Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Peredaran Miras Tasikmalaya Digerebek, Ratusan Botol Siap Edar Disita

Peredaran Miras Tasikmalaya Digerebek, Ratusan Botol Siap Edar Disita

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Peredaran minuman keras (miras) ilegal kembali menjadi sorotan di Kota Tasikmalaya. Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar pada Selasa malam, aparat berhasil mengamankan ratusan botol miras yang diduga akan diedarkan ke sejumlah lokasi di wilayah Kota Tasikmalaya.

Operasi tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya dan unsur terkait lainnya. Selain menyasar jalur distribusi miras, petugas juga melakukan inspeksi ke sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke yang menjadi perhatian masyarakat.

Ratusan Botol Miras Diamankan Saat Operasi Pekat

Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Apipah, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, petugas menghentikan sebuah kendaraan minibus yang dicurigai membawa muatan ilegal.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ratusan botol minuman beralkohol berbagai merek yang diduga akan diedarkan secara eceran di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya.

Sopir kendaraan berikut barang bukti kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, minuman beralkohol tersebut diketahui berasal dari luar daerah dan diduga masuk ke Tasikmalaya melalui jalur distribusi tertentu sebelum diedarkan ke konsumen.

Penemuan tersebut menjadi salah satu hasil terbesar dalam pelaksanaan Operasi Pekat yang digelar pemerintah daerah dalam beberapa waktu terakhir.

Razia Berawal dari Keluhan Warga

Kepala Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah, menjelaskan bahwa operasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di sejumlah lokasi.

Menurutnya, warga telah beberapa kali menyampaikan pengaduan terkait dugaan peredaran miras dan aktivitas tempat hiburan yang berlangsung hingga larut malam.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Kami melakukan pengawasan untuk memastikan ketertiban umum dan menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat,” ujarnya.

Keluhan warga tersebut kemudian menjadi dasar dilaksanakannya patroli dan pengawasan lebih intensif di sejumlah kawasan yang dianggap rawan.

Selanjutnya –> komitmen Diky Candra

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    Banyak Terjadi Kecelakaan, Jalan Nasional Bagbagan–Palabuhanratu Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka,, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons. Setelah kondisinya viral di media sosial dan dikeluhkan membahayakan pengguna jalan, proses perbaikan kini dikebut sejak Jumat (30/1/2026). Ruas jalan yang menjadi akses vital penghubung wilayah pesisir selatan Sukabumi itu sebelumnya mengalami kerusakan berat di banyak titik. Lubang […]

  • Percepatan KDMP di Bogor

    Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 145
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah. Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu […]

  • Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    Sudah Melapor Sejak Januari, Yani Rahmawati Baru Didengar Setelah Videonya Viral

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sudah melapor sejak Januari 2026, Yani Rahmawati baru menjadi perhatian publik setelah video dugaan penganiayaan viral di media sosial.

  • umkm sukabumi dapat perlengkapan alat kebersihan

    Dinkes Kota Sukabumi Serahkan Alat Kebersihan untuk 50 UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 142
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Survei PIRT bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk pangan industri rumah tangga (IRTP), Selasa (28/10/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai Atas Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan dihadiri puluhan pelaku UMKM yang bergerak di bidang pangan olahan. Kegiatan tersebut […]

  • Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

    Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Dollar AS menyentuh Rp18.095, Salah Siapa? Apa penyebab rupiah melemah dan benarkah masyarakat harus panik?

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya: Proyek PLUT Disorot

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dugaan indikasi korupsi di Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik. Kali ini, sorotan mengarah pada proyek revitalisasi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya yang bernilai lebih dari Rp3,4 miliar. Proyek yang semestinya menjadi pusat penguatan layanan UMKM itu kini berada dalam pusaran kontroversi. Komunitas media dan konten kreator, SWAKKA […]

expand_less