Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Biaya Politik dan Lingkaran Patronase

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai bahwa akar masalah korupsi daerah tidak hanya terletak pada individu, tetapi juga pada struktur politik.

Biaya politik yang mahal dalam pemilihan kepala daerah membuat kandidat harus mencari dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengusaha dan kelompok kepentingan.

Ketika terpilih, muncul tekanan untuk:

  • membalas dukungan politik
  • memberikan proyek kepada relasi tertentu
  • menjaga kepentingan kelompok pendukung

Kondisi ini menciptakan lingkaran patronase yang sulit diputus.

Akibatnya, kebijakan publik sering kali tidak sepenuhnya berpihak pada kepentingan masyarakat, melainkan pada jaringan kekuasaan yang menopang pejabat tersebut.


Krisis Integritas di Hulu Kekuasaan

Pieter Zulkifli juga menilai bahwa persoalan hukum di Indonesia bukan lagi sekadar masalah aturan atau kelembagaan.

Masalah yang lebih mendasar adalah krisis karakter dalam kekuasaan.

Ia mengutip pernyataan Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto, yang pernah menyampaikan kalimat sederhana namun menohok:

“Percuma hakim pintar jika tidak takut kepada Tuhan.”

Menurut Pieter, Indonesia tidak kekurangan orang cerdas di ruang-ruang kekuasaan.

Yang justru langka adalah orang yang memiliki keberanian moral untuk berhenti sebelum melanggar batas.

Dalam banyak kasus, hukum terlihat bekerja di hilir—melalui OTT, penangkapan, dan vonis pengadilan.

Namun di sisi lain, kasus serupa terus muncul dari lembaga yang sama.

“Kita rajin memadamkan api, tetapi membiarkan gudang bensin tetap terbuka,” ujarnya.


Alarm bagi Reformasi Sistem Politik

Rentetan OTT terhadap kepala daerah seharusnya menjadi alarm serius bagi sistem pemerintahan daerah di Indonesia.

Para pakar antikorupsi selama ini mendorong sejumlah langkah penting, antara lain:

  • transparansi penuh dalam pengadaan proyek daerah
  • penguatan pengawasan internal pemerintah daerah
  • reformasi pembiayaan politik dalam pilkada
  • peningkatan integritas pejabat publik

Tanpa pembenahan struktural, kasus serupa berpotensi terus berulang.

Bahkan ketika masyarakat sedang berada dalam momentum religius seperti Ramadhan sekalipun.


Refleksi Moral di Tengah Krisis Kepercayaan

Ramadhan seharusnya menjadi momen refleksi bagi semua pihak, termasuk para pemegang kekuasaan.

Ketika praktik korupsi masih terus terungkap dalam bulan yang identik dengan penguatan moral, pesan yang muncul menjadi sangat jelas:

pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keberanian moral dan integritas.

Pada akhirnya, jabatan publik bukan sekadar kekuasaan.

Ia adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan—tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada nilai-nilai yang diyakini.

Dan ketika integritas mulai langka di ruang kekuasaan, yang dipertaruhkan bukan hanya uang negara, tetapi juga masa depan kepercayaan publik terhadap demokrasi. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan parkir selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran parkir, khususnya di kawasan fasilitas publik dan destinasi wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat. Kebijakan yang diterapkan adalah patroli dan monitoring parkir setiap hari, […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dugaan indikasi korupsi di Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik. Kali ini, sorotan mengarah pada proyek revitalisasi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya yang bernilai lebih dari Rp3,4 miliar. Proyek yang semestinya menjadi pusat penguatan layanan UMKM itu kini berada dalam pusaran kontroversi. Komunitas media dan konten kreator, SWAKKA […]

  • Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka,, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons. Setelah kondisinya viral di media sosial dan dikeluhkan membahayakan pengguna jalan, proses perbaikan kini dikebut sejak Jumat (30/1/2026). Ruas jalan yang menjadi akses vital penghubung wilayah pesisir selatan Sukabumi itu sebelumnya mengalami kerusakan berat di banyak titik. Lubang […]

  • Aset Pemkot Sukabumi Bermasalah dari Motor hingga Laptop

    Dari Kendaraan Hingga PC, Entah Dimana Keberadaanya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 153
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Ketika publik mendengar ratusan aset pemerintah daerah tidak diketahui keberadaannya, bayangan yang muncul kerap berhenti pada kendaraan dinas lama. Namun data auditor negara menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks. Dari 351 unit aset Pemkot Sukabumi yang keberadaannya belum dapat diyakini, mayoritas justru berupa perangkat teknologi informasi yang menjadi alat kerja harian aparatur. Perangkat […]

  • Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kian Terhimpit

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kenaikan harga kedelai impor akibat melemahnya rupiah membuat perajin tempe semakin terhimpit.

  • Hasil Pertandingan Persib Bandung Vs Malut United (Jumat, 06/02/2026)

    Hasil Pertandingan Persib Bandung Vs Malut United (Jumat, 06/02/2026)

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan melawan Malut United. Dalam 15 menit pertama, Maung Bandung menguasai penguasaan bola dan tempo permainan. Meski demikian, dominasi tersebut belum berbuah peluang berbahaya ke gawang Malut United. Di sisi lain, Malut United memilih bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan serangan balik. Namun, […]

expand_less