Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIKerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan.

Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju pusat kota, tetapi juga vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Palabuhanratu. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut bisa menimbulkan risiko besar, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, turun langsung ke lokasi pada Senin (12/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang semakin menguat di ruang publik.

Ade menegaskan, pihaknya tidak menutup mata terhadap persoalan jalan amblas tersebut. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi telah dua kali melakukan perbaikan sebelumnya. Namun, hasilnya belum maksimal karena akar persoalan belum tertangani secara menyeluruh.

“Hari ini, turun ke lapangan dalam rangka perbaikan jalan yang amblas. Kemarin kan dapat laporan bahwa ini banyak kecelakaan. Tetapi sebetulnya dari Dinas PU juga sudah dua kali perbaikan, tapi berarti masih ada kendala. Kendalanya apa? Ini saluran air,” kata Ade kepada wartawan di lokasi.

Curah Hujan Tinggi dan Drainase Buruk

Ade menjelaskan, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir memperparah kondisi jalan. Saluran air yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air menggerus struktur tanah di bawah badan jalan hingga memicu amblas.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya pembenahan sistem drainase sebagai prioritas utama. Menurutnya, perbaikan badan jalan tanpa penataan saluran air hanya akan menjadi solusi sementara.

“Karena curah hujannya tinggi, saluran airnya harus dibenahi. Saya barusan juga panggil Direktur Rumah Sakit biar yang dari atas tanggung jawabnya dia juga. Kita akan sama-sama menyelesaikan,” ujarnya.

Ade meminta semua pihak yang terkait di kawasan tersebut untuk ikut bertanggung jawab agar penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Target Perbaikan Tahun 2026

Sekda Sukabumi memastikan, perbaikan Jalan Ahmad Yani akan menjadi agenda prioritas pada tahun 2026. Meski demikian, proses tersebut tetap harus mengikuti mekanisme penganggaran dan penataan teknis yang matang.

“Pokoknya tahun 2026 secepatnya. Ini kan harus pakai anggaran juga, tapi saya harus merapikan jalan ini dulu dan gorong-gorongnya,” jelas Ade.

Ia menegaskan, penanganan tidak boleh setengah-setengah mengingat posisi jalan tersebut sangat vital sebagai akses utama masyarakat dan layanan publik.

Bangunan Pedagang Jadi Kendala Lapangan

Dalam peninjauan tersebut, Ade juga menemukan kendala lain yang cukup krusial. Saluran air di sepanjang Jalan Ahmad Yani diketahui tertutup bangunan permanen milik pedagang yang sudah dicor.

“Barusan saya cek ternyata pedagang-pedagangnya kan di atasnya udah pada dicor. Gimana merapikannya? Sok piriweheun da eta ge. Pak Camat, nanti juga harus dikoordinasikan sama para pedagang,” ucapnya.

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor akan dilakukan agar penataan drainase dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik di lapangan. Ade juga menugaskan Kepala Dinas PU untuk segera menindaklanjuti pembenahan saluran air yang posisinya lebih tinggi dibanding badan jalan.

“Saya ingin aliran air itu bener-bener berfungsi. Pak Kadis PU sudah saya tugaskan untuk membereskan itu,” tandasnya. (KH)

-“salaku warga, urang kudu milu ngajaga tur ngarawat kanu fasilitas nu aya di sabudeureun urang.”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    Catatan Tentang Efisiensi Anggaran di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Isu efisiensi anggaran Indonesia kembali menguat seiring tekanan global akibat kenaikan harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah didorong untuk menjaga stabilitas fiskal, salah satunya dengan menekan belanja negara agar defisit tetap terkendali. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi sudah dilakukan secara adil dan seimbang di dalam tubuh birokrasi? […]

  • Viral Jelang Laga Persib Bandung, H Umuh Muchtar disenggol

    Viral Jelang Laga Persib Bandung, H Umuh Muchtar disenggol

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Viral jelang laga Persib Bandung, nama Erwan Setiawan dan H Umuh Muhtar ikut jadi sorotan.

  • Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    Banjar dan Ciamis Berani, Tasikmalaya Kapan?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memang tidak disertai seremoni besar atau narasi pencitraan. Namun justru karena itulah kebijakan tersebut terasa kuat. Di tengah tekanan fiskal yang makin nyata, dua daerah ini mengambil langkah yang jarang dilakukan: memangkas langsung tunjangan DPRD. Kebijakan ini pun memantik sorotan publik, termasuk terhadap tunjangan anggota […]

  • Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Operasi pencarian korban Longsor Cisarua Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (28/1/2026) pukul 16.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 53 kantong jenazah dari lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Meski demikian, sebanyak 27 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus […]

  • Gaji ASN Sukabumi Telat Masuk, Ada Apa?

    Gaji ASN Sukabumi Telat Masuk, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dibuat resah. Hingga pertengahan Januari 2026, gaji bulanan yang biasa mereka terima di awal bulan belum juga masuk ke rekening. Kondisi ini memicu keluhan luas, terutama karena bertepatan dengan kebutuhan rumah tangga dan kewajiban cicilan yang tidak bisa ditunda. Fenomena […]

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

expand_less