Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

Tuntutan Resmi Pedagang Pasar Cikurubuk, HIPPATAS Kirim Surat ke 9 Instansi

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYALangkah advokasi penataan Pasar Cikurubuk memasuki fase krusial. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) resmi mengirimkan surat usulan kebijakan kepada sembilan instansi strategis di Kota Tasikmalaya, Jumat (13/02/2026). Langkah ini menandai eskalasi serius dari tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk yang selama ini bergulir di ruang diskusi dan forum internal.

Surat tersebut memuat sejumlah pokok usulan yang sebelumnya telah dibahas dan dipublikasikan, mulai dari pembenahan infrastruktur pasar, penataan zona dan jam operasional, penegakan larangan grosir menjual eceran, hingga peninjauan ulang kebijakan retribusi.

Sembilan lembaga yang menerima surat itu antara lain Wali Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Kodim 0612/Tasikmalaya, Satpol PP, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perhubungan.

Dari Aspirasi ke Jalur Administratif

Selama beberapa bulan terakhir, isu penataan Pasar Cikurubuk menjadi salah satu topik hangat di Kota Tasikmalaya. Pedagang mengeluhkan persoalan klasik yang belum kunjung tertangani: tata ruang semrawut, ketidaktertiban zonasi, praktik grosir menjual eceran, serta kebijakan retribusi yang dinilai belum proporsional.

Namun alih-alih memilih jalur demonstrasi, HIPPATAS memutuskan mengedepankan pendekatan administratif dan kelembagaan. Langkah ini memperkuat legitimasi tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk sekaligus menunjukkan kedewasaan organisasi pedagang.

Seorang pedagang yang juga warga sekitar mengungkapkan bahwa dorongan untuk menggelar aksi massa sebenarnya sempat menguat. Akan tetapi, dalam rapat bersama pengurus dan tokoh masyarakat, mereka sepakat memberi ruang dialog kepada pemerintah.

Dialog Bermartabat, Bukan Tekanan Jalanan

KH Miftah Fauzi, tokoh masyarakat yang turut mendampingi advokasi ini dan ikut menandatangani surat bersama pengurus HIPPATAS, menegaskan bahwa pengiriman surat menjadi simbol keseriusan sekaligus komitmen dialog.

“Surat ini bukti bahwa pedagang tidak hanya siap duduk bersama dalam dialog terbuka, tetapi juga menawarkan solusi konkret dan terukur. Kami ingin masalah ini diselesaikan melalui mekanisme yang bermartabat,” ujarnya.

Ia menilai, tekanan publik memang wajar dalam proses kebijakan. Namun arah perjuangan harus jelas. HIPPATAS memilih jalur komunikasi formal agar substansi persoalan tidak tenggelam dalam dinamika emosional.

Menurut KH Miftah, persoalan Pasar Cikurubuk bukan sekadar isu retribusi atau zonasi, melainkan menyangkut ekosistem perdagangan kota. Infrastruktur, kebersihan, ketertiban usaha, dan kepastian regulasi harus dibenahi secara terintegrasi.

Bola Kini di Tangan Pemerintah

Langkah pengiriman surat ke sembilan instansi menunjukkan bahwa tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk kini telah naik level. Advokasi tidak lagi berbentuk keluhan informal, melainkan dokumen kebijakan yang meminta respons konkret lintas sektor.

Tren tata kelola pasar tradisional yang transparan dan berbasis regulasi menjadi perhatian publik Tasikmalaya belakangan ini. Di tengah dorongan modernisasi dan persaingan dengan ritel modern, penataan pasar tradisional menjadi isu strategis yang tidak bisa ditunda.

Kini, tanggung jawab berada di tangan pemerintah daerah. Publik menunggu apakah koordinasi lintas instansi benar-benar terwujud atau hanya berhenti pada surat yang masuk meja birokrasi.

HIPPATAS telah menunjukkan sikap konstruktif. Namun mereka juga menegaskan bahwa perjuangan tidak akan berhenti sampai ada kebijakan nyata yang dijalankan. Dialog masih terbuka, tetapi waktu terus berjalan. (KH)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemancing Hilang di Cikeueus Sukabumi

    Pemancing Hilang di Cikeueus, Pencarian Memasuki Hari Kedua

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 51
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang hilang di Pantai Cikeueus, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali dilanjutkan pada Senin (17/11/2025). Namun hingga petang, hasilnya masih nihil. Musibah ini menyita perhatian warga pesisir karena lokasi kejadian dikenal memiliki ombak kuat yang sewaktu-waktu datang tanpa tanda. Pencarian Difokuskan di Laut dan Darat Sejak pukul 07.00 WIB, […]

  • Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    Malam Tahun Baru di Sukabumi Berubah Mengenaskan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Insiden penyerangan sekelompok remaja yang melukai empat remaja lain terjadi di Jalan R. Syamsudin, tak jauh dari Balai Kota Sukabumi, insiden tersbut terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2025. Peristiwa ini berlangsung saat ribuan warga berkumpul merayakan malam pergantian tahun. Kronologi Insiden di Sukabumi Menurut keterangan saksi mata, insiden berlangsung sekitar […]

  • SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    SWAKKA Dorong Sistem Peringatan Dini Antikorupsi di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mendatangi Kejaksaan Negeri dan Inspektorat di Kota Tasikmalaya serta Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026), dinilai sebagai upaya mendorong pencegahan korupsi sejak dini. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah, agenda tersebut dipandang sebagai bentuk penguatan sistem peringatan dini (early warning system) berbasis […]

  • Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan tekanan fiskal yang cukup berat. Kewajiban melunasi tunggakan pembayaran sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 senilai Rp621 miliar menjadi beban awal yang langsung menggerus ruang fiskal daerah dan tantangan serius dalam pengelolaan APBD 2026. Kondisi ini diakui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam […]

  • Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    Hasil Akhir PSM Makassar vs Persib Bandung: Julio Cesar Jadi Pahlawan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Hasil akhir PSM Makassar vs Persib Bandung berakhir 1-2. Julio Cesar jadi pahlawan kemenangan Persib lewat gol dramatis di injury time.

  • pekerja-sektor-informal-makin-banyak-negara-lemah-ciptakan-lapangan-kerja-opini wartaloka

    Pekerja Informal, UMKM, dan GIG Makin Banyak, Negara Lemah Ciptakan Lapangan Kerja?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Meningkatnya pekerja sektor informal, dinilai menjadi tanda lemahnya negara dalam menyediakan lapangan kerja layak. Simak analisis dan solusi perspektif Islam.

expand_less