Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan Sambut Ramadhan 1447 H
- account_circle KangHasan
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan di Masjid Rahmatullah,Perum Bumi Resik Panglayungan Kota Tasikmalaya kembali digelar sebagai agenda rutin tahunan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara warga Perum BRP dan masyarakat sekitar, sekaligus wujud nyata kepedulian sosial menjelang bulan penuh berkah.
Kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari QS Al-Maa’un yang mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap fakir miskin dan kaum dhuafa. Nuansa religius dan penuh kekhusyukan terasa sejak awal acara.
Ketua panitia, H. Lukman, menyampaikan bahwa kegiatan santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan ini sepenuhnya bersumber dari iuran warga perumahan. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp55.850.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 1.326 penerima manfaat yang terdiri dari 1.200 dhuafa, 100 fakir miskin, dan 26 fisabilillah.
“Alhamdulillah, ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian warga. Kami ingin Ramadhan disambut dengan berbagi dan memperkuat ukhuwah,” ujar H. Lukman dalam sambutannya.
Wadah Silaturahmi dan Penguatan Ukhuwah
Selain menjadi ajang berbagi, santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan juga berfungsi sebagai wadah silaturahmi antara warga Perum BRP dengan masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya berdampak secara materi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan spiritual di lingkungan setempat, demikian pernyataan yang disampaikan oleh H. Tino Armyanto, S.T., M.Si. kepada redaksi selaku salah satu panitia pelaksana kegiatan.
Tradisi santunan yang rutin dilaksanakan setiap menjelang Ramadhan ini menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan dan kepedulian sosial masyarakat.
Tausiyah: Ilmu Agama dan Kehadiran Hati dalam Ibadah
Tausiyah disampaikan oleh Acep Taufiq Ismail dari Garut. Dalam ceramahnya, ia mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: “Siapa yang Allah kehendaki kebaikan, maka Allah akan pahamkan dia mengenai ilmu agama.”
Disampaikan pula oleh beliau, Allah menciptakan segala sesuatu sesuai dengan fungsinya. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan hati untuk merasakan serta mengagungkan kebesaran Allah SWT. Karena itu, fungsi tersebut harus dijaga agar tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Nilai sejati ibadah bukan hanya pada gerakan lahiriah, tetapi pada hadirnya hati saat beribadah. Salah satu cara menghadirkan hati adalah dengan memperbanyak istighfar,” ungkapnya.
Menyambut Ramadhan 1447 H dengan Persiapan Terbaik
Dalam tausiyahnya, Acep Taufiq Ismail juga mengingatkan tentang keutamaan Bulan Suci Ramadhan. Ramadhan disebut sebagai bulan penuh keberkahan, kesucian, dan dorongan kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, Ramadhan juga dikenal sebagai Syahrul Maghfiroh atau bulan ampunan.
Beberapa keutamaan Ramadhan yang disampaikan antara lain:
– Penuh keberkahan dan dorongan berbuat kebaikan.
– Bulan ampunan Allah SWT.
– Doa-doa yang makbul.
– Adanya malam Lailatul Qadar.
– Mengantarkan umat kepada kemuliaan.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua orang otomatis mendapatkan keutamaan tersebut. Diperlukan ikhtiar dan kesiapan hati untuk meraih kemenangan di bulan Ramadhan.
Beberapa langkah persiapan yang disarankan antara lain:
Mempersiapkan wawasan tentang Ramadhan.
Mempersiapkan amal terbaik seperti shaum, membaca Al-Qur’an, memperbanyak ibadah sunnah, sedekah, dan istighfar.
Bersungguh-sungguh memanfaatkan setiap waktu di bulan Ramadhan.
“Ramadhan harus disambut dengan mental yang bahagia, sebagai karunia dari Allah SWT,” pesannya.
Santunan sebagai Ikhtiar Meraih Keberkahan
Pelaksanaan santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif masyarakat dalam meraih keberkahan Ramadhan 1447 H. Tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai penguat nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial.
Dengan total 1.326 penerima manfaat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan menjelang datangnya bulan suci.
Semangat berbagi yang ditunjukkan warga Perum BRP melalui santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya.
Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum perubahan menuju pribadi dan lingkungan yang lebih baik. (KH)
- Penulis: KangHasan
