Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kupas » BPKPD dan BAPPEDA Paling Bermasalah dalam Aset Pemkot Sukabumi

BPKPD dan BAPPEDA Paling Bermasalah dalam Aset Pemkot Sukabumi

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya tidak tersebar merata. Data auditor negara menunjukkan, sebaran aset paling dominan terkonsentrasi pada sejumlah perangkat daerah tertentu, terutama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Sekretariat Daerah (Setda).

Temuan ini memberi lapisan baru dalam membaca persoalan. Jika sebelumnya publik melihat angka total dan jenis aset, kini pertanyaan bergerak ke arah di mana aset paling banyak tidak terlacak dan bagaimana kaitannya dengan fungsi organisasi. Dari pemetaan yang dilakukan auditor, perangkat daerah dengan beban pengelolaan administrasi dan perencanaan justru menempati porsi terbesar.

Pada BPKPD, aset yang tak terlacak didominasi perangkat teknologi informasi—mulai dari laptop dan notebook lintas generasi, PC workstation, hingga tablet. Perangkat-perangkat ini bukan sekadar penunjang, melainkan alat kerja inti untuk pengelolaan keuangan, penyusunan laporan, dan pengolahan data. Sebagian di antaranya tercatat bernilai relatif tinggi dan masih dikategorikan aktif dalam inventaris.

Sementara itu, Bappeda Kota Sukabumi juga menyumbang jumlah signifikan, terutama laptop/notebook dan tablet yang lazim digunakan dalam proses perencanaan, analisis program, serta pengolahan data pembangunan. Sebaran aset di Bappeda menunjukkan pengadaan yang berlangsung lintas tahun, dari perangkat lama hingga yang relatif baru. Fakta bahwa sebagian aset tersebut tak dapat ditunjukkan saat pemeriksaan fisik memunculkan pertanyaan tentang alur penempatan dan pengawasan.

Berbeda dengan dua perangkat daerah tersebut, Setda menonjol pada aset kendaraan dinas, khususnya sepeda motor operasional, meski juga tercatat memiliki perangkat TIK. Karakter sebaran ini memperlihatkan bahwa persoalan tidak tunggal, melainkan berbeda-beda sesuai fungsi dan jenis aset yang dikelola masing-masing unit.

Fungsi Strategis SKPD dan Risiko Pengendalian

Sebaran aset yang terkonsentrasi pada BPKPD dan Bappeda membawa makna strategis. Keduanya merupakan unit kerja dengan peran sentral dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan daerah. Ketika aset kerja utama di dua perangkat tersebut tidak dapat diyakini keberadaannya, fungsi pengendalian internal menjadi sorotan.

Data auditor negara mencatat bahwa kondisi ini berkontribusi pada belum optimalnya pemanfaatan data inventaris sebagai alat pengendalian aset. Dengan kata lain, daftar aset ada dan nilainya tercatat, tetapi kepastian fisik dan penguasaan belum sepenuhnya terjamin. Dalam praktik tata kelola, situasi ini berisiko menimbulkan celah—baik berupa ketidaktertiban administrasi maupun potensi pemborosan anggaran.

Sebaran SKPD juga menunjukkan bahwa persoalan tidak berdiri sendiri pada satu unit. Koordinasi lintas perangkat daerah menjadi faktor penting, terutama dalam proses serah-terima barang, mutasi pegawai, hingga pemeliharaan dan pengamanan aset. Tanpa mekanisme yang konsisten, aset mudah berpindah tangan tanpa jejak yang memadai di sistem inventaris.

Auditor negara merekomendasikan agar pemerintah daerah menelusuri dan melaporkan keberadaan seluruh aset yang belum dapat diyakini, sekaligus memperkuat pengawasan pada unit-unit dengan sebaran terbesar. Penekanan ini penting agar pembenahan tidak bersifat umum, melainkan tepat sasaran sesuai karakter masing-masing perangkat daerah.

Bagi publik, pemetaan sebaran ini memberi gambaran yang lebih jernih. Persoalan 351 aset tak terlacak bukan sekadar angka besar di laporan, melainkan cerita tentang bagaimana aset publik dikelola di tingkat unit kerja. Dengan tenggat tindak lanjut yang telah ditetapkan auditor negara, perhatian kini tertuju pada langkah konkret: apakah penelusuran mampu menjawab sebaran masalah ini, dan apakah pembenahan sistem bisa mencegahnya terulang di perangkat daerah yang sama. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Persebaya vs Persib: Statistik Head to Head (Senin, 02 Maret 2026)

    Prediksi Persebaya vs Persib: Statistik Head to Head (Senin, 02 Maret 2026)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA OLAHRAGA – Pertandingan duel klasik sarat gengsi di pekan ke-24 lanjutan BRI Indonesian Super League antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung akan berlangsung malam ini Senin, 02 Maret 2026 mulai pukul 20.30 WIB. Persebaya Surabaya akan bertindak selaku tuan rumah, maka dipastikan Bonek akan membanjiri Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Prediksi Persebaya vs […]

  • Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    Blokade Selat Hormuz Masih Ketat, Baru 4 Kapal Bisa Lolos

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA DUNIA – Situasi blokade Selat Hormuz masih jauh dari normal. Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, hanya empat kapal yang dilaporkan berhasil melintasi jalur strategis tersebut. Laporan media internasional menyebutkan satu kapal kontainer milik perusahaan Prancis CMA CGM serta tiga kapal tanker yang berafiliasi dengan Oman berhasil keluar dari Teluk. […]

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang Bukit Cikuya di Kampung Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam publik setelah video kondisi penambangan di kawasan tersebut viral di media sosial. Sorotan ini tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta aparat provinsi segera turun tangan. Baca […]

  • Wartawan Dihina hingga Diusir Saat Liputan, Dewan Pers Bereaksi

    Wartawan Dihina hingga Diusir Saat Liputan, Dewan Pers Bereaksi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Wartawan dihina hingga diusir saat liputan. Dewan Pers bereaksi dan menegaskan pentingnya kebebasan pers serta hak publik.

  • Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Aksi ribuan warga di Bogor Barat akhirnya memaksa pemerintah daerah bergerak. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan, persoalan lalu lintas truk tambang di wilayah Cigudeg kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan wacana pembangunan jalan khusus tambang resmi masuk tahap realisasi. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat bertemu […]

  • Arsenal Wajib Bangkit di Elland Road, Leeds Siap Jegal The Gunners

    Arsenal Tertekan, Leeds Punya Peluang Kejutkan di Elland Road. Sabtu 31/1/2026.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Deni Heryanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    wartaloka.com, BERITA OLAHRAGA. Arsenal datang ke Elland Road dengan beban berat di pundak mereka. Tiga laga tanpa kemenangan di Premier League membuat posisi The Gunners di papan atas mulai terancam, sementara para pesaing terus memangkas jarak. Sabtu (31/1/2026) malam waktu Indonesia, tim asuhan Mikel Arteta harus bertandang ke markas Leeds United—stadion yang dikenal angker bagi […]

expand_less