Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya.

SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena mencerminkan semangat keterbukaan, dialog, dan kebersamaan yang menjadi dasar terbentuknya komunitas ini. Komunitas tersebut mengusung tagline “Membangun Solidaritas yang Berdampak.”

Gagasan membentuk SWAKKA muncul dari kegelisahan bersama para pelaku media lokal yang ingin memperkuat jejaring di tengah cepatnya perubahan dunia digital. Diskusi pembentukan komunitas berlangsung hangat dan penuh semangat untuk mencari bentuk kolaborasi yang paling sesuai dengan kebutuhan media di daerah.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa media-media lokal sebenarnya memiliki kekuatan masing-masing, namun tidak di setiap aspek. Ada media yang webmaster-nya sangat menguasai urusan teknis IT, tapi butuh peningkatan dalam teknik jurnalistik. Ada pula media yang sudah masif pemberitaannya, namun masih lemah dalam penguasaan digital marketing seperti SEO atau SERP.

Kondisi ini mendorong para pelaku media di daerah untuk merasa perlu bersatu dalam wadah kolaboratif. Dengan berkolaborasi, setiap kekuatan bisa saling melengkapi. Yang kuat di satu sisi dapat membantu yang lain, dan sebaliknya.

Wartawan senior asal Ciamis, Mukhlis, yang kini mengelola Portaloka.id, menilai pembentukan SWAKKA sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem media daerah yang lebih solid dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menilai, selama ini media lokal sering kali berjalan sendiri-sendiri dengan sumber daya terbatas, padahal jika bersatu, potensinya akan jauh lebih besar.

“Kita ingin media di daerah punya ruang untuk saling belajar dan berkolaborasi. Dunia digital bergerak cepat, jadi kita pun harus bergerak bersama. Banyak media lokal punya kekuatan di bidang tertentu, tapi lemah di bidang lain. Dengan SWAKKA, kita ingin kekuatan itu bisa saling menopang,” ujar Mukhlis.

Sejalan dengan semangat tersebut, wartaloka.com memastikan diri turut bergabung dalam SWAKKA. Pemimpin Umum wartaloka.com, Muhammad Sholahuddin Ayyub, menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat media lokal melalui kerja sama yang sehat.

“Program-program SWAKKA ini sangat positif dan bermanfaat bagi media daerah. Kolaborasi seperti ini penting agar media lokal bisa terus bertahan, beradaptasi, dan berdaya saing,” ungkap Sholahuddin.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar sepuluh media online di Priangan Timur yang menyatakan siap bergabung dengan SWAKKA. Dalam waktu dekat, komunitas ini juga akan melakukan sosialisasi ke kalangan konten kreator untuk bergabung dalam kegiatan bersama.

Adapun fokus kegiatan awal SWAKKA akan diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, Media Insight Forum, yaitu forum diskusi dan literasi seputar media, jurnalistik, serta perkembangan teknologi informasi. Kedua, Support Exchange, wadah berbagi data, hasil kajian, dan dukungan teknis antaranggota komunitas. Ketiga, Collaborative Publishing Project, program penerbitan kolaboratif lintas media dengan topik atau isu bersama.

Melalui kegiatan tersebut, SWAKKA diharapkan dapat menjadi ruang bagi wartawan dan konten kreator untuk saling belajar, memperluas jejaring, serta menciptakan karya yang relevan dan berdampak positif bagi publik.

Mukhlis menegaskan bahwa SWAKKA bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk bertumbuh bersama. Ia berharap komunitas ini bisa menjadi contoh bahwa kolaborasi antarmedia tidak harus dilandasi persaingan, tetapi bisa berangkat dari semangat saling melengkapi dan menguatkan.

“SWAKKA lahir dari semangat kebersamaan. Kita mulai dari Priangan Timur, tapi semangatnya tidak berhenti di sini. Harapannya, ini menjadi gerakan positif yang bisa menular ke daerah lain,” ujarnya menutup pertemuan.

Dengan berdirinya SWAKKA, para pelaku media lokal diharapkan memiliki wadah baru yang mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, dan mendorong lahirnya karya jurnalistik serta konten kreatif yang lebih bermakna bagi masyarakat. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    Serba Serbi Piala Dunia 2026: Jadwal, Format Baru, Stadion hingga Cara Nonton di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Serba serbi Piala Dunia 2026 lengkap. Simak jadwal, format baru 48 tim, tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, stadion final, dan tim unggulan

  • Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    Investasi Kota Bandung 2025 Tembus, DPMPTSP Siap Sambut Target 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Capaian Investasi Kota Bandung kembali mencuri perhatian. Di tengah keterbatasan wilayah, Kota Bandung justru mampu melampaui target investasi tahun 2025. Fakta ini mengemuka dalam kegiatan kerja bakti yang dirangkai dengan pembinaan kepegawaian dan pengarahan langsung Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, kepada seluruh pegawai DPMPTSP Kota Bandung, Jumat, 2 Januari 2026. […]

  • Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Operasi pencarian korban Longsor Cisarua Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (28/1/2026) pukul 16.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 53 kantong jenazah dari lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Meski demikian, sebanyak 27 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus […]

  • Senja di Pantai Cibuaya, Jasad Terombang-ambing Bikin Geger Warga

    Senja di Pantai Cibuaya, Jasad Terombang-ambing Bikin Geger Warga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Sukabumi – Suasana senja di pesisir Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang biasanya tenang berubah mencekam. Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.16 WIB, warga dan pemancing dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terombang-ambing di tengah laut, tepat ketika matahari perlahan tenggelam di ufuk barat. Jasad tersebut kemudian diketahui sebagai Salman Abdul […]

  • viral-puskesmas-cisarua-bogor-pelayanan-antrean-wartaloka

    Viral Keluhan Puskesmas Cisarua di Medsos, Perlu Evaluasi Objektif

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Puskesmas Cisarua Bogor menjadi sorotan setelah keluhan pelayanan dan sistem antrean viral di media sosial

  • Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta […]

expand_less