Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYALangkah advokasi penataan Pasar Cikurubuk memasuki fase krusial. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) resmi mengirimkan surat usulan kebijakan kepada sembilan instansi strategis di Kota Tasikmalaya, Jumat (13/02/2026). Langkah ini menandai eskalasi serius dari tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk yang selama ini bergulir di ruang diskusi dan forum internal.

Surat tersebut memuat sejumlah pokok usulan yang sebelumnya telah dibahas dan dipublikasikan, mulai dari pembenahan infrastruktur pasar, penataan zona dan jam operasional, penegakan larangan grosir menjual eceran, hingga peninjauan ulang kebijakan retribusi.

Sembilan lembaga yang menerima surat itu antara lain Wali Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Kodim 0612/Tasikmalaya, Satpol PP, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perhubungan.

Dari Aspirasi ke Jalur Administratif

Selama beberapa bulan terakhir, isu penataan Pasar Cikurubuk menjadi salah satu topik hangat di Kota Tasikmalaya. Pedagang mengeluhkan persoalan klasik yang belum kunjung tertangani: tata ruang semrawut, ketidaktertiban zonasi, praktik grosir menjual eceran, serta kebijakan retribusi yang dinilai belum proporsional.

Namun alih-alih memilih jalur demonstrasi, HIPPATAS memutuskan mengedepankan pendekatan administratif dan kelembagaan. Langkah ini memperkuat legitimasi tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk sekaligus menunjukkan kedewasaan organisasi pedagang.

Seorang pedagang yang juga warga sekitar mengungkapkan bahwa dorongan untuk menggelar aksi massa sebenarnya sempat menguat. Akan tetapi, dalam rapat bersama pengurus dan tokoh masyarakat, mereka sepakat memberi ruang dialog kepada pemerintah.

Dialog Bermartabat, Bukan Tekanan Jalanan

KH Miftah Fauzi, tokoh masyarakat yang turut mendampingi advokasi ini dan ikut menandatangani surat bersama pengurus HIPPATAS, menegaskan bahwa pengiriman surat menjadi simbol keseriusan sekaligus komitmen dialog.

“Surat ini bukti bahwa pedagang tidak hanya siap duduk bersama dalam dialog terbuka, tetapi juga menawarkan solusi konkret dan terukur. Kami ingin masalah ini diselesaikan melalui mekanisme yang bermartabat,” ujarnya.

Ia menilai, tekanan publik memang wajar dalam proses kebijakan. Namun arah perjuangan harus jelas. HIPPATAS memilih jalur komunikasi formal agar substansi persoalan tidak tenggelam dalam dinamika emosional.

Menurut KH Miftah, persoalan Pasar Cikurubuk bukan sekadar isu retribusi atau zonasi, melainkan menyangkut ekosistem perdagangan kota. Infrastruktur, kebersihan, ketertiban usaha, dan kepastian regulasi harus dibenahi secara terintegrasi.

Bola Kini di Tangan Pemerintah

Langkah pengiriman surat ke sembilan instansi menunjukkan bahwa tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk kini telah naik level. Advokasi tidak lagi berbentuk keluhan informal, melainkan dokumen kebijakan yang meminta respons konkret lintas sektor.

Tren tata kelola pasar tradisional yang transparan dan berbasis regulasi menjadi perhatian publik Tasikmalaya belakangan ini. Di tengah dorongan modernisasi dan persaingan dengan ritel modern, penataan pasar tradisional menjadi isu strategis yang tidak bisa ditunda.

Kini, tanggung jawab berada di tangan pemerintah daerah. Publik menunggu apakah koordinasi lintas instansi benar-benar terwujud atau hanya berhenti pada surat yang masuk meja birokrasi.

HIPPATAS telah menunjukkan sikap konstruktif. Namun mereka juga menegaskan bahwa perjuangan tidak akan berhenti sampai ada kebijakan nyata yang dijalankan. Dialog masih terbuka, tetapi waktu terus berjalan. (KH)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

    Pemprov Jabar Keluarkan Peringatan Dini DBD, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Peringatan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Humas Jabar sebagai respons terhadap kondisi musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus […]

  • Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    Dollar Tembus Rp18.000, Rakyat Butuh Solusi Bukan Sekadar Motivasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Dollar menyentuh Rp18.000. Saat rakyat menghadapi tekanan ekonomi, apakah motivasi saja cukup menjadi solusi?

  • Penganiayaan Wartawan di Tasikmalaya: Solidaritas Media Bukan Sekadar Simbol

    Penganiayaan Wartawan di Tasikmalaya: Solidaritas Media Bukan Sekadar Simbol

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kasus penganiayaan wartawan di Tasikmalaya kini menjadi sorotan serius publik. Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terhadap seorang jurnalis tidak lagi dipandang sebagai insiden personal. Ini adalah ujian nyata terhadap kebebasan pers di tingkat lokal. Peristiwa itu terjadi ketika wartawan korban mendatangi terduga pelaku untuk […]

  • DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    DLH Tasikmalaya Akui Kendala Armada, Penanganan Sampah Tetap Dikebut

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya fokus menangani penumpukan sampah di Pasar Cikurubuk usai kondisi Depo Dadaha mulai terkendali.

  • Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    Korban Bencana Bantargadung Sukabumi Dapat Bantuan Sewa Rumah Rp3 Juta

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat untuk membantu warga terdampak Bencana Bantargadung Sukabumi dengan menyalurkan Bantuan Sewa Rumah bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan pergerakan tanah. Bantuan tersebut diberikan kepada warga Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah dalam beberapa waktu terakhir. […]

  • Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di Sukabumi Mulai Merangkak Naik

    Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di Sukabumi Mulai Merangkak Naik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga daging sapi di Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mulai mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat sejumlah pedagang dan pembeli merasakan dampaknya, terutama masyarakat yang tengah mempersiapkan kebutuhan Lebaran. Berdasarkan pantauan di pasar pada Senin (16/3/2026), harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp130.000 per kilogram, […]

expand_less