Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

“Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA NASIONAL – Permohonan status Justice Collaborator (JC) yang diajukan Sony Sonjaya dalam perkara yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik setelah kuasa hukumnya, Elza Syarief, mengungkap sejumlah pernyataan yang disebut disampaikan kliennya.

Menurut Elza Syarief, Sony Sonjaya sempat menyampaikan keinginannya untuk membuka informasi yang diketahuinya terkait perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Saya siap mati. Sebetulnya saya mau buka semua. Saya pesan, titip anak dan istri saya,” kata Elza Syarief menirukan pernyataan yang disebut pernah disampaikan kliennya.

Pernyataan tersebut disampaikan Elza saat menjelaskan alasan di balik pengajuan permohonan Justice Collaborator kepada pihak berwenang.

Sony Sonjaya Disebut Siap Membuka Informasi yang Diketahui

Menurut Elza, kliennya mengaku tidak terlibat dalam praktik jual beli titik yang ramai diperbincangkan. Namun, Sony Sonjaya disebut memiliki informasi penting yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki.

Elza menyatakan Sony mengetahui sejumlah pihak yang disebut mendapatkan perhatian dalam proses pengelolaan titik dapur MBG karena dirinya terlibat dalam pengembangan sistem digital yang digunakan.

“Dia bilang, kalau soal jual beli titik saya tidak lakukan itu, tapi saya bisa memberikan nama-nama yang diberikan atensi. Dari nama-nama itu harusnya bisa diketahui karena saya yang membuat sistem digitalnya,” ujar Elza.

Meski demikian, seluruh keterangan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak kuasa hukum dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum diuji dalam proses penyidikan maupun persidangan.

Data dan Percakapan Disebut Tersimpan di Ponsel yang Disita

Elza Syarief juga mengungkapkan bahwa terdapat data penting yang menurutnya tersimpan dalam telepon genggam milik Sony Sonjaya yang telah disita oleh penyidik Kejaksaan.

Menurut Elza, data tersebut berisi nama-nama dan percakapan yang berkaitan dengan permintaan titik dapur program Makan Bergizi Gratis.

“Nah, salah satu datanya ada di handphone yang disita oleh Kejaksaan. Saya bilang kepada jaksa penyidik, tolong data itu jangan dihilangkan karena ada nama-nama dan chat orang yang berbicara dengan Pak Sony untuk meminta titik dapur MBG. Satu yayasan itu bisa sampai sepuluh dapur,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh data yang berada dalam perangkat tersebut tetap terjaga dan dapat menjadi bagian dari proses pembuktian apabila diperlukan dalam penyidikan.

Permohonan Justice Collaborator Diajukan ke Jaksa Agung dan Jampidsus

Dalam kesempatan yang sama, Elza menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan Justice Collaborator kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Selain itu, surat permohonan perlindungan juga telah dikirimkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Senin kemarin, permohonan Justice Collaborator sudah saya sampaikan kepada Jaksa Agung dan Jampidsus. Kemudian surat untuk LPSK juga sudah kami kirimkan,” kata Elza.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya hukum yang ditempuh kliennya dalam perkara yang sedang berjalan.

Apa Itu Justice Collaborator?

Justice Collaborator merupakan status yang dapat diberikan kepada pelaku tindak pidana tertentu yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu mengungkap perkara yang lebih besar.

Melalui mekanisme tersebut, seseorang dapat memberikan informasi, keterangan, maupun bukti yang dianggap penting dalam mengungkap pihak-pihak lain yang memiliki peran lebih dominan dalam suatu perkara.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi terkait diterima atau tidaknya permohonan Justice Collaborator yang diajukan oleh Sony Sonjaya.

Proses hukum masih berjalan dan seluruh informasi yang muncul tetap harus menunggu pembuktian lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • badan promosi mati suri (1)

    Gara-Gara Jalan Berlubang, Anggota DPRD Sumedang Dihujani Kritik di Facebook

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 214
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA SUMEDANG. Jagat media sosial Sumedang kembali diramaikan oleh keluhan warga soal infrastruktur. Kali ini, sorotan publik tertuju pada seorang anggota DPRD Sumedang setelah sebuah unggahan mengenai jalan rusak menjadi buah bibir sejak Sabtu (15/11/2025) malam. Pemilik akun Al Ghifari mengunggah foto kondisi jalan yang tampak rusak parah: lubang besar di tengah badan jalan, […]

  • Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    Antisipasi Macet Long Weekend, Dishub Bandung Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 3–5 April 2026 yang bertepatan dengan momen Wafat Isa Almasih. Kondisi ini diprediksi memicu macet long weekend di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan wisata.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun langsung mengambil langkah strategis dengan memperkuat pengawasan lalu lintas di […]

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya IPSI Cup

    Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam membina olahraga sekaligus melestarikan budaya kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung IPSI Cup ke-X yang digelar di Gedung Olahraga Sukapura, Senin (29/12/2025). Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, hadir langsung memberikan dukungan dan motivasi kepada para pesilat muda yang mengikuti Kejuaraan Alpen Pencak […]

  • Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    Menjaga Likuiditas, Pemkot Tasikmalaya Tempuh Skema THR Bertahap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya memunculkan beragam respons. Namun jika dilihat dari sudut pandang fiskal, langkah tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan keuangan daerah di tengah keterbatasan likuiditas. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak ingin […]

  • Langkah Antisipasi Aksi Premanisme di Ciamis.

    Langkah Antisipasi Aksi Premanisme di Ciamis.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA CIAMIS – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan di sejumlah ruang publik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu fokus pengamanan dilakukan di kawasan Pasar Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Selasa (13/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari kegiatan cipta kondisi untuk menekan potensi aksi premanisme Ciamis yang kerap meresahkan masyarakat, […]

  • Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan tekanan fiskal yang cukup berat. Kewajiban melunasi tunggakan pembayaran sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 senilai Rp621 miliar menjadi beban awal yang langsung menggerus ruang fiskal daerah dan tantangan serius dalam pengelolaan APBD 2026. Kondisi ini diakui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam […]

expand_less