Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Film “Pesta Babi”, Kritik yang Dibungkam dalam Demokrasi Kapitalisme

Film “Pesta Babi”, Kritik yang Dibungkam dalam Demokrasi Kapitalisme

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 331
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPINIPolemik film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita menjadi perhatian publik setelah sejumlah agenda nonton bareng (nobar) dan diskusi di berbagai daerah dibubarkan atau dibatalkan. Film ini mengangkat persoalan konflik lahan, penggundulan hutan Papua, serta dampak proyek PSN food estate terhadap masyarakat adat di Papua Selatan (Kompas, BBC Indonesia).

Dalam film tersebut digambarkan bagaimana hutan adat yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat Papua dibuka untuk proyek pangan dan bioetanol skala besar. Bahkan disebutkan adanya konversi lahan dan hutan adat dalam skala luas demi kepentingan proyek strategis nasional (BBC Indonesia).

Kondisi ini dinilai menunjukkan bahwa pembangunan dalam sistem demokrasi kapitalisme kerap lebih berpihak pada kepentingan pemilik modal dibandingkan kepentingan rakyat kecil.

Polemik Film Pesta Babi dan Ruang Kebebasan Berpendapat

Di sisi lain, pembubaran agenda nobar memunculkan kritik dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai tindakan tersebut mencerminkan semakin sempitnya ruang kebebasan berpendapat.

Fenomena ini menunjukkan adanya kecenderungan pembungkaman terhadap suara-suara kritis yang mempertanyakan kebijakan negara (Kompas, Warta Ekonomi). Padahal, demokrasi selama ini selalu digambarkan sebagai sistem yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan hak menyampaikan pendapat.

Demokrasi Kapitalisme dan Dominasi Oligarki

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa dalam sistem kapitalisme, negara kerap dipandang menjadi alat kepentingan oligarki. Atas nama investasi dan pembangunan, lahan rakyat dapat dialihkan kepada korporasi besar.

Dampaknya adalah ketimpangan kepemilikan lahan, kerusakan lingkungan, hingga hilangnya sumber penghidupan masyarakat. Pada akhirnya, rakyat kecil yang harus menanggung beban dari kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada mereka.

Padahal Allah SWT telah melarang segala bentuk kerusakan dan kezaliman di muka bumi. Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.”

(QS. Al-A’raf: 56)

Islam memandang bahwa penguasa adalah pengurus urusan rakyat, bukan pelayan kepentingan oligarki. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Imam (pemimpin) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas rakyat yang diurusnya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Solusi Islam dalam Pengelolaan Sumber Daya

Karena itu, Islam memiliki aturan yang jelas dalam pengelolaan lahan dan sumber daya alam. Kepemilikan individu dijaga dan tidak boleh dirampas secara zalim.

Sementara itu, kekayaan milik umum wajib dikelola negara untuk kemaslahatan seluruh rakyat, bukan diserahkan kepada segelintir korporasi. Negara juga terbuka terhadap kritik serta siap mengoreksi kebijakan jika terbukti menimbulkan mudarat bagi masyarakat.

Dengan demikian, akar persoalan konflik lahan dan pembungkaman kritik dinilai bukan sekadar kesalahan individu, melainkan lahir dari sistem demokrasi kapitalisme yang memberi ruang dominasi oligarki. Dalam pandangan ini, hanya Islam secara kaffah yang dinilai mampu menghadirkan keadilan dalam pengelolaan sumber daya sekaligus menjamin kesejahteraan rakyat. (vs/hs) 

Penulis : Vera Selpia
Parongpong KBB – Pendidik

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • maraknya-pelecehan-seksual-di-berbagai-aspek-kehidupan-opini wartaloka

    MARAK NYA PELECEHAN DI BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Maraknya pelecehan seksual di lingkungan pendidikan, tempat umum, hingga dunia digital menjadi sorotan. Simak pandangan mengenai akar persoalan dan solusi pencegahannya.

  • Viral Kabar 700 Orang Terjebak Gas Tambang, Ini Fakta Sebenarnya.

    Viral Kabar 700 Orang Terjebak Gas Tambang, Ini Fakta Sebenarnya.

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR — Viral kabar yang menyesatkan di tengah-tengah terjadinya musibah tambang Nanggung Kabupaten Bogor. Media sosial dan pesan berantai WhatsApp mendadak riuh pada Rabu (14/1/2026) setelah beredar narasi mengerikan soal ratusan orang yang disebut terjebak gas beracun di kawasan pertambangan Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Angka “700 orang” menjadi pemicu kepanikan, bahkan memunculkan kekhawatiran […]

  • Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    Prabowo Tegur Maraknya Baliho, Pemda Diminta Serius Tata Wajah Kota

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penataan wajah kota, khususnya terkait maraknya reklame, baliho, dan spanduk yang dinilai sudah berlebihan dan mengganggu estetika lingkungan perkotaan. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin […]

  • Prediksi Persib Bandung vs Persijap Jepara Hari Ini: Sabtu, 23 Mei 2026

    Prediksi Persib Bandung vs Persijap Jepara Hari Ini: Sabtu, 23 Mei 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Prediksi Persib vs Persijap hari ini lengkap dengan head to head, klasemen, jam tayang live Indosiar, dan prediksi skor terbaru.

  • Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    Kunjungan Nataru Lampaui Prediksi, Pariwisata Bandung Tunjukkan Tren Positif

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Alhamdulillah, libur Nataru di Kota Bandung lumangsung aman, tertib, jeung masarakat tiasa wisata kalayan raoseun,” ungkapan syukur itu mencerminkan kondisi pariwisata Kota Bandung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Jumlah kunjungan wisatawan tercatat melampaui prediksi awal dan memberi sinyal positif bagi pencapaian target wisata Bandung ke depan. Kepala Dinas […]

  • Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor Akan segera Dibangun.

    Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor Akan segera Dibangun.

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan merata bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur, dua kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. […]

expand_less