Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor Akan segera Dibangun.
- account_circle KangHasan
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan merata bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur, dua kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas pada hari kerja pertama tahun 2026. Uniknya, acara ini digelar di ruang publik, tepatnya di VIVO Mall Sukaraja, Jumat (2/1/25), sekaligus menegaskan arah baru pelayanan pemerintahan yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.
Pelayanan Tak Bisa Lagi Terpusat di Cibinong
Rudy menilai, dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang telah melampaui 6 juta jiwa serta wilayah yang sangat luas, pelayanan publik tidak bisa lagi hanya mengandalkan pusat pemerintahan di Cibinong. Warga di wilayah barat dan timur kerap menghadapi jarak tempuh yang jauh dan waktu yang tidak sedikit hanya untuk mengurus layanan administrasi.
“Pelayanan harus mendekat ke masyarakat. Warga di wilayah barat dan timur tidak boleh selalu dibebani jarak dan waktu untuk mengurus layanan ke Cibinong,” ujar Rudy.
Karena itu, kehadiran Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor di dua wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi nyata untuk memangkas jarak, waktu, dan biaya masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan.
MPP Bukan Sekadar Layanan, Tapi Penggerak Ekonomi
Rudy menegaskan, Mal Pelayanan Publik nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan pemerintahan. Lebih dari itu, MPP juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM dan usaha lokal di sekitarnya.
Dengan konsep pelayanan terintegrasi dalam satu lokasi, masyarakat bisa mengurus berbagai keperluan, mulai dari perizinan usaha, administrasi kependudukan, hingga layanan dinas lainnya. Aktivitas masyarakat yang meningkat diyakini akan berdampak langsung pada tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di Bogor Barat dan Bogor Timur.
“Kita ingin pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan. Pemerintah hadir, ekonomi bergerak, masyarakat semakin sejahtera,” tegasnya.
Target Pembahasan 2027, Layanan Dekat Warga di 2028
Rudy mengungkapkan, rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor di wilayah barat dan timur akan mulai dibahas bersama DPRD Kabupaten Bogor pada tahun 2027. Jika seluruh proses berjalan lancar, Pemkab Bogor menargetkan pada tahun 2028 masyarakat sudah bisa menikmati layanan publik yang lebih dekat tanpa harus datang ke Cibinong.
Sebagai langkah awal, Pemkab Bogor juga telah mengoperasikan sejumlah layanan perangkat daerah di ruang-ruang publik, termasuk pusat perbelanjaan. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pelayanan publik hadir di tengah aktivitas masyarakat.
“Inilah konsep pelayanan publik ke depan. Terintegrasi, cepat, dan dekat dengan masyarakat,” tutup Rudy. (KH)
- Penulis: KangHasan
