TNI Buka Suara soal Video Viral Karangjaya Cineam, Klaim Peristiwa tersebut Hoaks
- account_circle KangHasan
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M Imvan Ibrahim, membantah narasi yang beredar dalam video viral yang menyebut terjadi tindakan represif terhadap petani dan situasi darurat agraria di Desa Karangjaya, Cineam Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Dandim, potongan video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Kami sampaikan bahwa potongan video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat itu tidak ada penggusuran ataupun pengrusakan terhadap tanaman yang dimiliki masyarakat,” kata Letkol Imvan Ibrahim, Minggu (21/6/2026).
Berita sebelumnya:
Viral, Petani Cineam Mengaku Diminta Tinggalkan Lahan Eks HGU, TNI Beri Respons
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas video yang sebelumnya viral dan memicu perbincangan publik terkait aktivitas aparat TNI di kawasan lahan yang menjadi sorotan.
TNI Sebut Kegiatan Hanya Pembersihan Lahan
Dandim menjelaskan bahwa kehadiran personel TNI di lokasi bukan untuk melakukan penggusuran maupun penertiban petani.
Menurutnya, prajurit yang berada di lokasi saat itu sedang melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi penempatan Batalyon TP di wilayah Tasikmalaya.
Ia menegaskan kegiatan tersebut hanya berupa pembersihan area dan tidak menyasar tanaman produktif milik masyarakat.
Status Lahan Disebut Sudah Clear and Clean
Kodim 0612/Tasikmalaya juga menjelaskan bahwa lahan yang menjadi objek perdebatan telah ditetapkan oleh Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut keterangan Dandim, kawasan tersebut telah memiliki status yang dinyatakan clear and clean sehingga dapat digunakan untuk kepentingan penempatan Batalyon TP.
Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi mengenai status lahan yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Bantah Narasi Ratusan TNI Datang ke Lokasi
Selain membantah adanya penggusuran, Dandim juga meluruskan informasi mengenai jumlah personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia menyebut personel yang hadir di lokasi hanya berjumlah 18 orang.
Jumlah tersebut berbeda dengan narasi yang beredar di media sosial yang menyebut ratusan anggota TNI mendatangi lokasi untuk menggusur petani.
Situasi Karangjaya Diklaim Kondusif
Kodim 0612/Tasikmalaya memastikan kondisi di Desa Karangjaya saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.
Pihak TNI disebut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat guna mencegah terjadinya kesalahpahaman.
Melalui klarifikasi tersebut, Kodim berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh potongan video maupun informasi yang belum terverifikasi secara utuh.
Sementara itu, isu mengenai lahan di Karangjaya masih menjadi perhatian publik. Berbagai pihak diharapkan dapat mengedepankan dialog dan penyampaian informasi yang akurat agar situasi tetap kondusif. (kh)
Petani Cineam,Darurat Agraria Tasikmalaya,Lahan Eks HGU Tasikmalaya,Video Viral Karangjaya,Dandim 0612 Tasikmalaya
- Penulis: KangHasan
