Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas.

Camat Margaasih, Joko Mardianto, mengungkapkan bahwa dampak longsor di area tambang memang pernah terjadi beberapa kali. Kendati demikian, ia menyebut longsor tersebut masih berskala kecil dan tidak berada dekat dengan rumah warga. Meski begitu, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian, terlebih di tengah tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Dampaknya memang ada. Beberapa kali terjadi longsor, walaupun kecil dan jauh dari permukiman. Tapi tetap kami pantau,” kata Joko saat On Air di Radio PRFM News Channel, Selasa, 19 Januari 2026.

Selain potensi longsor, aktivitas tambang Bukit Cikuya juga menimbulkan dampak serius terhadap infrastruktur jalan. Kendaraan berat yang lalu lalang menuju lokasi tambang dilaporkan menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan yang dilintasi. Bahkan, sebelum Joko menjabat sebagai camat, sebuah jembatan penghubung di kawasan tersebut sempat runtuh.

“Jembatan penghubung di atas sungai yang lebarnya sekitar empat sampai lima meter pernah runtuh. Memang kemudian diperbaiki oleh pihak perusahaan,” ungkapnya.

Kendati demikian, persoalan tidak berhenti di sana. Joko menegaskan bahwa kewenangan utama terkait pengawasan dan perizinan aktivitas tambang berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun sebagai pemerintah wilayah, pihak kecamatan tetap melakukan langkah administratif dengan meninjau langsung ke lapangan dan melaporkan temuan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Ironisnya, hingga kini laporan tersebut belum mendapatkan tanggapan resmi.

“Kami sudah laporkan ke DLH Kabupaten Bandung, tapi sampai sekarang belum ada umpan balik. Kami juga jadi bingung bagaimana langkah lanjutan yang harus dilakukan dari tingkat kecamatan,” ujarnya.

Minimnya respons dari DLH ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan lingkungan, terutama terhadap aktivitas tambang Bukit Cikuya yang dampaknya sudah dirasakan secara nyata, meski belum menimbulkan korban langsung.

Di sisi lain, Joko mengungkapkan bahwa secara formal belum ada laporan resmi dari masyarakat, baik melalui kanal pengaduan pemerintah maupun media sosial. Namun ia mengakui, sebelum dirinya menjabat, warga sempat menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor kecamatan.

Untuk menekan risiko, pihak kecamatan mengaku telah mengimbau perusahaan tambang agar mengutamakan keselamatan warga sekitar. Ia juga memastikan bahwa selama masa jabatannya, tidak pernah ada penggunaan bahan peledak dalam aktivitas penambangan di Bukit Cikuya.

“Tidak ada peledakan. Pihak polsek dan koramil juga tidak pernah mengeluarkan izin peledakan di lokasi itu,” tegasnya.

Joko turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan. Warga diminta menghindari area tebing yang berpotensi longsor dan ikut mengawasi kondisi lingkungan sekitar.

Kasus aktivitas tambang Bukit Cikuya ini kembali membuka pertanyaan besar soal koordinasi antarinstansi dan keseriusan pengawasan lingkungan. Ketika dampak sudah terlihat di lapangan, namun respons birokrasi masih minim, potensi risiko yang lebih besar dikhawatirkan hanya tinggal menunggu waktu. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    Strategi Swasembada Pangan Tasikmalaya Dimulai dari Siswa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Upaya mewujudkan swasembada pangan Tasikmalaya kini tidak lagi sebatas wacana kebijakan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menanamkan konsep kemandirian pangan langsung dari lingkungan sekolah melalui peluncuran gerakan satu siswa satu pohon di Kecamatan Cikalong. Program yang diresmikan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, ini menjadi pendekatan baru dalam membangun ketahanan pangan jangka […]

  • Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

    Efisiensi Anggaran Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pangkas Belanja Nonprioritas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama di tengah tekanan berat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026. Menghadapi defisit anggaran yang signifikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih jalur efisiensi anggaran Jawa Barat secara menyeluruh, termasuk memangkas pos belanja yang dinilai tidak […]

  • Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    Prediksi Persib vs Persita: GBLA Minggu 22 Februari 2026, Maung Bandung Lebih Tajam?

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Prediksi Persib vs Persita menjadi sorotan utama jelang laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB. Atmosfer dipastikan membara. Dua tim dengan kepentingan berbeda akan saling hantam demi poin krusial. Persib Bandung datang dengan status unggulan. […]

  • Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

    Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Peringatan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Humas Jabar sebagai respons terhadap kondisi musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus […]

  • Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memang tidak disertai seremoni besar atau narasi pencitraan. Namun justru karena itulah kebijakan tersebut terasa kuat. Di tengah tekanan fiskal yang makin nyata, dua daerah ini mengambil langkah yang jarang dilakukan: memangkas langsung tunjangan DPRD. Kebijakan ini pun memantik sorotan publik, termasuk terhadap tunjangan anggota […]

  • Trafo PJU Terbakar Saat Sahur di Bumikersanagara, Damkar Gerak Cepat Cegah Kebakaran Besar

    Trafo PJU Terbakar Saat Sahur di Bumikersanagara, Damkar Gerak Cepat Cegah Kebakaran Besar

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumikersanagara , kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya dikejutkan dengan kobaran api yang muncul dari trafo lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sekitar pukul 04.00 WIB, bertepatan dengan waktu sahur. Peristiwa yang terjadi di dekat rumah milik Pak Gatot ini nyaris memicu kebakaran besar apabila tidak segera ditangani. Percikan api pertama kali […]

expand_less