Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPINIGelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah.

Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam perkara berbeda.

Yang membuat publik semakin miris, rangkaian kasus tersebut terjadi berdekatan dengan bulan suci Ramadhan—periode yang secara spiritual identik dengan pengendalian diri, refleksi moral, dan peningkatan ibadah.

Ironinya, di saat masyarakat berlomba memperbaiki diri, sebagian pejabat publik justru tersandung praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa praktik korupsi tetap terjadi, bahkan ketika masyarakat sedang berada dalam momentum religius yang kuat?


Ketika Korupsi Seolah Menjadi Agenda Rutin

Kasus yang menjerat kepala daerah sejatinya bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkali-kali melakukan OTT terhadap pejabat daerah.

Korupsi di tingkat daerah seringkali berkaitan dengan berbagai kepentingan strategis, seperti:

  • proyek pembangunan
  • pengadaan barang dan jasa
  • jual beli jabatan
  • perizinan investasi

Namun yang lebih mengkhawatirkan, pola ini terus berulang seolah menjadi siklus yang sulit diputus.

Pengamat hukum dan politik Pieter C Zulkifli bahkan menilai fenomena OTT di Indonesia kini seperti agenda rutin.

“Di negeri ini, operasi tangkap tangan sudah seperti agenda rutin. Hampir setiap tahun, bahkan hampir setiap bulan, selalu ada pejabat atau aparat penegak hukum yang kembali terjaring. Seolah korupsi adalah ritual tahunan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.

Menurutnya, pola yang selalu muncul hampir seragam: konferensi pers, tersangka diborgol, janji pemberantasan korupsi, lalu perlahan isu tersebut menghilang dari perhatian publik.

“Polanya nyaris seragam, konferensi pers, borgol, janji bersih-bersih, lalu sunyi. Kita gaduh sesaat, lalu lupa. Korupsi pun berlanjut,” katanya.

Situasi ini menimbulkan kesan bahwa negara rajin menangkap, tetapi belum cukup serius mencegah.


Ramadhan dan Ironi Moral Kekuasaan

Ramadhan bagi masyarakat Indonesia bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga momentum spiritual yang kuat.

Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan pengendalian diri menjadi pesan utama dalam bulan suci ini.

Namun ketika pejabat publik justru tersandung korupsi pada periode yang sama, muncul ironi besar dalam kehidupan publik.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa religiusitas simbolik belum tentu berbanding lurus dengan integritas dalam jabatan.

Tidak sedikit pejabat aktif menghadiri kegiatan keagamaan, pengajian, bahkan tampil dalam berbagai acara sosial selama Ramadhan.

Tetapi di balik itu, praktik penyalahgunaan kekuasaan masih terjadi.

Di titik inilah publik mulai mempertanyakan sejauh mana nilai moral benar-benar menjadi fondasi dalam menjalankan kekuasaan.


  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sudah melapor sejak Januari 2026, Yani Rahmawati baru menjadi perhatian publik setelah video dugaan penganiayaan viral di media sosial.

  • Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

    Insiden Malam Tahun Baru di Sukabumi Diduga Dipicu Kembang Api

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Malam pergantian tahun yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi mencekam di kawasan dekat Balai Kota Sukabumi. Insiden malam tahun baru berupa kericuhan antar kelompok anak muda terjadi di persimpangan Jalan R Syamsudin SH dan Cikole Dalam, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut berujung aksi kekerasan yang menyebabkan empat […]

  • umkm sukabumi dapat perlengkapan alat kebersihan

    Dinkes Kota Sukabumi Serahkan Alat Kebersihan untuk 50 UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 216
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Survei PIRT bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk pangan industri rumah tangga (IRTP), Selasa (28/10/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai Atas Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan dihadiri puluhan pelaku UMKM yang bergerak di bidang pangan olahan. Kegiatan tersebut […]

  • Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    Proyek Irigasi Cikalang Disorot, Profesionalitas Kontraktor BUMN Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima berbagai aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus menampung aspirasi masyarakat yang menilai pelaksanaan proyek belum berjalan sebagaimana mestinya. Dalam sidak tersebut, Kang […]

  • Walikota Bandung mengaskan pelarangan menyalakan kembang api di Tahun Baru 2026

    Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan M Farhan: Kota Bandung di Persimpangan Arah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Memasuki era 1 tahun kepemimpinan M Farhan sebagai Walikota Bandung, publik mulai menakar capaian dan arah pembangunan Kota Bandung. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan definitif memang cukup besar. Sejak 14 April 2023, Kota Bandung sempat dipimpin penjabat wali kota, sebelum akhirnya Muhammad Farhan resmi dilantik pada 10 Februari 2025 sebagai Wali Kota […]

  • Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    Islam Menindak Tegas Pelaku LGBT

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Islam menindak tegas pelaku LGBT dalam perspektif syariah, dengan aturan pergaulan, dakwah, dan sanksi yang berlaku.

expand_less