Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIKemandirian warga di Dusun Citiis, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhirnya menjadi cermin reflektif bagi para pemangku kebijakan. Bukan sekadar tentang absennya bantuan, tetapi tentang kecepatan respons dan keberpihakan nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.

Di bawah terik matahari cucuran keringat warga, suara cangkul dan sekop beradu dengan tanah menjadi irama kemandirian warga dalam melakukan langkah nyata untuk mewujudkan harapan mereka. Di lokasi inilah, 35 Kepala Keluarga (KK) penyintas bencana tanah bergerak menunjukkan sebuah pesan kuat: kemandirian warga mampu bergerak lebih cepat dibandingkan berbagai aturan “yang mengikat” atas nama prosedural dalam aturan tata laksana kepemerintahan.

Pada Jumat (16/01/2026), warga terlihat bahu-membahu melakukan cut and fill serta pembangunan pondasi hunian tetap di lahan relokasi. Yang membuatnya berbeda, proses ini tidak digerakkan oleh dana besar dari APBD atau program bantuan pemerintah, melainkan dari iuran swadaya masyarakat desa, keringat bersama, dan solidaritas antarwarga.

Bagi mereka, menunggu bukanlah pilihan. Kebutuhan akan tempat tinggal yang aman jauh lebih mendesak dibandingkan janji-janji bantuan yang tak kunjung tiba.

Swadaya dan Solidaritas, Fondasi Kemandirian Warga

Kepala Desa Gunung Karamat, Subaeta, menegaskan bahwa seluruh persiapan lahan dilakukan secara mandiri oleh warga dan pemerintah desa. Mulai dari perataan tanah hingga pondasi awal, semua dibiayai dari iuran warga.

“Persiapan lahan atau cut and fill mutlak dari iuran warga masyarakat dan Pemerintah Desa Gunung Karamat,” ujar Subaeta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada lembaga filantropi BSI Maslahat dan Yayasan Nurul Hayat yang hadir memberi bantuan material serta pendampingan teknis.

Kehadiran pihak swasta dan lembaga sosial ini menjadi bukti bahwa kemandirian warga tidak berarti berjalan sendirian, melainkan membuka ruang kolaborasi di luar jalur formal negara. Di tengah keterbatasan, warga mengandalkan modal sosial—gotong royong, kepercayaan, dan rasa senasib—sebagai fondasi utama membangun kembali kehidupan mereka.

Seorang warga bahkan berujar singkat namun penuh makna:

“Kalau bukan kita yang mulai, kapan anak istri kami bisa tidur nyenyak?”

Ketika Kemandirian Warga Menjadi Sindiran

Di balik kisah ketangguhan ini, muncul pertanyaan yang tak terelakkan: di mana peran pemerintah daerah dan provinsi? Ketika jargon pelayanan publik dan kepedulian terhadap korban bencana kerap digaungkan, realitas di lapangan justru memperlihatkan warga harus berswadaya untuk memenuhi hak dasar tempat tinggal.

Meski demikian, warga memilih tidak larut dalam kekecewaan. Yang mereka lakukan hari ini adalah membangun kembali martabat, bukan hanya rumah. Setiap sekop tanah yang diangkat adalah penegasan bahwa mereka memiliki kedaulatan atas masa depan sendiri.

Sejarah kelak akan mencatat, bahwa di tahun 2026, di sebuah dusun kecil di Cisolok, kemandirian warga bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata—lahir dari keterpaksaan, tumbuh dari solidaritas, dan menguat sebagai pelajaran berharga tentang kemanusiaan. (KH)

-“aturan memang penting jeung kudu dijalankeun…tapi aya nu leuwih penting, lengkah nyata!”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    Kontroversi MBG Sukabumi Berakhir? Dela Shifa Buka Fakta Baru Soal SPPG Lembursitu

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Nama Dela Shifa Fauziah sebelumnya menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai dugaan praktik korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Ia menyebut adanya dugaan manipulasi data pembelian bahan baku di SPPG Lembursitu Sukabumi, sebuah unit penyedia program MBG yang berada di Kota Sukabumi. Dalam sebuah podcast yang […]

  • Siapa Camat Coblong yang Ditegur KDM? Ini Profil, Karier, dan Prestasinya

    Siapa Camat Coblong yang Ditegur KDM? Ini Profil, Karier, dan Prestasinya

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Profil Camat Coblong Ratnarahayu Pitriyati yang disorot KDM. Simak perjalanan karier, pendidikan, dan prestasinya.

  • Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    Realisasi Program MBG Saat Ini: Antara Niat Baik dan Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Realisasi Program MBG saat ini dikaji kritis: dampak ke UMKM, distribusi pangan, dan solusi agar lebih tepat sasaran.

  • Razia Angkutan Kota Digencarkan, Ratusan Angkot Tua Ditertibkan

    Razia Angkutan Kota Digencarkan, Ratusan Angkot Tua Ditertibkan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor terus menggencarkan razia angkutan kota untuk menertibkan armada yang telah berusia lebih dari 20 tahun. Hingga Rabu (7/1/2026), sebanyak 120 angkot tua tercatat sudah ditilang dalam operasi yang digelar di sejumlah ruas jalan utama. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi publik […]

  • Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Berita duka kembali mewarnai akhir pekan ini di Sukabumi, sebuah insiden kecelakaan terjadi di Cikukulu Sukabumi . Aksi tabrak lari melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak seorang anak sampai kehilangan nyawa di jalan raya, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dan keluarganya dalam kepedihan. Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi […]

  • Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Puluhan Terluka

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Nasional. Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggegerkan warga sekolah pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 54 orang terluka, sebagian di antaranya mengalami luka cukup serius. Peristiwa ledakan di masjid sekolah Jakarta Utara tersebut terjadi ketika masjid dipenuhi siswa, guru, dan staf sekolah […]

expand_less