Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNG BARATPemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan persiapan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi lanjutan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa serta meminimalkan risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut masih dinilai rawan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan relokasi akan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan zonasi wilayah yang mencakup zona terdampak, zona terancam, dan zona aman. Pemetaan ini menjadi dasar utama dalam menentukan warga yang harus direlokasi maupun yang diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

“Kami lakukan pendataan wilayah berdasarkan zona merah dan zona kuning. Pada hari ini sudah ada sebagian warga yang diperbolehkan pulang dan selanjutnya akan kami lakukan pendataan ulang,” ujar Jeje, Jumat (30/1/2026).

Menurut Jeje, pendekatan berbasis zonasi penting agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat desa, serta unsur teknis lainnya untuk memastikan akurasi data lapangan.

Pendataan Ulang dan Penilaian Risiko Rumah Warga

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menerima data awal terkait kondisi rumah warga yang terdampak longsor. Data tersebut mencakup klasifikasi rumah yang masuk kategori rusak berat, terancam, hingga dinyatakan relatif aman.

“Jadi, kemarin kami sudah mendapatkan data zonasi rumah masyarakat yang terdampak, terancam, dan aman. Saat ini sedang kami pilah rumah per rumah. Bagi yang berada di luar zona tersebut, kami juga mengimbau agar segera kembali ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Ade menjelaskan, proses verifikasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim teknis dari dinas terkait. Pemeriksaan meliputi kondisi struktur bangunan, pergerakan tanah, serta potensi longsor susulan. Langkah ini penting untuk memastikan keselamatan warga sebelum aktivitas permukiman kembali berjalan normal.

Selain itu, pemerintah daerah juga masih menyiagakan posko darurat dan layanan kebutuhan dasar bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah. Bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial tetap disalurkan selama masa transisi.

Tanah Carik Desa Disiapkan untuk Lokasi Relokasi

Sebagai bagian dari skema relokasi, Pemkab Bandung Barat tengah melakukan pengecekan terhadap tanah carik desa yang berpotensi dijadikan lokasi hunian baru bagi warga terdampak. Lahan tersebut dinilai strategis karena berada di wilayah yang relatif aman dari ancaman longsor serta memiliki akses dasar yang memadai.

Jeje menegaskan, relokasi tidak hanya bertujuan memindahkan warga dari zona rawan, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan relokasi akan mempertimbangkan aspek infrastruktur, akses pendidikan, hingga mata pencaharian warga.

“Relokasi ini harus menjadi solusi jangka panjang, bukan sekadar memindahkan masalah. Kami ingin warga merasa aman dan tetap bisa beraktivitas secara normal,” kata Jeje.

Sejumlah pakar kebencanaan menilai langkah Pemkab Bandung Barat sudah sejalan dengan prinsip penanggulangan bencana berbasis mitigasi risiko. Relokasi permanen dari zona merah dinilai lebih efektif dibandingkan upaya perbaikan di wilayah yang secara geologis tidak stabil.

Pemerintah daerah memastikan seluruh proses relokasi akan dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi warga. Sosialisasi lanjutan dijadwalkan dilakukan agar masyarakat memahami tahapan relokasi serta hak dan kewajiban mereka selama proses berlangsung. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • tumpukan-sampah-pasar-cikurubuk-tasikmalaya-wartaloka

    Tumpukan Sampah Pasar Cikurubuk Mulai Dibersihkan DLH Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya mulai menangani tumpukan sampah di Pasar Cikurubuk dengan alat berat. Armada terbatas jadi salah satu kendala.

  • Razia Angkutan Kota Digencarkan, Ratusan Angkot Tua Ditertibkan

    Razia Angkutan Kota Digencarkan, Ratusan Angkot Tua Ditertibkan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor terus menggencarkan razia angkutan kota untuk menertibkan armada yang telah berusia lebih dari 20 tahun. Hingga Rabu (7/1/2026), sebanyak 120 angkot tua tercatat sudah ditilang dalam operasi yang digelar di sejumlah ruas jalan utama. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi publik […]

  • Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya memunculkan beragam respons. Namun jika dilihat dari sudut pandang fiskal, langkah tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan keuangan daerah di tengah keterbatasan likuiditas. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak ingin […]

  • perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang, RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut - Wartaloka

    Perempuan Diduga Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Polisi dan warga menyelamatkan perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong Garut.

  • Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Akhir tahun 2025 terasa berbeda bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, suasana di Sport Jabar, Kota Bandung, dipenuhi senyum dan rasa lega. Hari itu, para sopir angkot menerima kompensasi libur operasional angkot sebesar Rp500.000 untuk dua hari, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi […]

  • 520 Keluarga Nikmati Akses Listrik Gratis dari Star Energy di Sukabumi–Bogor

    520 Keluarga Nikmati Akses Listrik Gratis dari Star Energy di Sukabumi–Bogor

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan kembali ditegaskan oleh Star Energy Geothermal (SEG) melalui operasional PLTP Salak. Sebanyak 520 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor kini merasakan manfaat akses listrik gratis melalui Program Elektrifikasi Berbasis Komunitas yang dijalankan secara bertahap sejak 2018. Program ini menyasar masyarakat prasejahtera yang sebelumnya belum […]

expand_less