Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

Pria Bawa Samurai Ngamuk di Garut, Dugaan Oknum Polisi

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA GARUT – Suasana sore di kawasan Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, mendadak mencekam setelah seorang pria diduga dalam kondisi tidak stabil mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis samurai, Selasa (19/5/2026).

Peristiwa ini cepat menyita perhatian publik setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, pria berkaus abu-abu tampak berjalan sempoyongan sembari berteriak dan mengacungkan senjata tajam ke arah warga di sekitar lokasi.

Insiden itu sontak membuat pedagang dan pengguna jalan ketakutan. Sejumlah warga memilih menjauh untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sementara sebagian lainnya berupaya memantau situasi dari kejauhan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya tidak ada yang mengetahui secara pasti pemicu keributan tersebut. Namun situasi berubah cepat ketika pria tersebut turun dari kendaraan lalu mulai membuat kerusuhan.

“Tidak tahu awalnya apa masalahnya, tiba-tiba datang lalu mengamuk,” ujar Dezan (27), salah seorang pedagang yang berada di sekitar lokasi.

Menurut saksi, pria tersebut juga sempat merusak fasilitas milik pedagang kaki lima yang berada di area tersebut. Salah satu tenda dagangan dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi pelaku.

Pedagang lain, Wilma, menyebut lapak usaha milik keluarganya ikut terdampak dalam insiden tersebut. Situasi yang semula ramai aktivitas jual beli mendadak berubah tegang karena warga khawatir pelaku melukai orang lain.

Warga Lumpuhkan Pelaku, Polisi Datang ke Lokasi

Setelah beberapa menit situasi memanas, sejumlah warga akhirnya bergerak untuk melumpuhkan pria tersebut. Pelaku berhasil diamankan sebelum situasi berkembang lebih buruk.

Dalam rekaman yang beredar, tampak warga berupaya mengendalikan pria tersebut hingga akhirnya personel kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler datang ke lokasi untuk mengambil alih penanganan.

Informasi yang beredar menyebut pria itu diduga merupakan oknum anggota kepolisian. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas maupun status hukum yang bersangkutan.

Karena itu, informasi mengenai dugaan keterlibatan aparat masih menunggu konfirmasi resmi agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Insiden ini pun langsung menjadi bahan perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan bagaimana seseorang bisa membawa senjata tajam dan membuat keributan di ruang publik yang ramai aktivitas masyarakat.

Viral di Media Sosial, Publik Tunggu Penjelasan Resmi

Kasus pria bawa samurai di Garut ini menjadi perhatian karena terjadi di area publik yang ramai pedagang dan warga. Tidak sedikit masyarakat yang meminta aparat segera memberikan penjelasan resmi terkait kronologi lengkap maupun status pria tersebut.

Pengamat sosial menilai, keterbukaan informasi penting untuk menjaga kepercayaan publik, terlebih jika benar terdapat dugaan keterlibatan aparat penegak hukum.

Terlepas dari status pelaku, kejadian ini menjadi pengingat penting soal keamanan di ruang publik. Warga berharap pengawasan di kawasan ramai aktivitas ekonomi bisa diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian terkait identitas pelaku, motif kejadian, maupun proses penanganan lanjutan atas insiden viral tersebut. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya fokus menangani penumpukan sampah di Pasar Cikurubuk usai kondisi Depo Dadaha mulai terkendali.

  • Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    Cikurubuk Jangan Dibiarkan Redup

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Fajar baru saja merekah di ufuk timur ketika denyut kehidupan mulai terasa di Pasar Cikurubuk. Kesegaran udara pagi serta hawa dingin belum sepenuhnya sirna, namun langkah para pedagang sudah terdengar menapak di lorong-lorong sempit yang sejak puluhan tahun menjadi saksi perputaran ekonomi rakyat. Di sinilah wajah asli perdagangan tradisional Kota Tasikmalaya […]

  • Bayar Pajak Kini Makin Mudah, Bapenda Sukabumi Hadirkan Layanan Digital dan Hadiah Umroh

    Bayar Pajak Kini Makin Mudah, Bapenda Sukabumi Hadirkan Layanan Digital dan Hadiah Umroh

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pajak yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, sejatinya kembali lagi untuk kepentingan publik. Mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Di Kabupaten Sukabumi, peran pajak menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya terdapat lima manfaat utama […]

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kasus Bullying di Pesantren Lombok Tengah, Alarm Krisis Pendidikan Karakter

  • Viral Jelang Laga Persib Bandung, H Umuh Muchtar disenggol

    Viral Jelang Laga Persib Bandung, H Umuh Muchtar disenggol

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Viral jelang laga Persib Bandung, nama Erwan Setiawan dan H Umuh Muhtar ikut jadi sorotan.

expand_less