Peristiwa Kriminal di Sukabumi: Pria 29 Tahun Tewas Ditusuk
- account_circle KangHasan
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Peristiwa kriminal di Sukabumi kembali menggemparkan warga. Seorang pria berinisial RR (29) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius usai terlibat pertikaian di sebuah lapak jamu yang diduga menjual minuman keras oplosan.
Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Kampung Sudajaya Hilir, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Kronologi Kejadian: Cekcok Berujung Kekerasan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban datang ke lokasi untuk membeli minuman. Namun, situasi berubah tegang saat terjadi perselisihan terkait jumlah uang yang dibawa korban.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban diduga emosi karena uang yang dimilikinya dianggap tidak mencukupi untuk transaksi tersebut. Perdebatan pun tidak terhindarkan hingga berujung pada aksi kekerasan.
Dalam kondisi memanas, salah satu terduga pelaku berinisial W diduga melakukan penyerangan. Korban disebut mengalami pengeroyokan sebelum akhirnya diserang menggunakan senjata tajam.
Luka Parah, Korban Tergeletak Bersimbah Darah
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian hanya bisa menyaksikan korban terkapar dalam kondisi mengenaskan.
Korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah, dengan luka terbuka yang cukup parah. Situasi mencekam sempat menyelimuti lokasi sebelum akhirnya aparat kepolisian tiba untuk melakukan penanganan.
Petugas dari Polsek Baros segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi Kritis Saat Tiba di Rumah Sakit
Pihak rumah sakit mengungkapkan bahwa kondisi korban saat tiba sudah sangat kritis. Kesadaran korban menurun drastis dan menunjukkan gejala syok berat akibat kehilangan darah.
Tim medis langsung melakukan penanganan darurat, termasuk pemasangan infus, pemberian oksigen, hingga penggunaan ventilator untuk membantu pernapasan.
Luka yang dialami korban tergolong sangat serius. Selain luka tusuk di bagian perut hingga menyebabkan organ dalam terlihat keluar, korban juga mengalami luka di bagian dada kiri dan pelipis.
Meski telah mendapatkan penanganan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat menjalani tindakan operasi.
Pelaku Melarikan Diri, Polisi Lakukan Pengejaran
Usai kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Aparat juga tengah mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian serta mengumpulkan barang bukti untuk memperkuat penyelidikan.
Kasus ini menambah daftar peristiwa kriminal di Sukabumi yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait peredaran minuman keras oplosan yang kerap memicu tindak kekerasan.
Miras Oplosan dan Potensi Konflik Sosial
Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya peredaran minuman keras oplosan di masyarakat. Selain berdampak pada kesehatan, konsumsi miras ilegal juga kerap menjadi pemicu konflik yang berujung pada tindakan kriminal.
Diperlukan pengawasan lebih ketat dari pihak berwenang serta kesadaran masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan keributan dan kekerasan. (KH)
- Penulis: KangHasan
