Puluhan Guru PAUD Antusias Ikuti Pelatihan AI untuk Membuat Buku Cerita Anak
- account_circle KangHasan
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA GARUT – Sebanyak 56 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai lembaga di wilayah Tasikmalaya dan Garut mengikuti Pelatihan AI untuk Guru PAUD yang digelar di Saung Komunitas Ngejah, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pengembangan media pembelajaran kreatif, khususnya buku cerita anak berbasis AI untuk mendukung literasi anak usia dini.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Komunitas Ngejah yang diwakili oleh Roni Nuroni, S.T.
Pelatihan AI untuk Guru PAUD Dorong Literasi Masa Depan
Pada sesi pertama, Budi Iskandar, S.Si., M.Pd. menyampaikan materi bertajuk Literasi Masa Depan: Menulis Buku Cerita Anak Usia Dini dengan Kolaborasi Kecerdasan Buatan.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan harus tetap disertai pemahaman pedagogis agar menghasilkan media pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Menurutnya, teknologi kecerdasan buatan dapat membantu mempercepat proses kreatif guru dalam menyusun cerita, tetapi nilai pendidikan dan pesan moral tetap harus berasal dari manusia sebagai penulis.
“Artificial Intelligence merupakan alat untuk mempercepat proses kreatif, namun empati, nilai-nilai pendidikan, dan kasih sayang dalam sebuah cerita tetap berasal dari manusia sebagai penulis,” ujar Budi Iskandar.
Materi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan AI dalam pendidikan anak usia dini yang selama ini masih jarang diterapkan secara langsung di lingkungan PAUD.
Selanjutnya –> manfaat AI
- Penulis: KangHasan
