Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

Kurs Dollar Capai Rp18.095, Salah Siapa?

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, OPININilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi sorotan setelah menyentuh angka Rp18.095 per dolar AS. Angka tersebut memicu berbagai reaksi di tengah masyarakat, mulai dari kekhawatiran terhadap harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga masa depan perekonomian nasional.

Banyak masyarakat mulai mempertanyakan penyebab dollar naik hingga Rp18.095 dan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas pelemahan rupiah yang terjadi saat ini. Namun sebelum menunjuk pihak tertentu sebagai penyebab utama, ada baiknya memahami bahwa pergerakan nilai tukar merupakan hasil dari banyak faktor yang saling berkaitan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penguatan dolar AS biasanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), ketegangan geopolitik, hingga pergerakan modal internasional. Ketika investor dunia melihat ketidakpastian meningkat, mereka cenderung mengalihkan aset ke instrumen yang dianggap lebih aman, salah satunya dolar AS.

Di sisi lain, Indonesia juga menghadapi tantangan tersendiri. Ketergantungan terhadap impor di beberapa sektor, kebutuhan devisa yang tinggi, serta sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi nasional turut memengaruhi kekuatan rupiah. Dengan kata lain, naiknya dolar bukan semata-mata akibat satu kebijakan atau satu orang, melainkan gabungan berbagai faktor yang terjadi secara bersamaan.

Penyebab Dollar Naik hingga Rp18.095, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Dalam beberapa bulan terakhir, pasar keuangan global menghadapi berbagai tekanan. Konflik geopolitik di sejumlah kawasan, ketidakpastian perdagangan internasional, serta arah kebijakan moneter negara-negara besar membuat investor memilih instrumen yang dianggap lebih aman.

Dolar AS masih menjadi mata uang cadangan dunia yang paling dipercaya. Ketika permintaan terhadap dolar meningkat, maka nilai tukarnya akan menguat terhadap mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal, kondisi fundamental ekonomi dalam negeri juga ikut berperan. Neraca perdagangan, arus investasi asing, tingkat konsumsi, hingga kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nilai tukar rupiah.

Selanjutnya –> Menyoal pidato Prabowo Subianto

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan Sambut Ramadhan 1447 H

    Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan di Masjid Rahmatullah,Perum Bumi Resik Panglayungan Kota Tasikmalaya kembali digelar sebagai agenda rutin tahunan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara warga Perum BRP dan masyarakat sekitar, sekaligus wujud nyata kepedulian sosial menjelang bulan penuh berkah.Kegiatan dibuka dengan […]

  • Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    Putusan Sidang Praperadilan Wakil Walikota Bandung.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan wakil walikota Bandung, Erwin, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang. Putusan ini dibacakan dalam sidang yang digelar Senin (12/1/2026) dan secara resmi menutup upaya hukum awal Erwin untuk menggugat status hukumnya. Majelis hakim yang dipimpin Agus Komarudin […]

  • tumpukan-sampah-pasar-cikurubuk-tasikmalaya-wartaloka

    Tumpukan Sampah Pasar Cikurubuk Mulai Dibersihkan DLH Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya mulai menangani tumpukan sampah di Pasar Cikurubuk dengan alat berat. Armada terbatas jadi salah satu kendala.

  • 426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    426 Kasus dalam Empat Bulan, Mengapa Kekerasan terhadap Anak Terus Berulang?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Data KPAI mencatat 426 kasus kekerasan terhadap anak dalam empat bulan. Mengapa kasus ini terus berulang?

  • Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    Pemkab Bandung Barat Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan persiapan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi lanjutan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa serta meminimalkan risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut masih dinilai rawan. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie […]

  • Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    Hardiknas: Dunia Pendidikan Makin Buram Dan Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Hardiknas 2026 menjadi refleksi dunia pendidikan yang kian buram akibat krisis moral, adab, dan arah pendidikan nasional.

expand_less