mata berinisial Rk mengatakan, sumber ledakan SMAN 72 Kelapa Gading berasal dari pengeras suara yang berada di pilar tengah masjid. Rk mengaku berada di teras masjid saat kejadian sehingga selamat dari luka berat. Namun, ia menyebut banyak temannya yang duduk di bagian tengah masjid mengalami luka parah akibat ledakan tersebut.
Tiga Kali Ledakan dan Bau Zat Kimia Menyengat
Tidak hanya satu kali, saksi menyebut ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara terjadi sebanyak tiga kali dalam waktu yang berdekatan. Setelah ledakan pertama di dalam masjid, dua ledakan susulan terdengar ketika sebagian jemaah sudah berhamburan keluar dari area masjid sekolah.
RK menuturkan, saat dirinya membantu korban luka ringan menuju Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ia masih mendengar dua suara dentuman lainnya. Ledakan susulan tersebut diduga berasal dari samping masjid dan area kantin SMAN 72. Situasi sekolah pun berubah menjadi sangat kacau, dengan teriakan minta tolong terdengar dari berbagai arah.
Selain suara ledakan, para saksi juga mencium bau menyengat seperti zat kimia setelah kejadian. Bau tersebut semakin menambah kepanikan warga sekolah yang khawatir akan adanya ledakan lanjutan di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading. Guru dan staf sekolah segera mengambil inisiatif mengevakuasi siswa menjauh dari lokasi kejadian.
Dalam insiden ledakan sekolah di Jakarta Utara ini, korban luka ringan mendapatkan pertolongan pertama di UKS, sementara korban luka berat langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat. Pihak sekolah kemudian meminta seluruh siswa untuk meninggalkan area sekolah demi alasan keselamatan.
Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Adalah Siswa Sekolah
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menyatakan bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading adalah seorang siswa sekolah tersebut. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat malam setelah aparat melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Menurut Kapolri, terduga pelaku mengalami luka serius akibat ledakan dan telah menjalani tindakan operasi medis. Saat ini, Polda Metro Jaya bersama Densus 88 masih mendalami identitas, latar belakang keluarga, lingkungan pergaulan, serta motif pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan motif pasti di balik ledakan masjid SMAN 72 tersebut. Aparat memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap apakah ada faktor psikologis, lingkungan, atau penyebab lain yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Kasus ledakan di sekolah Jakarta Utara ini menjadi perhatian luas masyarakat karena terjadi di lingkungan pendidikan dan saat kegiatan ibadah berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyelidikan resmi. (KH)
- Penulis: KangHasan
