Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

Kota Tasikmalaya Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BPBD Minta Warga Aktif Melapor

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, LIPUTAN. Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (06/11/2025). Kebijakan ini diberlakukan selama lima hari untuk mempercepat penanganan bencana yang terjadi di sejumlah titik wilayah kota.

Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari Status Siaga Bencana sebelumnya. Berdasarkan kondisi lapangan, diperlukan peningkatan mobilisasi personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi untuk menangani kejadian seperti pohon tumbang, rumah rusak, hingga kawasan rawan longsor.

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar, saat dihubungi wartawan.

Dasar Penetapan Status Tanggap Darurat

Ucu menjelaskan bahwa BPBD menerima banyak laporan dari tingkat kecamatan, kelurahan, relawan, dan warga. Sejumlah lokasi terdampak membutuhkan penanganan lanjutan dan dukungan alat tambahan. Contohnya, insiden pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga rumah warga yang mengalami kerusakan.

Dengan status tanggap darurat, BPBD bersama dinas terkait dapat bergerak lebih cepat dalam pengerahan personel, koordinasi lintas lembaga, serta penggunaan alat berat di lapangan. Langkah ini juga mencakup percepatan perbaikan dan penanganan rumah terdampak.

Imbauan Kewaspadaan Masyarakat

Ia meminta warga tetap berhati-hati terutama saat hujan deras berlangsung. Lingkungan sekitar perlu diperiksa secara berkala, misalnya kondisi pohon berukuran besar atau retakan tanah di area perbukitan.

“Kalau ada kejadian, segera laporkan. Kita akan gerak cepat. Kerja sama pemerintah dan warga itu sangat penting,” tegasnya.

Beberapa wilayah juga telah melakukan pembersihan awal secara mandiri sembari menunggu bantuan lanjutan. Upaya gotong royong disebut mempercepat langkah penanganan tahap awal.

Simpan Nomor Call Center Pusdalops BPBD

Ucu menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki akses pelaporan yang cepat. Ia meminta warga menyimpan nomor Call Center Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Tasikmalaya.

Nomor tersebut aktif 24 jam:
0811 210 11 13

“Masyarakat jangan ragu menghubungi. Nomor kami siaga setiap saat,” ujarnya.

Adanya saluran pelaporan resmi diharapkan membuat penanganan bencana lebih cepat, terarah, dan tepat sasaran.

  • Penulis: Admin Wartaloka

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

    Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur libatkan KRL dan KA Argo Bromo, 38 korban luka dievakuasi.

  • Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Serba serbi Piala Dunia 2026 lengkap. Simak jadwal, format baru 48 tim, tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, stadion final, dan tim unggulan

  • Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang publik setelah muncul dugaan enam warga Desa Urug, Kabupaten Bogor, terjebak di dalam lubang bekas tambang PT Antam. Peristiwa ini mendorong Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat bersama Anggota DPR RI Adian Napitupulu turun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (15/1/2026). Baca juga: Asap Pekat […]

  • TNI Buka Suara soal Video Viral Karangjaya Cineam, Klaim Peristiwa tersebut Hoaks

    TNI Buka Suara soal Video Viral Karangjaya Cineam, Klaim Peristiwa tersebut Hoaks

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Dandim 0612/Tasikmalaya membantah video viral darurat agraria di Karangjaya. TNI menegaskan tidak ada penggusuran petani maupun perusakan tanaman warga.

  • Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan. Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju […]

  • Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

    Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah advokasi penataan Pasar Cikurubuk memasuki fase krusial. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) resmi mengirimkan surat usulan kebijakan kepada sembilan instansi strategis di Kota Tasikmalaya, Jumat (13/02/2026). Langkah ini menandai eskalasi serius dari tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk yang selama ini bergulir di ruang diskusi dan forum internal. Surat tersebut […]

expand_less