Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

Honor Macet, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Keterlambatan pencairan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan mulai memunculkan tanda tanya besar di Kota Tasikmalaya. Di saat pemerintah terus berbicara tentang pelayanan publik dan pembangunan berbasis masyarakat, para tenaga pendamping yang berada di garis depan justru mengaku belum menerima honor selama berbulan-bulan.

Sejumlah pendamping Program Ohan Hafidz menyebut honor mereka tertahan hingga tiga bulan. Sementara pendamping Dana Kelurahan mengaku belum menerima pembayaran selama dua bulan terakhir.

Ironisnya, keterlambatan tersebut terjadi ketika seluruh tugas lapangan tetap berjalan normal. Mulai dari pendataan warga, pendampingan kegiatan, penyusunan laporan, hingga pelaksanaan program di masyarakat tetap dilakukan tanpa jeda.

Situasi ini membuat banyak pihak mulai mempertanyakan kondisi pengelolaan anggaran daerah serta prioritas belanja pemerintah.

Honor Pendamping Ohan Hafidz Belum Cair, Program Tetap Dituntut Jalan

Program Ohan Hafidz selama ini kerap disebut sebagai salah satu program unggulan daerah dalam pembinaan generasi muda dan penguatan pendidikan keagamaan.

Namun di balik program yang sering mendapat sorotan positif tersebut, para pendamping justru menghadapi persoalan yang cukup mendasar, yakni hak mereka yang belum dibayarkan.

Beberapa pendamping mengaku tetap bekerja karena merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap peserta program. Namun mereka berharap pemerintah tidak menganggap loyalitas sebagai alasan untuk menunda hak pekerja.

“Kami tetap menjalankan tugas. Tapi kebutuhan hidup juga terus berjalan,” ungkap salah seorang pendamping yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pendamping Kelurahan Jadi Garda Depan, Tapi Honor Tertinggal

Kondisi serupa dialami pendamping kelurahan yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.

Mereka menjadi penghubung antara pemerintah dan warga dalam berbagai kegiatan pembangunan, administrasi, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Ketika honor tertunda berbulan-bulan, muncul kekhawatiran bahwa kualitas pelayanan dan efektivitas program di tingkat akar rumput dapat ikut terdampak.

Publik pun mulai mempertanyakan mengapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru mengalami hambatan pada aspek pembiayaan tenaga pendampingnya.

Transparansi Anggaran Pemkot Tasikmalaya Dinanti Publik

Munculnya persoalan ini menimbulkan pertanyaan yang lebih luas. Apakah keterlambatan tersebut hanya persoalan administratif, atau ada masalah lain dalam pengelolaan keuangan daerah?

Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi yang rinci terkait penyebab keterlambatan maupun jadwal pasti pencairan honor para pendamping.

Padahal keterbukaan informasi menjadi penting untuk meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Tasikmalaya perlu segera memberikan kepastian, bukan hanya kepada para pendamping, tetapi juga kepada publik yang berhak mengetahui kondisi sebenarnya.

Sebab bagi para pendamping di lapangan, yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar janji, melainkan kepastian kapan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan akan dibayarkan setelah berbulan-bulan tertunda. (dh/kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Natural Tanpa Ordal, sebuah ajakan dan seruan moral untuk menjaga dan membangkitkan kepercayaan publik akan integritas akademik.

  • Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    Gibran di Cipasung Tasikmalaya: Sinyal khusus Negara Untuk Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Tasikmalaya – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pesantren Cipasung bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik itu, tersimpan pesan strategis negara dalam menyiapkan pesantren menghadapi era kecerdasan buatan dan revolusi digital.Dalam konteks gibran di cipasung tasikmalaya, pesantren diposisikan bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia […]

  • Percepatan KDMP di Bogor

    Bupati Percepat Pembentukan KDMP Bogor di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 143
    • 0Komentar

    wartaloka.com, LIPUTAN. Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan KDMP Bogor atau Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran pemerintah daerah. Rudy membahas rencana percepatan tersebut dalam pertemuan dengan Forkopimda pada Rabu (5/11/2025) di Enchanting Valley, Kabupaten Bogor. Pertemuan itu […]

  • Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Akhir tahun 2025 terasa berbeda bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, suasana di Sport Jabar, Kota Bandung, dipenuhi senyum dan rasa lega. Hari itu, para sopir angkot menerima kompensasi libur operasional angkot sebesar Rp500.000 untuk dua hari, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi […]

  • Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kasus Bullying di Pesantren Lombok Tengah, Alarm Krisis Pendidikan Karakter

  • idul-adha-1447-h-makna-pesan-untuk-indonesia+wartaloka

    Redaksi Wartaloka: Selamat Hari Raya Idul Adha untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Idul Adha 1447 H jadi momentum refleksi bangsa. Simak pesan penuh makna dari Redaksi Wartaloka untuk Indonesia.

expand_less