Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPINIGelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah.

Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam perkara berbeda.

Yang membuat publik semakin miris, rangkaian kasus tersebut terjadi berdekatan dengan bulan suci Ramadhan—periode yang secara spiritual identik dengan pengendalian diri, refleksi moral, dan peningkatan ibadah.

Ironinya, di saat masyarakat berlomba memperbaiki diri, sebagian pejabat publik justru tersandung praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa praktik korupsi tetap terjadi, bahkan ketika masyarakat sedang berada dalam momentum religius yang kuat?


Ketika Korupsi Seolah Menjadi Agenda Rutin

Kasus yang menjerat kepala daerah sejatinya bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkali-kali melakukan OTT terhadap pejabat daerah.

Korupsi di tingkat daerah seringkali berkaitan dengan berbagai kepentingan strategis, seperti:

  • proyek pembangunan
  • pengadaan barang dan jasa
  • jual beli jabatan
  • perizinan investasi

Namun yang lebih mengkhawatirkan, pola ini terus berulang seolah menjadi siklus yang sulit diputus.

Pengamat hukum dan politik Pieter C Zulkifli bahkan menilai fenomena OTT di Indonesia kini seperti agenda rutin.

“Di negeri ini, operasi tangkap tangan sudah seperti agenda rutin. Hampir setiap tahun, bahkan hampir setiap bulan, selalu ada pejabat atau aparat penegak hukum yang kembali terjaring. Seolah korupsi adalah ritual tahunan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.

Menurutnya, pola yang selalu muncul hampir seragam: konferensi pers, tersangka diborgol, janji pemberantasan korupsi, lalu perlahan isu tersebut menghilang dari perhatian publik.

“Polanya nyaris seragam, konferensi pers, borgol, janji bersih-bersih, lalu sunyi. Kita gaduh sesaat, lalu lupa. Korupsi pun berlanjut,” katanya.

Situasi ini menimbulkan kesan bahwa negara rajin menangkap, tetapi belum cukup serius mencegah.


Ramadhan dan Ironi Moral Kekuasaan

Ramadhan bagi masyarakat Indonesia bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga momentum spiritual yang kuat.

Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan pengendalian diri menjadi pesan utama dalam bulan suci ini.

Namun ketika pejabat publik justru tersandung korupsi pada periode yang sama, muncul ironi besar dalam kehidupan publik.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa religiusitas simbolik belum tentu berbanding lurus dengan integritas dalam jabatan.

Tidak sedikit pejabat aktif menghadiri kegiatan keagamaan, pengajian, bahkan tampil dalam berbagai acara sosial selama Ramadhan.

Tetapi di balik itu, praktik penyalahgunaan kekuasaan masih terjadi.

Di titik inilah publik mulai mempertanyakan sejauh mana nilai moral benar-benar menjadi fondasi dalam menjalankan kekuasaan.


  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

  • Bakesbangpol Ciamis - LIterasi Politik Desa

    Bakesbangpol Ciamis: Literasi Politik Jadi Kunci Demokrasi Desa

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 58
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA. Pentingnya literasi politik khususnya bagi penguatan demokrasi di tingkat dewa kembali mendapat sorotan dari Kaban Bakesbangpol Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si.. Ia menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh proses pemilu, tetapi oleh seberapa paham warga desa terhadap hak, kewajiban, serta peran mereka dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemahaman yang benar, katanya, […]

  • Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    Tabrak Lari Maut di Cikukulu, Remaja 15 Tahun Tewas di Jalan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Berita duka kembali mewarnai akhir pekan ini di Sukabumi, sebuah insiden kecelakaan terjadi di Cikukulu Sukabumi . Aksi tabrak lari melibatkan sebuah truk tronton yang menabrak seorang anak sampai kehilangan nyawa di jalan raya, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dan keluarganya dalam kepedihan. Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi […]

  • Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    Defisit Anggaran APBD Jabar Awal 2026, Tunggakan Proyek Capai ratusan Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan tekanan fiskal yang cukup berat. Kewajiban melunasi tunggakan pembayaran sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 senilai Rp621 miliar menjadi beban awal yang langsung menggerus ruang fiskal daerah dan tantangan serius dalam pengelolaan APBD 2026. Kondisi ini diakui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam […]

  • Peserta Hackclub Campfire Asal Tasikmalaya Ikuti Event Teknologi di Jakarta

    Peserta Hackclub Campfire Asal Tasikmalaya Ikuti Event Teknologi di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pelajar asal Kota Tasikmalaya kembali menorehkan langkah berani di dunia teknologi. Ia adalah Arkanurrizky A.H (14), siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya yang menjadi peserta Hackclub Campfire asal Tasikmalaya dalam ajang teknologi bertajuk Hackclub Campfire. Kegiatan tersebut digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diselenggarakan oleh Hack Club. Event ini diikuti kurang […]

  • Persib vs persija 10 mei 2026

    Ribuan Bobotoh Kobarkan Semangat Jelang Laga Persib Vs Persija, 10 Mei 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Ribuan Bobotoh berikan dukungan penuh jelang Persib vs Persija. Marc Klok dan Andrew Jung siap bawa Maung Bandung menang.

expand_less