Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

Kemandirian Warga di Cisolok: Saat Penyintas Bergerak Tanpa Menunggu Negara

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIKemandirian warga di Dusun Citiis, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhirnya menjadi cermin reflektif bagi para pemangku kebijakan. Bukan sekadar tentang absennya bantuan, tetapi tentang kecepatan respons dan keberpihakan nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.

Di bawah terik matahari cucuran keringat warga, suara cangkul dan sekop beradu dengan tanah menjadi irama kemandirian warga dalam melakukan langkah nyata untuk mewujudkan harapan mereka. Di lokasi inilah, 35 Kepala Keluarga (KK) penyintas bencana tanah bergerak menunjukkan sebuah pesan kuat: kemandirian warga mampu bergerak lebih cepat dibandingkan berbagai aturan “yang mengikat” atas nama prosedural dalam aturan tata laksana kepemerintahan.

Pada Jumat (16/01/2026), warga terlihat bahu-membahu melakukan cut and fill serta pembangunan pondasi hunian tetap di lahan relokasi. Yang membuatnya berbeda, proses ini tidak digerakkan oleh dana besar dari APBD atau program bantuan pemerintah, melainkan dari iuran swadaya masyarakat desa, keringat bersama, dan solidaritas antarwarga.

Bagi mereka, menunggu bukanlah pilihan. Kebutuhan akan tempat tinggal yang aman jauh lebih mendesak dibandingkan janji-janji bantuan yang tak kunjung tiba.

Swadaya dan Solidaritas, Fondasi Kemandirian Warga

Kepala Desa Gunung Karamat, Subaeta, menegaskan bahwa seluruh persiapan lahan dilakukan secara mandiri oleh warga dan pemerintah desa. Mulai dari perataan tanah hingga pondasi awal, semua dibiayai dari iuran warga.

“Persiapan lahan atau cut and fill mutlak dari iuran warga masyarakat dan Pemerintah Desa Gunung Karamat,” ujar Subaeta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada lembaga filantropi BSI Maslahat dan Yayasan Nurul Hayat yang hadir memberi bantuan material serta pendampingan teknis.

Kehadiran pihak swasta dan lembaga sosial ini menjadi bukti bahwa kemandirian warga tidak berarti berjalan sendirian, melainkan membuka ruang kolaborasi di luar jalur formal negara. Di tengah keterbatasan, warga mengandalkan modal sosial—gotong royong, kepercayaan, dan rasa senasib—sebagai fondasi utama membangun kembali kehidupan mereka.

Seorang warga bahkan berujar singkat namun penuh makna:

“Kalau bukan kita yang mulai, kapan anak istri kami bisa tidur nyenyak?”

Ketika Kemandirian Warga Menjadi Sindiran

Di balik kisah ketangguhan ini, muncul pertanyaan yang tak terelakkan: di mana peran pemerintah daerah dan provinsi? Ketika jargon pelayanan publik dan kepedulian terhadap korban bencana kerap digaungkan, realitas di lapangan justru memperlihatkan warga harus berswadaya untuk memenuhi hak dasar tempat tinggal.

Meski demikian, warga memilih tidak larut dalam kekecewaan. Yang mereka lakukan hari ini adalah membangun kembali martabat, bukan hanya rumah. Setiap sekop tanah yang diangkat adalah penegasan bahwa mereka memiliki kedaulatan atas masa depan sendiri.

Sejarah kelak akan mencatat, bahwa di tahun 2026, di sebuah dusun kecil di Cisolok, kemandirian warga bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata—lahir dari keterpaksaan, tumbuh dari solidaritas, dan menguat sebagai pelajaran berharga tentang kemanusiaan. (KH)

-“aturan memang penting jeung kudu dijalankeun…tapi aya nu leuwih penting, lengkah nyata!”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSM Makassar Vs Persib-wartaloka

    PSM Makassar Vs Persib: Kakang Rudianto Siap Tampil Habis-habisan Demi Gelar Juara

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kakang Rudianto siap tampil habis-habisan saat PERSIB menghadapi PSM demi menjaga peluang juara.

  • Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    Dinas PU Kabupaten Sukabumi Evaluasi Program 2025, Fokus Infrastruktur 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 sekaligus menyusun rencana program kerja untuk tahun anggaran 2026. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU, Uus Pirdaus. Rapat evaluasi ini menjadi momentum […]

  • Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Pria bawa samurai ngamuk di Garut bikin panik pedagang. Polisi turun tangan, status pelaku masih jadi sorotan.

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

  • Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang […]

  • Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Akhir tahun 2025 terasa berbeda bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, suasana di Sport Jabar, Kota Bandung, dipenuhi senyum dan rasa lega. Hari itu, para sopir angkot menerima kompensasi libur operasional angkot sebesar Rp500.000 untuk dua hari, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi […]

expand_less