Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kampung Melon Sukabumi, Wisata Edukatif Favorit Keluarga

Kampung Melon Sukabumi, Wisata Edukatif Favorit Keluarga

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMI. Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak melulu harus dihabiskan di pusat perbelanjaan. Di Kabupaten Sukabumi, Kampung Melon Sukabumi hadir sebagai alternatif wisata keluarga yang edukatif, dekat dari pusat kota, dan ramah anak. “Teu kudu jauh-jauh ka luar kota pikeun liburan nu merenah jeung mangpaat,” begitu kesan yang terasa saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan agrowisata ini.

Berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kampung Melon menawarkan pengalaman unik berupa wisata petik melon langsung dari greenhouse. Di balik rangka bambu sederhana, melon-melon menggantung rapi dengan bentuk sempurna. Aroma manis buah yang mulai matang menciptakan suasana hangat dan menyenangkan bagi pengunjung.

Di tengah meningkatnya kunjungan selama libur Nataru, destinasi ini menjadi pilihan favorit keluarga yang ingin mengajak anak-anak berinteraksi langsung dengan alam sekaligus belajar tentang pertanian modern.

Pengalaman Liburan Sekaligus Edukasi Anak

Salah satu pengunjung, Febi Vanisa Agisni (30), warga Kecamatan Cicantayan, mengaku sengaja memilih Kampung Melon Sukabumi agar anaknya bisa mengisi liburan tanpa gadget. Menurutnya, wisata petik melon memberikan pengalaman baru yang jarang didapatkan di pusat hiburan modern.

Di sini, anak-anak bisa melihat langsung seperti apa tanaman melon, mengenal berbagai jenisnya, hingga memahami proses budidaya dari dekat. Pengalaman memetik buah sendiri juga memberi kesan mendalam, terlebih saat mencicipi melon segar langsung dari kebun.

Soal rasa, Febi menyebut kualitas melon di Kampung Melon jauh lebih unggul dibandingkan yang dibeli di toko buah. Varietas Honey Globe menjadi favorit karena rasanya yang manis, berair, dan teksturnya unik. Kunjungan pertamanya bahkan membuat Febi berencana kembali bersama keluarga besar.

Ragam Varietas dan Daya Tarik Kampung Melon Sukabumi

Penanggung jawab Kampung Melon Sukabumi, Iman Yudasasmita, menjelaskan bahwa agrowisata ini mengembangkan 10 varietas melon, baik lokal maupun impor. Saat ini, lima varietas yang sudah panen antara lain Manami, Minori, Fujisawa, Rangipo, dan Honey Globe.

Beberapa melon unggulan berasal dari Belanda, Taiwan, hingga China, sementara varietas lokal seperti Ladika tetap dibudidayakan sebagai bentuk pengembangan potensi dalam negeri. Menariknya, setiap pengunjung akan didampingi petugas saat memetik melon agar mendapat edukasi tentang ciri buah yang siap panen.

Selama akhir pekan dan musim liburan, jumlah pengunjung bisa mencapai 200–300 orang per hari. Meski ramai, pengelola tidak memungut tiket masuk. Pengunjung hanya membayar melon hasil petikan dengan harga Rp30 ribu per kilogram untuk semua varietas.

Dengan lima greenhouse seluas total 3.000 meter persegi, Kampung Melon Sukabumi mampu menghasilkan hingga 1,5 ton melon per greenhouse dalam satu masa panen. Keberadaannya kini menjadi bukti bahwa wisata berkualitas, edukatif, dan menyenangkan bisa ditemukan tanpa harus keluar daerah. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • badan promosi mati suri (1)

    Gara-Gara Jalan Berlubang, Anggota DPRD Sumedang Dihujani Kritik di Facebook

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 140
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA SUMEDANG. Jagat media sosial Sumedang kembali diramaikan oleh keluhan warga soal infrastruktur. Kali ini, sorotan publik tertuju pada seorang anggota DPRD Sumedang setelah sebuah unggahan mengenai jalan rusak menjadi buah bibir sejak Sabtu (15/11/2025) malam. Pemilik akun Al Ghifari mengunggah foto kondisi jalan yang tampak rusak parah: lubang besar di tengah badan jalan, […]

  • PPPK Paruh Waktu Kota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi Lantik 1.827 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 137
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Pemerintah Kota Sukabumi resmi melantik 1.827 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam upacara yang digelar di Lapang Merdeka, Jumat (21/11/2025). Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penataan tenaga honorer di Kota Sukabumi, sekaligus pelaksanaan amanat undang-undang terkait reformasi birokrasi dan perbaikan kualitas pelayanan publik. Wali Kota Sukabumi menegaskan […]

  • DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya fokus menangani penumpukan sampah di Pasar Cikurubuk usai kondisi Depo Dadaha mulai terkendali.

  • Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kasus meninggalnya NS (12), remaja asal Kecamatan Jampangkulon yang viral di media sosial karena diduga menjadi korban kekerasan, kini mulai menemukan titik terang dari sisi medis. Pihak RSUD Jampangkulon akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kondisi korban sebelum dinyatakan meninggal dunia. Penjelasan medis ini penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di […]

  • Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Polemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya akhirnya memasuki babak penyelesaian. Setelah beberapa waktu menjadi sorotan publik dan memicu inspeksi dari DPRD, persoalan tersebut dibahas secara terbuka dalam pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola lapangan padel. Isu ini mencuat seiring pesatnya pertumbuhan olahraga padel di Kota Tasikmalaya dalam beberapa […]

  • Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    Kota Tasikmalaya: Mahasiswi Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga 

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswi hilang dari Universitas Mayasari Bakti, Kota Tasikmalaya

expand_less