Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIKerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan.

Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju pusat kota, tetapi juga vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Palabuhanratu. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut bisa menimbulkan risiko besar, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, turun langsung ke lokasi pada Senin (12/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang semakin menguat di ruang publik.

Ade menegaskan, pihaknya tidak menutup mata terhadap persoalan jalan amblas tersebut. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi telah dua kali melakukan perbaikan sebelumnya. Namun, hasilnya belum maksimal karena akar persoalan belum tertangani secara menyeluruh.

“Hari ini, turun ke lapangan dalam rangka perbaikan jalan yang amblas. Kemarin kan dapat laporan bahwa ini banyak kecelakaan. Tetapi sebetulnya dari Dinas PU juga sudah dua kali perbaikan, tapi berarti masih ada kendala. Kendalanya apa? Ini saluran air,” kata Ade kepada wartawan di lokasi.

Curah Hujan Tinggi dan Drainase Buruk

Ade menjelaskan, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir memperparah kondisi jalan. Saluran air yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air menggerus struktur tanah di bawah badan jalan hingga memicu amblas.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya pembenahan sistem drainase sebagai prioritas utama. Menurutnya, perbaikan badan jalan tanpa penataan saluran air hanya akan menjadi solusi sementara.

“Karena curah hujannya tinggi, saluran airnya harus dibenahi. Saya barusan juga panggil Direktur Rumah Sakit biar yang dari atas tanggung jawabnya dia juga. Kita akan sama-sama menyelesaikan,” ujarnya.

Ade meminta semua pihak yang terkait di kawasan tersebut untuk ikut bertanggung jawab agar penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Target Perbaikan Tahun 2026

Sekda Sukabumi memastikan, perbaikan Jalan Ahmad Yani akan menjadi agenda prioritas pada tahun 2026. Meski demikian, proses tersebut tetap harus mengikuti mekanisme penganggaran dan penataan teknis yang matang.

“Pokoknya tahun 2026 secepatnya. Ini kan harus pakai anggaran juga, tapi saya harus merapikan jalan ini dulu dan gorong-gorongnya,” jelas Ade.

Ia menegaskan, penanganan tidak boleh setengah-setengah mengingat posisi jalan tersebut sangat vital sebagai akses utama masyarakat dan layanan publik.

Bangunan Pedagang Jadi Kendala Lapangan

Dalam peninjauan tersebut, Ade juga menemukan kendala lain yang cukup krusial. Saluran air di sepanjang Jalan Ahmad Yani diketahui tertutup bangunan permanen milik pedagang yang sudah dicor.

“Barusan saya cek ternyata pedagang-pedagangnya kan di atasnya udah pada dicor. Gimana merapikannya? Sok piriweheun da eta ge. Pak Camat, nanti juga harus dikoordinasikan sama para pedagang,” ucapnya.

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor akan dilakukan agar penataan drainase dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik di lapangan. Ade juga menugaskan Kepala Dinas PU untuk segera menindaklanjuti pembenahan saluran air yang posisinya lebih tinggi dibanding badan jalan.

“Saya ingin aliran air itu bener-bener berfungsi. Pak Kadis PU sudah saya tugaskan untuk membereskan itu,” tandasnya. (KH)

-“salaku warga, urang kudu milu ngajaga tur ngarawat kanu fasilitas nu aya di sabudeureun urang.”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • psm-vs-persib-bojan-hodak-barba-absen-berita-olahraga-wartaloka

    PERSIB Krisis Jelang Duel Kontra PSM, Tiga Sosok Penting Harus Absen

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PERSIB Bandung dipastikan tanpa Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea saat duel PSM Makassar Vs Persib Bandung di pekan ke-33 Super League.

  • Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Polemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya akhirnya memasuki babak penyelesaian. Setelah beberapa waktu menjadi sorotan publik dan memicu inspeksi dari DPRD, persoalan tersebut dibahas secara terbuka dalam pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola lapangan padel. Isu ini mencuat seiring pesatnya pertumbuhan olahraga padel di Kota Tasikmalaya dalam beberapa […]

  • Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    Kasus Peredaran Narkoba di Sukabumi Kembali Mengguncang: Oknum Pegawai SPPG Terlibat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Kasus peredaran narkoba di Sukabumi kembali mencoreng citra keamanan kota. Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sukabumi Kota berhasil menggulung jaringan pengedar narkotika yang melibatkan tiga tersangka, termasuk seorang pegawai dapur di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penangkapan ini bukan sekadar operasi rutin, namun mencerminkan kenyataan pahit bahwa peredaran narkoba terus […]

  • Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk di awal Ramadan 1447 H: Harga Bahan Pokok Naik, Stok Pokok Aman

    Kondisi Pasar Cikurubuk di awal Ramadan 1447 H: Harga Bahan Pokok Naik, Stok Pokok Aman

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Pasar Cikurubuk, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya, kembali menjadi fokus perhatian masyarakat pada bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 M. Pasar ini dikenal sebagai pusat distribusi bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari bagi warga Priangan Timur. Kondisi dan aktivitas jual beli di Pasar Cikurubuk berjalan seperti biasa, namun kondisi harga sejumlah […]

  • Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kasus meninggalnya NS (12), remaja asal Kecamatan Jampangkulon yang viral di media sosial karena diduga menjadi korban kekerasan, kini mulai menemukan titik terang dari sisi medis. Pihak RSUD Jampangkulon akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kondisi korban sebelum dinyatakan meninggal dunia. Penjelasan medis ini penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di […]

expand_less