Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYAKH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar.

Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Respons yang diterima, kata dia, cukup baik. Namun hingga kini, pedagang belum merasakan perubahan nyata di lapangan.

Ia menuturkan, keluhan pedagang terus berdatangan. Banyak di antara mereka yang mengaku omzet menurun drastis, sementara biaya operasional tetap berjalan. Kondisi tersebut diperparah oleh munculnya praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran di pasar.

Bagi pedagang kecil, situasi ini menciptakan persaingan yang tidak seimbang. Mereka harus berhadapan dengan pelaku usaha yang memiliki kekuatan modal dan akses distribusi lebih besar. Akibatnya, pedagang kecil semakin terdesak dan kehilangan daya saing.

KH Miftah Fauzi menyebut, persoalan ini telah berdampak langsung pada wajah Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Sejumlah kios terlihat kosong, aktivitas jual beli menurun, dan pasar rakyat perlahan kehilangan perannya sebagai pusat ekonomi masyarakat kecil.

Menurutnya, negara tidak boleh absen dalam situasi ini. Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan pasar tradisional tetap hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya. Tanpa intervensi kebijakan, pasar rakyat berisiko terus melemah.

Ia menegaskan bahwa tuntutan pedagang bukanlah penolakan terhadap usaha besar. Yang diharapkan adalah keadilan dalam struktur pasar, di mana setiap pelaku usaha berjalan sesuai fungsi dan perannya.

Dalam kerangka regulasi perdagangan, peran pemerintah daerah sangat jelas, mulai dari pengaturan zonasi, penertiban perizinan, hingga pengawasan fungsi usaha. KH Miftah Fauzi berharap kewenangan tersebut digunakan secara tegas dan berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.

Ia mengingatkan bahwa jika persoalan pasar terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya ekonomi, tetapi juga sosial. Pasar adalah ruang hidup, bukan sekadar tempat transaksi. Karena itu, kehadiran negara menjadi kunci untuk mencegah krisis yang lebih luas. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib vs PSIM: Bojan Hodak Waspadai Soliditas PSIM

    Persib vs PSIM: Bojan Hodak Waspadai Soliditas PSIM

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Persib vs PSIM, Bojan Hodak waspadai kekuatan PSIM. Maung Bandung wajib menang demi puncak klasemen.

  • Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan skema pendanaan non-APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T melalui investor, CSR BUMN dan swasta, serta peluang hibah luar negeri.

  • Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Aksi ribuan warga di Bogor Barat akhirnya memaksa pemerintah daerah bergerak. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan, persoalan lalu lintas truk tambang di wilayah Cigudeg kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan wacana pembangunan jalan khusus tambang resmi masuk tahap realisasi. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat bertemu […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah dari Motor hingga Laptop

    Dari Kendaraan Hingga PC, Entah Dimana Keberadaanya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 237
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Ketika publik mendengar ratusan aset pemerintah daerah tidak diketahui keberadaannya, bayangan yang muncul kerap berhenti pada kendaraan dinas lama. Namun data auditor negara menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks. Dari 351 unit aset Pemkot Sukabumi yang keberadaannya belum dapat diyakini, mayoritas justru berupa perangkat teknologi informasi yang menjadi alat kerja harian aparatur. Perangkat […]

  • Viral Kabar 700 Orang Terjebak Gas Tambang, Ini Fakta Sebenarnya.

    Viral Kabar 700 Orang Terjebak Gas Tambang, Ini Fakta Sebenarnya.

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR — Viral kabar yang menyesatkan di tengah-tengah terjadinya musibah tambang Nanggung Kabupaten Bogor. Media sosial dan pesan berantai WhatsApp mendadak riuh pada Rabu (14/1/2026) setelah beredar narasi mengerikan soal ratusan orang yang disebut terjebak gas beracun di kawasan pertambangan Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Angka “700 orang” menjadi pemicu kepanikan, bahkan memunculkan kekhawatiran […]

  • Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Hasil akhir PSM Makassar vs Persib Bandung berakhir 1-2. Julio Cesar jadi pahlawan kemenangan Persib lewat gol dramatis di injury time.

expand_less