Kecelakaan Motor di Cicurug: Detik-Detik Tabrakan Pagi yang Merenggut Nyawa
- account_circle KangHasan
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Sebuah kecelakaan motor maut terjadi di Jalan Nasional Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden yang berlangsung pada jam rawan lalu lintas pagi hari ini mengakibatkan satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.
Lokasi kecelakaan berada di seberang PT Indolakto, kawasan yang dikenal sebagai jalur padat kendaraan, terutama saat warga mulai beraktivitas. Kondisi jalan nasional yang ramai, ditambah pergerakan kendaraan dari berbagai arah, membuat titik ini kerap berisiko jika pengendara kurang waspada.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa kecelakaan motor masih menjadi ancaman serius di jalur utama Sukabumi–Bogor, terutama pada waktu subuh hingga pagi hari.
Kronologi Kecelakaan Motor Menurut Kepolisian
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Revo bernomor polisi F 6893 UA yang dikendarai AH (57) dengan penumpang N (54) melaju keluar dari Gang Sindang Palay.
“Sepeda motor tersebut hendak menyeberang menuju Jalan Raya ke arah Cicurug atau Sukabumi,” jelas Wangsit.
Pada saat yang bersamaan, dari arah Bogor menuju Sukabumi, melaju sebuah mobil Datsun bernomor polisi B 1594 FRJ yang dikemudikan MS (51). Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan pengendara motor, AH, mengalami luka sobek di kepala serta lecet di tangan dan kaki. Sementara itu, penumpang motor, N, mengalami kondisi yang jauh lebih fatal.
“Korban penumpang sepeda motor mengalami pendarahan dari mulut dan hidung serta luka lecet di bagian lutut, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Wangsit.
Dampak dan Penanganan Kasus Kecelakaan Motor
Akibat kecelakaan motor tersebut, pihak kepolisian mencatat kerugian materiil mencapai sekitar Rp3 juta akibat kerusakan kendaraan yang terlibat. Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi masih menangani kasus tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami faktor penyebab kecelakaan dan memastikan unsur kelalaian atau pelanggaran lalu lintas.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat menyeberang atau memasuki jalan utama. Kurangnya jarak aman dan minimnya kewaspadaan dalam hitungan detik dapat berujung pada kehilangan nyawa.
Kasus ini sekaligus menambah daftar panjang kecelakaan motor di jalur nasional Sukabumi–Bogor, yang hingga kini masih menjadi salah satu ruas dengan tingkat kecelakaan cukup tinggi. (KH)
-“Jodo, pati, rezeki anging Allah nu uninga.”-
- Penulis: KangHasan
