Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Hari Kelima

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGOperasi pencarian korban Longsor Cisarua Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (28/1/2026) pukul 16.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 53 kantong jenazah dari lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Meski demikian, sebanyak 27 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus diupayakan pencariannya. Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi medan berat, berlumpur, serta cuaca yang kerap berubah, sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyampaikan bahwa seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Hingga Selasa (27/1/2026) pukul 18.00 WIB, 37 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

SAR Tetap Bergerak, Keselamatan Personel Jadi Prioritas

Ade menegaskan, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan beberapa prinsip utama, yakni keselamatan personel, pengendalian risiko bencana susulan, serta akurasi dan transparansi data korban.

“Seluruh personel di lapangan berkomitmen bekerja maksimal, profesional, dan humanis demi menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang,” ujar Ade di lokasi pencarian.

Selain alat berat, pencarian juga melibatkan personel penyelamat, anjing pelacak, serta pemantauan kondisi tanah untuk mengantisipasi pergerakan material longsor susulan. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman.

Pengungsi Dipindahkan ke Hunian Sementara

Tak hanya fokus pada pencarian korban, pemerintah juga mulai menata penanganan pengungsi. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyatakan bahwa para pengungsi akan dipindahkan dari lokasi pengungsian di Kantor Desa Pasirlangu ke hunian sementara.

Terdapat dua skema yang disiapkan pemerintah. Pertama, pengungsi menempati hunian sementara yang dibangun pemerintah. Kedua, pengungsi mencari hunian secara mandiri dengan mendapatkan dana tunggu hunian sebesar Rp600.000 per kepala keluarga per bulan.

Pengungsi direncanakan menempati hunian sementara selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026. Jika hingga Maret hunian tetap belum rampung dibangun, masa hunian sementara akan diperpanjang.

Berdasarkan data sementara, 48 rumah warga terdampak langsung longsor dan akan direlokasi ke wilayah yang dinilai aman dari ancaman bencana. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan di lapangan.

BMKG: Hujan Masih Mengintai Jawa Barat

Sementara itu, BMKG mengingatkan bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Barat, masih berada dalam periode rawan cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026. Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari.

BMKG juga mencatat kondisi tanah di sejumlah wilayah Jawa Barat sudah jenuh air, sehingga risiko longsor susulan masih perlu diwaspadai, khususnya di daerah perbukitan dan lereng curam. Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah.

Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat menjadi pengingat keras akan pentingnya mitigasi bencana dan penataan kawasan rawan longsor. Di tengah duka mendalam, harapan masih terus dijaga agar seluruh korban segera ditemukan dan warga terdampak bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

  • info kehilangan

    Informasi Kehilangan: Mohon Bantuan Warga Sukaraja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 85
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERTISTIWA. Sebuah informasi kehilangan dompet baru saja diposting di media sosial dan menjadi perhatian warga Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah Sukaraja. Postingan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Ridan Anugrah sekitar 15 menit lalu, pada Minggu (02/11/2025), mengabarkan hilangnya sebuah dompet berwarna hitam yang diduga terjatuh di sekitar Bundaran Sukaraja hingga area Kantor Desa […]

  • bencana di kabupaten tasikmalaya - wartaloka

    Tren Bencana di Kabupaten Tasikmalaya Oktober 2025: Angin Kencang Mendominasi 13 Kejadian

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 68
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Situasi bencana di Kabupaten Tasikmalaya selama Oktober 2025 menunjukkan kecenderungan meningkat pada kejadian yang dipicu faktor cuaca. Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang diperbarui pada 4 November 2025, terdapat 13 peristiwa bencana sepanjang bulan tersebut. Dari jumlah itu, angin kencang menjadi bencana yang paling banyak terjadi, tercatat sebanyak 7 kejadian. Sementara tanah […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah dari Motor hingga Laptop

    Dari Kendaraan Hingga PC, Entah Dimana Keberadaanya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 79
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Ketika publik mendengar ratusan aset pemerintah daerah tidak diketahui keberadaannya, bayangan yang muncul kerap berhenti pada kendaraan dinas lama. Namun data auditor negara menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks. Dari 351 unit aset Pemkot Sukabumi yang keberadaannya belum dapat diyakini, mayoritas justru berupa perangkat teknologi informasi yang menjadi alat kerja harian aparatur. Perangkat […]

  • Depo BRT Bandung Raya Dimulai: Terminal Cicaheum Beralih Fungsi

    Depo BRT Bandung Raya Dimulai: Terminal Cicaheum Beralih Fungsi

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Terminal Cicaheum

  • Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    Rusaknya Moral Generasi, Akibat Sistem Pendidikan Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kasus pelecehan di kampus dinilai akibat sistem pendidikan kapitalis yang mengabaikan akhlak dan agama.

expand_less