Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan
- account_circle Admin Wartaloka
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah.
Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu fokus pada strategi mempercepat pembangunan fisik dan sistem operasional KDMP Bogor di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Rudy, kehadiran KDMP Bogor bukan hanya wacana program. Koperasi ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis partisipasi warga. Ia menekankan bahwa seluruh wilayah harus bergerak bersama dalam satu semangat yang sama.
“KDMP Bogor harus kita hadirkan di seluruh desa. Bukan sekadar ada nama, tapi benar-benar berjalan, memberi manfaat, dan menjadi ruang ekonomi bersama warga,” tegas Rudy.
Langkah Percepatan KDMP Bogor
Percepatan ini dilakukan dengan mematangkan rencana pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih. Mulai dari pembangunan kantor koperasi, gerai usaha, unit layanan, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Langkah ini disiapkan agar KDMP Bogor tidak hanya hadir sebagai lembaga legalitas kertas, tetapi juga memiliki ruang kerja nyata yang dapat diakses masyarakat desa maupun kelurahan.
Selain fokus di desa, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menetapkan 19 kelurahan sebagai wilayah awal pembentukan KDMP Bogor. Penetapan ini diharapkan menjadi titik tular penguatan ekonomi lokal yang lebih cepat.
Rudy menjelaskan tiga langkah utama yang menjadi dasar strategi percepatan:
- Membentuk koperasi di desa yang belum memiliki koperasi aktif.
Desa tanpa lembaga koperasi akan menjadi prioritas untuk pembentukan unit KDMP Bogor. - Mengembangkan koperasi yang sudah ada.
Koperasi aktif diarahkan untuk meningkatkan pelayanan, memperluas usaha, dan memperkuat struktur manajemen. - Menghidupkan kembali koperasi yang tidak aktif.
Koperasi yang selama ini berhenti beroperasi akan direstrukturisasi dan diberi pendampingan.
Rudy menegaskan bahwa langkah tersebut penting agar KDMP Bogor menjadi wadah ekonomi berbasis kemandirian. “Kita ingin masyarakat tidak hanya menonton pergerakan ekonomi, tapi menjadi pelaku langsung,” ujarnya.
Harapan Dampak Ekonomi Warga
Kehadiran KDMP Bogor di seluruh desa dan kelurahan diharapkan memberi peluang usaha yang lebih merata. Masyarakat dapat terlibat mulai dari produksi, pemasaran, hingga pengelolaan usaha lokal. Dengan begitu, perputaran ekonomi dapat bertumbuh dari akar wilayah.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga menargetkan KDMP Bogor menjadi salah satu instrumen penguatan UMKM dan ketahanan ekonomi keluarga.
Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Kabupaten Bogor dalam mewujudkan desa maju dan mandiri dengan dukungan ekonomi warga yang kuat dan berkelanjutan. (AR)
- Penulis: Admin Wartaloka

Saat ini belum ada komentar