Kampung Melon Sukabumi, Wisata Edukatif Favorit Keluarga
- account_circle KangHasan
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA SUKABUMI. Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak melulu harus dihabiskan di pusat perbelanjaan. Di Kabupaten Sukabumi, Kampung Melon Sukabumi hadir sebagai alternatif wisata keluarga yang edukatif, dekat dari pusat kota, dan ramah anak. “Teu kudu jauh-jauh ka luar kota pikeun liburan nu merenah jeung mangpaat,” begitu kesan yang terasa saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan agrowisata ini.
Berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kampung Melon menawarkan pengalaman unik berupa wisata petik melon langsung dari greenhouse. Di balik rangka bambu sederhana, melon-melon menggantung rapi dengan bentuk sempurna. Aroma manis buah yang mulai matang menciptakan suasana hangat dan menyenangkan bagi pengunjung.
Di tengah meningkatnya kunjungan selama libur Nataru, destinasi ini menjadi pilihan favorit keluarga yang ingin mengajak anak-anak berinteraksi langsung dengan alam sekaligus belajar tentang pertanian modern.
Pengalaman Liburan Sekaligus Edukasi Anak
Salah satu pengunjung, Febi Vanisa Agisni (30), warga Kecamatan Cicantayan, mengaku sengaja memilih Kampung Melon Sukabumi agar anaknya bisa mengisi liburan tanpa gadget. Menurutnya, wisata petik melon memberikan pengalaman baru yang jarang didapatkan di pusat hiburan modern.
Di sini, anak-anak bisa melihat langsung seperti apa tanaman melon, mengenal berbagai jenisnya, hingga memahami proses budidaya dari dekat. Pengalaman memetik buah sendiri juga memberi kesan mendalam, terlebih saat mencicipi melon segar langsung dari kebun.
Soal rasa, Febi menyebut kualitas melon di Kampung Melon jauh lebih unggul dibandingkan yang dibeli di toko buah. Varietas Honey Globe menjadi favorit karena rasanya yang manis, berair, dan teksturnya unik. Kunjungan pertamanya bahkan membuat Febi berencana kembali bersama keluarga besar.
Ragam Varietas dan Daya Tarik Kampung Melon Sukabumi
Penanggung jawab Kampung Melon Sukabumi, Iman Yudasasmita, menjelaskan bahwa agrowisata ini mengembangkan 10 varietas melon, baik lokal maupun impor. Saat ini, lima varietas yang sudah panen antara lain Manami, Minori, Fujisawa, Rangipo, dan Honey Globe.
Beberapa melon unggulan berasal dari Belanda, Taiwan, hingga China, sementara varietas lokal seperti Ladika tetap dibudidayakan sebagai bentuk pengembangan potensi dalam negeri. Menariknya, setiap pengunjung akan didampingi petugas saat memetik melon agar mendapat edukasi tentang ciri buah yang siap panen.
Selama akhir pekan dan musim liburan, jumlah pengunjung bisa mencapai 200–300 orang per hari. Meski ramai, pengelola tidak memungut tiket masuk. Pengunjung hanya membayar melon hasil petikan dengan harga Rp30 ribu per kilogram untuk semua varietas.
Dengan lima greenhouse seluas total 3.000 meter persegi, Kampung Melon Sukabumi mampu menghasilkan hingga 1,5 ton melon per greenhouse dalam satu masa panen. Keberadaannya kini menjadi bukti bahwa wisata berkualitas, edukatif, dan menyenangkan bisa ditemukan tanpa harus keluar daerah. (KH)
- Penulis: KangHasan
