Ketika Anggota DPRD Partai Gerindra Tasikmalaya Turun ke Jalan
- account_circle Admin Wartaloka
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan Kantor DPC Gerindra Tasikmalaya pada Senin (9/3/2026) tampak berbeda dari hari-hari biasa. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan sore hari berubah menjadi ruang pertemuan sederhana antara wakil rakyat dan warga.
Di titik itu, anggota DPRD dari Gerindra Tasikmalaya turun langsung ke jalan untuk menyapa masyarakat sambil membagikan takjil. Tidak ada panggung, tidak ada jarak. Hanya senyum, sapaan hangat, dan paket takjil yang dibagikan kepada pengendara maupun warga yang melintas.
Kegiatan ini melibatkan anggota DPRD dari Gerindra Tasikmalaya Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yakni H. Aslim, S.H., M.Si., Hj. Evi Silviani, S.I.P., dan H. Kuntara Harjasuparna, SE. Ketiganya turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.
Sekitar 600 paket takjil dibagikan dalam kegiatan tersebut. Paket-paket itu diberikan kepada pengendara roda dua, pejalan kaki, hingga warga yang sedang menikmati suasana ngabuburit.
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim mengatakan, kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dilakukan Gerindra Tasikmalaya setiap momentum Ramadhan.
“Ini kegiatan rutin kami setiap Ramadhan. Selain berbagi, ini juga menjadi cara kami untuk tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Aslim.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari arahan DPD Gerindra Jawa Barat agar kader partai lebih aktif melakukan kegiatan sosial selama bulan suci Ramadhan.
Namun bagi sebagian warga, yang paling terasa justru bukan paket takjil yang diterima, melainkan kehadiran langsung para wakil rakyat di tengah masyarakat.
Elsa (33), warga Kecamatan Tawang, mengatakan bahwa kehadiran anggota DPRD di ruang publik seperti ini memberi kesan tersendiri bagi masyarakat.
“Masyarakat tidak selalu berorientasi pada nilai materil. Takjil ini secara materil tidak seberapa. Tapi ketika dalam berbagai momentum wakil rakyat hadir di tengah warga, ini yang lebih berharga dan pasti menjadi catatan bagi masyarakat,” katanya.
Suasana pembagian takjil pun terasa hangat. Ibu-ibu yang melintas, bapak-bapak yang pulang kerja, hingga remaja yang sedang ngabuburit tampak antusias menerima paket takjil.
Beberapa keluarga bahkan sengaja berhenti sejenak untuk mengambil takjil dari kader Gerindra Tasikmalaya yang berdiri di tepi jalan.
Bagi sebagian warga, takjil yang dibagikan itu memiliki makna yang lebih dari sekadar makanan berbuka.
Asep (51), warga Paseh, Kota Tasikmalaya, mengaku bersyukur bisa mendapatkan takjil dalam kegiatan tersebut.
“Banyak masyarakat kecil seperti saya yang jarang menikmati takjil. Jangankan buat jajan takjil, untuk makan buka dan sahur saja benar-benar harus berusaha keras. Alhamdulillah hari ini ada takjil dari Pa Haji Aslim. Haturnuhun,” ujarnya.
Di tengah dinamika kehidupan kota yang sering terasa cepat dan sibuk, momen sederhana seperti ini seolah menjadi pengingat bahwa politik tidak selalu harus hadir dalam bentuk pidato atau rapat resmi.
Kadang, ia cukup hadir di pinggir jalan—menjelang adzan maghrib—ketika anggota DPRD dari Gerindra Tasikmalaya memilih turun langsung menyapa warga, membagikan takjil, dan merawat kedekatan dengan masyarakat yang mereka wakili. (AA)
- Penulis: Admin Wartaloka
